Persija Kunci Kemenangan 2-0 Di Jepara, Ancaman Ke Puncak Kian Terasa Bagi Persib

Persija Jakarta membawa pulang tiga poin penting dari Jepara setelah menundukkan Persijap 2-0 pada pekan ke-31 Super League 2025/26. Tambahan hasil ini membuat Macan Kemayoran tetap bertahan di posisi ketiga dengan koleksi 65 poin, sekaligus menjaga jarak tujuh angka dari Persib Bandung di puncak klasemen.

Kemenangan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin malam, memberi arti lebih besar karena Persija segera menatap laga berikutnya melawan Persib pada 10 Mei 2026. Situasi itu membuat hasil atas Persijap terasa seperti modal yang menjaga asa mereka dalam persaingan gelar.

Meski berstatus tim tamu, Persija langsung mencoba mengendalikan pertandingan sejak awal. Tekanan mereka sempat terlihat lewat peluang Fabio Calonego pada menit ke-15, tetapi tendangan bebas itu masih bisa ditepis kiper Sendri Johansyah.

Persijap tidak tinggal diam dan mencoba merespons lewat bola mati. Pada menit ke-27, sundulan Jose Luis Espinosa atau Tiri hampir saja membawa tuan rumah unggul, namun bola melenceng dari sasaran.

Babak pertama berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih. Persija memang memegang inisiatif, tetapi rapatnya pertahanan Persijap membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Keadaan berubah setelah jeda karena laga menjadi lebih terbuka. Persijap sempat mendapat momen penting pada menit ke-63 ketika Shayne Pattynama melakukan blunder dan bola berhasil direbut lawan.

Andritany Ardhiyasa sempat menahan ancaman awal pada situasi itu. Setelahnya, lini belakang Persija masih sempat memblok tembakan jarak dekat Abdallah Sudi, sehingga Persijap gagal memaksimalkan tekanan yang sedang mereka bangun.

Justru Persija yang memanfaatkan peluang berikutnya. Satu menit kemudian, Rayhan Hannan mencetak gol pembuka melalui tembakan keras setelah menyambar bola rebound di dalam kotak penalti.

Gol itu mengubah arah pertandingan dan membuat Persija lebih nyaman mengatur tempo. Persijap lalu menaikkan intensitas serangan, tetapi pertahanan tim tamu tetap disiplin menutup ruang yang tersedia.

Situasi sempat menegang menjelang akhir laga saat Andritany Ardhiyasa mengalami cedera serius pada menit ke-87 usai benturan keras di area penalti. Kapten Persija itu harus ditarik keluar dan posisinya digantikan Cyrus Margono.

Saat Persijap terus berupaya mengejar ketertinggalan, Persija justru memastikan kemenangan lewat serangan balik cepat pada masa tambahan waktu. Gustavo Almeida menuntaskan peluang pada menit ke-90+8 setelah mengecoh Sendri Johansyah dan mengirim bola ke gawang kosong.

Skor 2-0 bertahan sampai laga selesai, dan hasil itu menegaskan konsistensi Persija dalam persaingan papan atas. Bagi Persijap, pertandingan kandang yang sempat berjalan seimbang harus berakhir tanpa poin setelah mereka gagal memanfaatkan beberapa momen penting.

Source: mediaindonesia.com

Berita Terkait