Peringatan Di Ponsel Muncul Sebelum Guncangan Besar, Caracas Dilanda Dua Gempa Kuat

Gempa kuat di Venezuela memicu kepanikan luas setelah warga menerima peringatan dini di ponsel hanya beberapa detik sebelum tanah berguncang hebat. Dua guncangan bermagnitudo 7,5 dan 7,1 itu terasa hingga Caracas, wilayah pesisir, dan sejumlah area lain di negara tersebut.

Dampaknya langsung terasa di banyak titik. Bangunan rusak, layanan komunikasi terganggu, dan warga berhamburan keluar rumah maupun gedung untuk menyelamatkan diri.

Guncangan beruntun yang terasa luas

Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS, dua gempa itu terjadi hampir bersamaan dengan selang sekitar 20 detik. Pusat gempa dilaporkan berada di wilayah Montalbán, negara bagian Carabobo, sekitar 300 kilometer di timur Caracas.

Gempa tersebut juga tergolong dangkal karena berkedalaman 13,2 kilometer. Kondisi itu membuat getarannya terasa lebih luas, bahkan sampai perbatasan Kolombia menurut laporan awal.

Detik-detik sebelum tanah berguncang

Sejumlah warga mengaku sempat melihat notifikasi peringatan di ponsel sebelum gempa terasa. Waktu yang tersedia hanya beberapa detik, tetapi cukup untuk membuat sebagian orang bersiap ketika guncangan datang tidak lama kemudian.

Di Caracas, suasana disebut sangat mencekam. Gisela menggambarkan kepanikan yang terjadi di sekitarnya dengan kalimat, “Sedang gempa, sedang gempa, dan ini sangat buruk.”

Reynaldo, yang berada di sebuah gedung di kawasan Catia, menyebut tangga bangunan ikut bergerak hebat. Ia mengatakan tetangga langsung membantu mengevakuasi warga lanjut usia saat peringatan di ponsel sempat muncul sebelum seluruh bangunan mulai bergoyang.

Kerusakan meluas dan layanan terganggu

Sejumlah bangunan mengalami kerusakan parah, termasuk tempat tinggal Alexis di San Bernardino. Ia menuturkan dirinya selamat, tetapi kondisi bangunannya rusak berat.

Gangguan juga muncul pada jaringan telepon dan internet di beberapa wilayah setelah gempa. Layanan itu kemudian mulai pulih dalam beberapa jam, sementara pemerintah mengambil langkah darurat untuk meredam risiko lanjutan.

Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello menyampaikan bahwa pasokan gas dihentikan sementara di wilayah terdampak. Kebijakan ini diambil setelah gempa mengguncang sejumlah area secara luas.

Dampak dirasakan saat hari libur nasional

Warga juga menghadapi situasi yang lebih sulit karena gempa terjadi di tengah perayaan tradisional San Juan dan hari libur nasional. Banyak orang berada di luar rumah saat guncangan datang, sehingga kepanikan menyebar cepat di berbagai kota.

Laporan awal menyebut sedikitnya 32 orang tewas dan lebih dari 700 warga terluka. Di tengah kondisi itu, warga di Caracas, wilayah pesisir, Aragua, dan Carabobo masih memeriksa kondisi keluarga, tetangga, dan rumah mereka setelah rangkaian gempa kuat tersebut.

    Source: www.suara.com

    Berita Terkait