Chery Omoda C9 facelift langsung menarik perhatian lewat angka tenaganya yang mencapai 355 hp. Di saat yang sama, SUV medium ini juga dibekali pengisian cepat yang diklaim hanya memerlukan sekitar 17 menit dari 30 persen ke 80 persen.
Pembaruan itu membuat model ini tidak sekadar tampil lebih segar, tetapi juga membawa peningkatan yang terasa pada sisi performa, efisiensi, dan kepraktisan. Di China, mobil ini sudah meluncur sebagai model tahun 2027 dengan nama Exeed Yaoguang untuk pasar domestik.
Dua pilihan penggerak tetap tersedia
Omoda C9 facelift masih hadir dalam dua karakter mesin yang berbeda. Pilihan pertama adalah mesin bensin turbo 2.0L 4-silinder yang menghasilkan tenaga 257 hp dan dipadukan dengan transmisi otomatis 7-percepatan dual-clutch.
Pilihan kedua adalah versi plug-in hybrid atau PHEV. Varian ini memadukan mesin 1.5L turbo dengan motor listrik di bagian depan, lalu menghasilkan tenaga gabungan 355 hp.
Fokus utama ada di varian hybrid
Paling mencolok dari penyegaran ini memang ada pada varian PHEV. Selain tenaga yang jauh lebih besar, Chery juga membekalinya dengan baterai LFP 19,5 kWh terbaru.
Baterai tersebut diklaim mampu membawa jarak tempuh listrik murni hingga 120 km berdasarkan standar CLTC. Angka itu naik dari sekitar 100 km CLTC pada model lama, sehingga arah pengembangannya terlihat lebih menekankan efisiensi untuk penggunaan harian.
Isi daya lebih singkat
Keunggulan lain yang ikut diangkat Chery ada pada waktu pengisian daya. DC fast charging dari 30 persen ke 80 persen disebut selesai dalam sekitar 17 menit.
Klaim tersebut membuat Omoda C9 facelift punya daya tarik ganda, yaitu tenaga besar sekaligus pengisian yang cepat. Kombinasi ini menempatkannya sebagai SUV medium hybrid yang cukup agresif dari sisi spesifikasi.
Eksterior, kabin, dan sasis ikut dibenahi
Perubahan pada bagian luar memang tidak dibuat mencolok, tetapi Chery menyebut aerodinamika mobil ini membaik. Koefisien drag yang diklaim berada di angka 0,307 Cd menjadi salah satu pembaruan yang ikut diperhatikan.
Di dalam kabin, Chery mengatakan kualitas udara kini lebih baik dan bau kimia khas mobil baru dibuat lebih minim. Kabin SUV ini juga disebut memakai standar rendah formaldehida, benzena, dan alergen.
Pembaruan tidak berhenti di sana. Lebih dari 85 persen sasis mobil ini diklaim menggunakan baja berkekuatan tinggi, sementara bagian atapnya disebut mampu menahan beban hingga 10 ton.
Ada Night Edition untuk mesin bensin
Untuk konsumen yang memilih mesin bensin, Chery juga menyiapkan Night Edition. Varian ini mendapat velg hitam, kaliper rem merah, serta beberapa aksen sporty di area eksterior.
Langkah itu menunjukkan bahwa Omoda C9 facelift tidak hanya bermain di sisi teknologi penggerak. Chery juga memberi opsi tampilan yang lebih agresif bagi pembeli yang menginginkan karakter visual berbeda dari versi standar.
Harga di China dan posisi di segmen SUV medium
Di pasar China, Omoda C9 facelift dijual mulai 124.900 yuan hingga 139.900 yuan. Dengan angka tersebut, banderol awalnya berada di kisaran Rp300 jutaan sesuai data yang disebut.
Sampai saat ini belum ada informasi resmi mengenai peluang SUV hybrid ini masuk ke pasar Indonesia. Namun dengan tenaga 355 hp, fast charging 17 menit, serta revisi pada sasis dan kabin, Omoda C9 facelift jelas menjadi salah satu model Chery yang paling menonjol di kelas SUV medium.
Source: moladin.com






