Pesanan 8 GWh Dari India Buka Jalan Eve Energy Perkuat Basis Di Asia Selatan

Author: Redaksi Android62

Eve Energy memperluas jejak bisnisnya ke Asia Selatan lewat pesanan sistem penyimpanan energi berkapasitas 8 GWh dari Godawari New Energy Private Limited (GNEPL) di India. Kesepakatan ini langsung menempatkan India sebagai pintu masuk baru bagi produsen baterai asal China tersebut di pasar yang sedang tumbuh cepat.

Langkah itu juga menunjukkan bahwa permintaan penyimpanan energi di India semakin menarik perhatian pemain besar dari China. Dengan kebutuhan jaringan listrik yang makin kompleks, pasar ini dinilai memberi ruang besar bagi solusi penyimpanan energi skala besar.

Naiknya porsi energi terbarukan di India membuat stabilitas jaringan listrik menjadi semakin penting. Kebutuhan untuk pengaturan frekuensi dan pengaturan beban puncak ikut meningkat seiring perubahan bauran energi di negara tersebut.

Dalam kerja sama ini, Eve Energy menggunakan baterai berkapasitas 628 Ah. Perusahaan menyebut produk tersebut memiliki tingkat keamanan tinggi dan desain integrasi yang minimalis.

Eve Energy menilai karakter baterai itu sesuai dengan kebutuhan pasar India yang mencari solusi penyimpanan energi efisien. Perusahaan juga menyebut spesifikasi tersebut dapat menekan biaya siklus hidup proyek secara signifikan.

Peluang kemitraan jangka panjang

Pesanan awal 8 GWh ini bukan target akhir bagi kedua perusahaan. Dalam rencana pengembangan jangka panjang, potensi kemitraan penyimpanan energi Eve Energy dan GNEPL dapat mencapai 60 GWh dalam lima tahun ke depan.

Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional pembangkit listrik. Kedua pihak akan menggabungkan sumber daya dan keunggulan industri masing-masing untuk mempercepat implementasi proyek penyimpanan energi di India.

Eve Energy melihat dinamika pasar India sangat cocok untuk mendorong pengembangan solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Perusahaan juga mengaitkan langkah ini dengan dukungan terhadap transisi rendah karbon pada struktur energi setempat.

Posisi Eve Energy di pasar baterai

Di luar ekspansi ke India, Eve Energy tetap dikenal sebagai salah satu produsen baterai terbesar di China. Pada April, volume baterai terpasang perusahaan itu di China mencapai 3,11 GWh menurut data China Automotive Battery Innovation Alliance atau CABIA.

Data CABIA juga menunjukkan Eve Energy memiliki pangsa pasar 4,98 persen di China. Capaian tersebut menempatkan perusahaan di posisi kelima dalam pasar baterai domestik secara keseluruhan.

Dengan basis produksi besar di dalam negeri dan kontrak baru 8 GWh di India, Eve Energy memperoleh pijakan yang lebih kuat di Asia Selatan. Kesepakatan dengan GNEPL memperlihatkan bagaimana kebutuhan penyimpanan energi di India mulai membuka ruang yang lebih besar bagi produsen baterai besar dari China.

Source: cnevpost.com
Berita Terbaru