Kemampuan AI untuk mengubah percakapan menjadi catatan kerja kini hadir di ponsel kelas menengah melalui pendekatan yang berbeda dari TECNO dan Infinix. TECNO lebih menitikberatkan ringkasan panggilan, sedangkan Infinix memberi perhatian lebih besar pada pengolahan rekaman diskusi dengan banyak pembicara.
Perbedaan itu penting bagi pengguna yang tidak hanya membutuhkan transkrip, tetapi juga keputusan rapat dan daftar tindak lanjut yang mudah dibaca. Catatan otomatis dapat membantu pekerja kantoran, mahasiswa, dan profesional yang menangani banyak panggilan atau diskusi.
Pilihan Berdasarkan Jenis Percakapan
Pengguna yang sering membuat catatan dari telepon harian dapat mempertimbangkan ekosistem AI TECNO. Integrasi fitur pada alur panggilan dirancang untuk memperpendek langkah dari percakapan menuju transkrip dan ringkasan.
Infinix lebih diarahkan bagi pengguna yang mengolah rekaman rapat, dokumen, dan materi teks berdurasi lebih panjang. Sistemnya memiliki kemampuan pemisahan pembicara untuk membantu membedakan kutipan saat dialog berlangsung bergantian.
| Merek | Platform AI | Fokus Utama |
|---|---|---|
| TECNO | Ella dan AI Full-Link Call Assistant | Transkripsi panggilan, peredaman bising, dan ringkasan panggilan |
| Infinix | Folax dan Infinix AI | Ringkasan rekaman, identifikasi keputusan, dan perintah cepat |
TECNO Menempatkan AI di Jalur Panggilan
TECNO menggunakan asisten digital Ella pada antarmuka HiOS yang terhubung dengan AI Full-Link Call Assistant. Sistem tersebut dirancang untuk mentranskripsikan suara secara waktu nyata, meredam kebisingan, lalu menyusun ringkasan setelah panggilan atau rekaman berakhir.
AI Call Noise Cancellation ditujukan untuk mengisolasi suara utama ketika pengguna berbicara di tempat ramai. Sementara itu, AI Call Summary dapat membantu mengambil inti pembicaraan tanpa pengguna harus memutar ulang seluruh rekaman.
Alur ini cocok untuk komunikasi bisnis langsung yang membutuhkan catatan praktis sesegera mungkin. Ringkasan juga dapat dipakai sebagai bahan pesan kepada tim atau catatan pribadi setelah percakapan selesai.
Infinix Mengolah Diskusi yang Lebih Kompleks
Infinix mengusung Folax dan Infinix AI pada antarmuka XOS 15 untuk membantu pekerjaan berbasis teks dan rekaman. Platform tersebut memanfaatkan model gabungan, termasuk Gemini dan GPT-4, dalam pengolahan teks serta perintah produktivitas.
Voice Recorder bawaan Infinix dapat mengidentifikasi poin keputusan dan membuat ringkasan terstruktur dalam hitungan detik. Keunggulan tipisnya terletak pada pengelompokan kutipan melalui pemisahan pembicara yang didukung pemrosesan Transformer.
Folax Smart Touch melengkapi pendekatan itu dengan akses perintah cepat untuk mengekstraksi informasi dari materi kerja. Karakter tersebut membuat Infinix lebih relevan bagi pengguna yang perlu menelusuri isi rapat dengan dialog dari beberapa orang.
Ringkasan Tetap Perlu Diperiksa
Menurut techno.viva.co.id, kedua sistem dapat mengambil kata kunci penting dari percakapan berbahasa Indonesia dan Inggris formal. Hasilnya dapat disajikan dalam poin rapi yang disertai penanda waktu.
Dalam rapat sekitar 30 menit, AI disebut mampu mengekstraksi instruksi kerja menjadi draf tugas. Fitur AI Writing Tools pada kedua perangkat kemudian dapat membantu menyesuaikan gaya bahasa catatan menjadi lebih profesional atau kasual.
Namun, transkripsi masih berpotensi keliru saat menghadapi dialek daerah, bahasa informal, atau campuran Indonesia-Inggris yang banyak menggunakan slang. Ringkasan penting perlu diperiksa kembali sebelum dijadikan dokumen kerja resmi.
Kinerja transkripsi cepat juga bergantung pada koneksi internet yang stabil karena sistem perlu mengakses model bahasa skala besar berbasis cloud. Pemrosesan tersebut digunakan agar beban terhadap RAM perangkat tidak terlalu besar.
Pilihan akhirnya bergantung pada pola kerja pengguna, bukan sekadar merek ponsel yang dipilih. TECNO menawarkan jalur ringkas untuk catatan panggilan, sementara Infinix menyediakan ruang pengolahan lebih luas untuk rekaman rapat dan materi teks.
