Xiaomi Pad 8 Pro langsung menarik perhatian karena membawa kombinasi yang sulit diabaikan: performa kelas flagship, layar cepat, dan harga yang lebih rendah daripada Samsung Galaxy Tab S10 FE+. Di kelas harga yang berdekatan, selisih nilai yang ditawarkan terasa cukup lebar, terutama bagi pembeli yang mengejar tenaga besar untuk hiburan dan multitasking.
Galaxy Tab S10 FE+ tetap hadir sebagai pilihan yang solid, tetapi keunggulannya lebih terasa di sisi fleksibilitas dan produktivitas. Tablet ini menawarkan layar yang lebih besar, ketahanan IP68, dukungan microSD, konektivitas seluler pada model tertentu, dan ekosistem yang lebih matang untuk kerja maupun belajar.
Perbedaan harga dan tenaga jadi pembuka paling jelas
Dari sisi banderol, Xiaomi Pad 8 Pro berada di kisaran $500 atau ₹47,000. Sementara itu, Galaxy Tab S10 FE+ dibanderol sekitar $700 atau ₹48,500.
Selisih harga tersebut makin terasa saat melihat dapur pacu keduanya. Xiaomi memakai Snapdragon 8 Elite 3nm, sedangkan Samsung menggunakan Exynos 1580 4nm.
Xiaomi juga dibekali GPU Adreno 830, RAM hingga 16GB, dan penyimpanan hingga 512GB UFS 4.1. Galaxy Tab S10 FE+ berhenti di RAM hingga 12GB dan penyimpanan hingga 256GB, meski masih mendapat keuntungan dari slot microSD.
Ukuran layar bukan satu-satunya pembeda
Samsung unggul dalam luas bidang pandang lewat panel IPS LCD 13,1 inci. Ukuran itu lebih nyaman untuk split-screen dan aktivitas produktif yang membutuhkan ruang kerja lebih lega.
Xiaomi Pad 8 Pro justru memilih layar 11,2 inci yang lebih ringkas dan terasa lebih mudah dibawa. Meski lebih kecil, panelnya terlihat lebih meyakinkan untuk hiburan karena mendukung refresh rate 144Hz, resolusi 2136 x 3200, Dolby Vision, HDR10, dan HDR Vivid.
Di sisi layar, Galaxy Tab S10 FE+ hanya menawarkan refresh rate 90Hz dan tidak memiliki sertifikasi HDR pada daftar spesifikasi yang tersedia. Karena itu, untuk menonton film, bermain game, atau menikmati konten premium, Xiaomi tampak lebih unggul dalam pengalaman visual.
Desain, audio, dan kamera ikut mengarah ke Xiaomi
Bobot dan ketebalan juga membuat Xiaomi lebih enak dibawa. Bodinya berbahan aluminium, setebal 5,8 mm, dan bobotnya 485 gram.
Galaxy Tab S10 FE+ juga memakai aluminium, tetapi lebih tebal di 6 mm dan berbobot 664 gram. Selisih ini membuat Xiaomi terasa lebih ringan untuk mobilitas sehari-hari.
Untuk audio, Xiaomi mengandalkan speaker quad dengan Dolby Atmos. Samsung memakai speaker stereo, sehingga paket hiburan Xiaomi terlihat lebih agresif untuk pengguna yang mengutamakan multimedia.
Di sektor kamera, Xiaomi membawa sensor belakang 50MP dan kamera depan 32MP ultrawide. Samsung menggunakan kamera belakang 13MP dan kamera depan 12MP ultrawide.
Kemampuan videonya pun berbeda. Xiaomi mendukung perekaman belakang hingga 4K 60fps dan kamera depan 1080p, sedangkan Samsung merekam video belakang hingga 4K 30fps tetapi unggul di kamera depan karena sudah mendukung 4K.
Daya tahan baterai bukan satu-satunya soal
Galaxy Tab S10 FE+ membawa baterai 10.090mAh, sedikit lebih besar dibanding 9.200mAh milik Xiaomi Pad 8 Pro. Namun keunggulan itu dibalas Xiaomi lewat pengisian 67W, yang jauh lebih cepat daripada 45W pada Samsung.
Xiaomi juga menambahkan reverse wired charging 22,5W, fitur yang tidak tersedia di perangkat Samsung tersebut. Jadi, meski kapasitas baterai Samsung lebih besar, waktu pengisian dan fleksibilitas daya tetap berpihak ke Xiaomi.
Samsung tetap punya tempat untuk pengguna tertentu
Kedua tablet sama-sama mendukung stylus, tetapi Samsung dinilai lebih matang untuk pengalaman pena digital berkat ekosistem S Pen dan integrasi aksesori yang lebih mapan. Di sisi software, Xiaomi berjalan dengan Android 16 dan HyperOS 3, sedangkan Samsung memakai Android 15 dan One UI 8.5.
Bagi pengguna yang sering bekerja lintas perangkat Galaxy, keunggulan Samsung terasa lebih relevan daripada sekadar angka spesifikasi. Hal yang sama berlaku untuk mereka yang membutuhkan layar besar, perlindungan IP68, serta konektivitas seluler pada model tertentu.
Pada akhirnya, Xiaomi Pad 8 Pro tampil lebih sulit ditolak jika ukuran value dilihat dari performa, layar hiburan, audio, kamera, dan kecepatan pengisian daya. Galaxy Tab S10 FE+ tetap punya daya tarik kuat, tetapi lebih cocok untuk pengguna yang menempatkan produktivitas, ketahanan, dan ekosistem sebagai prioritas utama.
