Persib Tak Boleh Terpeleset Di GBLA, Tiga Poin Lawan PSIM Jadi Harga Mati Bagi Barba

Persaingan di papan atas membuat Persib Bandung tidak punya banyak ruang untuk terpeleset. Federico Barba menegaskan bahwa timnya wajib menjaga tren positif saat menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Bek asal Italia itu melihat kemenangan menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar target tambahan. Menurutnya, Persib harus menuntaskan satu laga ke laga berikutnya dengan hasil maksimal agar posisi mereka tetap aman.

Tekanan itu terasa semakin besar karena klasemen belum benar-benar memberi jarak nyaman. Persib saat ini mengoleksi 69 poin dari 30 pertandingan, jumlah yang sama dengan Borneo FC di posisi kedua.

Dengan kondisi tersebut, duel di GBLA punya bobot yang lebih tinggi dari pertandingan biasa. Satu hasil buruk saja dapat mengubah peta persaingan menuju akhir musim dan membuat posisi puncak kembali rawan.

Barba menegaskan fokus tim tidak boleh terpecah ketika kompetisi memasuki fase penentuan. Ia meminta Persib tetap berjuang dari satu pertandingan ke pertandingan lain karena kemenangan menjadi kebutuhan utama.

“Kami harus terus berjuang karena kami butuh kemenangan. Kami hanya perlu memenangkan pertandingan demi pertandingan,” ujar Barba dalam keterangan resminya.

Ucapan itu menunjukkan bahwa ruang kesalahan Persib semakin sempit. Setiap laga kini terasa seperti ujian yang harus dijalani dengan konsentrasi penuh, terutama saat bermain di kandang sendiri.

Modal dari laga sebelumnya

Persib datang ke pertandingan ini dengan bekal penting setelah menang 4-2 atas Bhayangkara FC. Hasil tersebut memberi dorongan kepercayaan diri bagi skuad Bojan Hodak yang harus menghadapi periode akhir kompetisi dengan jadwal yang padat.

Barba menilai kemenangan itu lahir dari kerja sama tim yang solid dalam pertandingan yang berlangsung berat. Ia melihat kekompakan tersebut sebagai bekal penting untuk menghadapi PSIM di GBLA.

Dorongan moral dari laga sebelumnya menjadi nilai tambah di tengah tekanan klasemen. Persib membutuhkan respons yang stabil agar momentum positif tidak hilang saat kembali turun ke lapangan.

Duel yang bernilai lebih dari tiga poin

Sisa empat pertandingan membuat setiap kemenangan terasa sangat mahal bagi Persib. Hasil positif atas PSIM tidak hanya menjaga ritme tim, tetapi juga memberi tekanan kepada rival terdekat dalam perebutan trofi BRI Super League musim ini.

Persib dan Borneo FC sama-sama sudah memainkan 30 laga. Keduanya juga sama-sama mengumpulkan 69 poin, sehingga persaingan di dua besar berjalan sangat rapat.

Situasi itu membuat laga di GBLA menjadi salah satu momen paling penting di sisa musim. Persib perlu menjaga performa agar tidak memberi celah bagi pesaing untuk mengambil alih posisi teratas.

Barba juga menekankan pentingnya melihat setiap pertandingan sebagai final. Sikap tersebut dinilai perlu karena tim tidak memiliki banyak kesempatan untuk memperbaiki kesalahan di fase akhir kompetisi.

Source: mediaindonesia.com

Berita Terkait