Permafrost menghadirkan perubahan besar untuk Halo 3 di Halo: The Master Chief Collection. Mod ini membuat pertandingan tidak lagi terasa statis, karena kondisi medan, objektif, dan skala pertempuran terus berkembang sepanjang permainan.
Di tangan RejectedShotgun, proyek ini menekan kemampuan teknis Halo 3 ke batas yang lebih jauh. Mod tersebut tersedia lewat Steam Workshop dan hanya bisa dimainkan di PC, sehingga pemain konsol belum dapat mencobanya.
Eskalasi pertempuran dari awal hingga akhir
Permafrost mendukung hingga 16 pemain dalam satu pertandingan. Setiap tim bertarung bersama pasukan AI sambil mengejar objektif dan mengelola sistem ekonomi sumber daya yang menjadi inti progres permainan.
Inti sistem itu ada pada pengumpulan plasma battery yang tersebar di map. Ketika sebuah tim menguasainya, power level meningkat dan membuka senjata, perlengkapan, serta kendaraan yang semakin kuat seiring pertandingan berjalan.
Pemain juga dapat memanggil weapon drop pod dan kendaraan untuk mempercepat laju konflik. Hasilnya, tempo pertandingan naik bertahap dan menghadirkan rasa perang skala besar yang terus membesar sampai fase akhir.
| Fitur Utama | Dampak di Pertandingan |
|---|---|
| Hingga 16 pemain | Skala pertempuran besar dengan dukungan AI |
| Plasma battery | Meningkatkan power level dan membuka perlengkapan baru |
| Weapon drop pod dan kendaraan | Menambah tempo dan eskalasi konflik |
| Teleporter dan MAC strike | Mengubah arah serangan dan kondisi map secara permanen |
Medan tempur yang ikut berubah
Salah satu daya tarik terbesar Permafrost adalah perubahan medan yang bersifat permanen. Tim bisa merebut teleporter untuk mempercepat serangan ke wilayah lawan, lalu menghancurkan spire musuh dengan serangan MAC strike.
Saat spire jatuh, pertahanan lawan ikut hilang dan objektif berpindah. Pergeseran itu memaksa pemain menyesuaikan strategi karena peta tidak lagi mempertahankan kondisi yang sama dari menit ke menit.
Pendekatan ini membuat Permafrost berbeda dari banyak mode multiplayer tradisional di Halo 3. Alih-alih mempertahankan sandbox yang tetap, mod ini mendorong perubahan terus-menerus yang memengaruhi cara tim membaca situasi.
Nuansa besar ala Warzone
Pengalaman yang dibawa Permafrost mengingatkan pada Warzone di Halo 5. Mode itu memadukan Big Team Battle, musuh AI, boss, dan sistem progresi, tetapi Permafrost menghadirkannya di dunia Halo 3 tanpa microtransaction.
Kehadiran kendaraan besar seperti Mega Mantis dan Pelican mempertebal skala perang. Ditambah AI yang saling bertarung di seluruh map serta ledakan dalam jumlah besar, hasil akhirnya terasa seperti eksperimen besar yang memaksa Halo 3 tampil lebih liar.
RejectedShotgun sendiri bukan nama baru di komunitas modding Halo. Sebelumnya ia membuat mod dengan lebih dari 20 kendaraan dan senjata baru, serta Ultimate Forge yang mengubah total mode Forge Halo 3 lewat peta sandbox besar, Scarab, spawn AI, dan berbagai alat tambahan.
Bagi penggemar Halo 3, Permafrost menjadi contoh bahwa game lama itu masih bisa diberi kehidupan baru lewat ide yang sangat berani. Mod ini tidak sekadar menambah konten, tetapi juga mengubah cara pertandingan bergerak dari awal sampai akhir.
