PSM Makassar menatap laga kandang melawan Persib Bandung dengan tekad menjaga harga diri di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Di tengah sorotan besar pada perebutan gelar Super League 2025/26, tim tuan rumah tidak ingin hanya menjadi pelengkap dalam pertandingan yang digelar Minggu 17 Mei 2026 pukul 19.00 WIB itu.
Duel ini terasa penting karena Persib datang dengan kebutuhan mendesak untuk menjaga peluang juara. Dengan hanya dua pertandingan tersisa, setiap poin menjadi sangat berarti bagi Maung Bandung yang ingin memastikan langkah mereka tetap berada di jalur trofi.
Persib kehilangan tiga nama penting
Persib tidak turun dalam kondisi terbaik pada laga ini karena tiga sosok harus absen. Bojan Hodak tidak bisa mendampingi tim akibat akumulasi kartu kuning, sementara Federico Barba dan Luciano Guaycochea juga harus menepi dengan alasan yang sama.
Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, menegaskan situasi tersebut tidak membuat tim kehilangan fokus. Ia menyebut seluruh pemain yang tersedia sudah siap dimainkan dan memahami peran masing-masing di lapangan.
Tolic juga menilai kondisi seperti ini menuntut tim untuk tetap tenang. Menurutnya, tidak ada gunanya membuang energi untuk mengeluh saat target utama masih bisa dikejar.
Target Persib tetap jelas
Kapten Persib, Marc Klok, menunjukkan keyakinan tinggi jelang laga tandang ini. Ia menegaskan timnya ingin memaksimalkan dua pertandingan tersisa demi mengamankan poin yang dibutuhkan dalam persaingan gelar.
Klok juga menyinggung perjalanan panjang menuju Parepare setelah lebih dulu terbang ke Makassar. Tim masih harus melanjutkan perjalanan darat sekitar tiga jam, tetapi jarak tersebut tidak dianggap sebagai alasan untuk menurunkan semangat.
Menurut Klok, mentalitas pemain menjadi modal penting di pertandingan seperti ini. Persib, kata dia, sudah menyiapkan diri semaksimal mungkin untuk menghadapi tekanan di penghujung musim.
PSM tak mau bermain aman
Dari kubu PSM, caretaker pelatih Ahmad Amiruddin menegaskan timnya tidak akan memilih pendekatan aman. Meski relatif nyaman dari ancaman degradasi, PSM tetap ingin tampil penuh semangat di depan pendukung sendiri.
Amiruddin menyebut target PSM jelas, yaitu bermain di kandang dan memberikan hasil terbaik. Sikap itu membuat laga kontra Persib tetap dianggap penting, bukan sekadar pertandingan penutup musim.
PSM juga membawa ambisi khusus untuk mencetak gol ke gawang Persib. Amiruddin mengingatkan bahwa timnya belum mencetak gol dalam lima pertemuan terakhir melawan Maung Bandung, dan terakhir kali PSM membobol gawang Persib terjadi pada 2023.
Ia bahkan menegaskan harapannya agar tidak ada selebrasi dari tim tamu di Parepare. Pesan itu menunjukkan betapa besar keinginan PSM untuk menjaga marwah kandang pada laga ini.
Yuran Fernandes sambut laga dengan optimistis
Kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, juga menatap pertandingan ini dengan semangat tinggi. Ia menilai persiapan selama sepekan penuh sudah berjalan baik dan menjadi bekal penting untuk menghadapi Persib.
Yuran sadar lawan yang dihadapi adalah tim kuat yang sedang mengejar gelar. Namun, ia tetap melihat peluang bagi PSM selama mampu memanfaatkan situasi pertandingan dengan tepat.
Bermain di kandang memberi dorongan tersendiri bagi PSM untuk menutup musim dengan hasil lebih baik. Karena itu, Yuran menilai timnya sudah siap menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul di lapangan.
Catatan pertemuan jadi perhatian
Lima pertemuan terakhir juga menambah warna pada duel ini karena PSM belum mencetak gol ke gawang Persib dalam periode tersebut. Catatan itu membuat pertandingan di Parepare terasa lebih dari sekadar perebutan tiga poin.
Bagi PSM, laga ini menjadi kesempatan untuk memutus tren yang belum berpihak. Sementara bagi Persib, pertandingan ini adalah langkah penting untuk menjaga peluang juara tetap hidup hingga akhir musim.
Link live streaming PSM Makassar vs Persib Bandung pada malam ini pukul 19.00 WIB tersedia di https://www.vidio.com/live/19355-bri-super-league?utm_content=watchpage-ls&utm_medium=share&utm_source=referral. Dengan tekanan besar di kedua kubu, laga di Parepare diperkirakan berlangsung ketat sejak awal.
