Anak Muda Turun ke Desa, BCF dan Kemendes PDT Siapkan Pendamping BUM Desa

Author: Redaksi Android62

Bakrie Center Foundation (BCF) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) resmi membuka jalan bagi keterlibatan generasi muda dalam pendampingan ekonomi desa. Melalui Collaborative Leadership Program: Bersama Membangun Desa, fresh graduate dan pemuda lokal disiapkan untuk menjadi penggerak baru di lapangan.

Program ini dirancang untuk membantu penguatan Badan Usaha Milik Desa atau BUM Desa agar lebih kompetitif. BCF menempatkan peserta program sebagai pendamping yang akan mendukung pengelola BUM Desa memperluas akses ke pasar nasional maupun global.

Penyaringan Lokasi Dimulai dari Lampung Selatan

BCF saat ini tengah melakukan asesmen terhadap empat BUM Desa di Lampung Selatan sebagai tahap awal program. Penilaian itu memakai metode Village Owned Enterprises Competitiveness Index atau VECI, pendekatan yang dikembangkan oleh CEO BCF Jimmy Gani.

Tahap Lokasi Metode Tujuan
Asesmen 4 BUM Desa Lampung Selatan Village Owned Enterprises Competitiveness Index (VECI) Menentukan BUM Desa yang layak menjadi lokasi program

Hasil asesmen akan menjadi dasar untuk memilih BUM Desa dengan tingkat daya saing yang cukup dan baik. Dengan begitu, pendampingan dapat diarahkan ke lokasi yang paling siap menerima program.

Fresh Graduate dan Pemuda Lokal Disiapkan Sebagai Project Officer

Sebelum diterjunkan ke desa, peserta dari kalangan fresh graduate dan pemuda lokal akan mengikuti pembekalan. Mereka dipersiapkan untuk menjalankan peran sebagai project officer agar memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai.

BCF menilai energi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi generasi muda sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Karena itu, program ini tidak hanya menempatkan anak muda sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari kerja nyata penguatan desa.

Penandatanganan kerja sama antara BCF dan Kemendes PDT turut dihadiri Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, Sekretaris Jenderal Kemendesa PDT Taufik Madjid, dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Tabrani. Kehadiran para pejabat itu menunjukkan pentingnya agenda penguatan ekonomi desa melalui kolaborasi lintas pihak.

Jimmy Gani menegaskan keyakinannya terhadap peran anak muda dalam program ini. Sementara itu, Ahmad Riza Patria menyambut baik langkah tersebut dan menekankan perlunya keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat untuk membangun desa.

Riza mengatakan, “Jadi semua kita ajak masyarakat berbagai elemen untuk terlibat membangun desa. Hingga hari ini sudah lebih dari 80 MoU dan semoga tidak menjadi dokumen administratif. Saya berharap semua bisa terlibat aktif membuat program-program yang konkrit, yang nyata di desa-desa. Semua kita ingin kembali ke desa, peduli desa, membangun desa.”

Dengan skema ini, BCF dan Kemendes PDT menempatkan generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat BUM Desa sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih besar di tingkat desa. Pendekatan tersebut diharapkan memberi dampak langsung pada pembangunan desa dan pengembangan ekonomi lokal.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru