Pesisir Masih Tenang, BMKG Ingatkan Kabut Tipis di Pegunungan Jawa Timur

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Timur pada Senin, 29 Juni 2026, berada dalam kondisi cerah hingga berawan. Situasi itu dinilai masih cukup bersahabat untuk aktivitas harian, terutama di banyak kabupaten dan kota.

Meski begitu, warga di dataran tinggi dan kawasan pegunungan diminta tetap waspada. BMKG menyoroti fluktuasi suhu udara pada malam hingga dini hari, disertai kelembapan yang tinggi di sejumlah area, sehingga kabut tipis atau udara kabur berpotensi muncul pada pagi hari.

Perbedaan kondisi antarwilayah

Prakiraan hari ini menunjukkan karakter cuaca yang tidak sama di tiap klaster wilayah Jawa Timur. Dataran rendah dan pesisir diperkirakan berada pada suhu minimum 23 derajat Celsius dan maksimum 33 derajat Celsius, dengan kelembapan 56–95 persen.

Wilayah pegunungan memiliki rentang suhu 21–30 derajat Celsius dan kelembapan 58–98 persen. Sementara itu, wilayah kepulauan diprakirakan mencatat suhu 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan 60–92 persen.

Jalur pegunungan perlu perhatian ekstra

Kondisi udara kabur pada pagi hari dapat mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas di jalur antar-kota di dataran tinggi. Karena itu, penggunaan lampu utama saat berkendara menjadi imbauan penting untuk menjaga keamanan perjalanan.

BMKG juga mencatat suhu di lereng gunung berpotensi turun cukup signifikan pada malam hingga dini hari. Variasi iklim mikro di beberapa klaster wilayah Jawa Timur ikut memperkuat kemungkinan perubahan suhu yang terasa lebih cepat dibanding wilayah rendah.

Angin dan kondisi pesisir masih stabil

Di wilayah hilir dan pesisir timur, stabilitas atmosfer disebut masih terjaga dengan baik. Tiupan angin dominan dari timur laut ke tenggara juga dinilai normal, sehingga peluang pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan badai di area urban cenderung rendah.

Untuk sektor maritim, gelombang di perairan Samudra Hindia selatan Jawa Timur terpantau dalam kategori aman bagi pelayaran logistik skala medium. Nelayan tradisional tetap diminta berhati-hati terhadap perubahan arus bawah laut meski tinggi gelombang berada pada kondisi normal.

Perairan Situbondo dan aktivitas pelabuhan

Di perairan Situbondo bagian timur, embusan angin permukaan dilaporkan stabil dan tidak menunjukkan anomali kecepatan yang ekstrem. Kondisi ini mendukung kelancaran penyeberangan kapal feri dan operasional pelabuhan domestik sepanjang hari.

Secara umum, cuaca Jawa Timur dalam sepekan ke depan diperkirakan tidak mengalami pergeseran musim yang drastis. Sinar matahari masih cukup kuat pada siang hari, sedangkan hujan lokal hanya berpeluang singkat di sebagian kecil wilayah lereng pegunungan bagian barat pada sore hari.

Di luar potensi tersebut, langit diperkirakan tetap didominasi cerah hingga berawan tanpa tanda perubahan ekstrem yang menonjol. Pola ini membuat aktivitas luar ruang masih dapat berjalan normal, selama warga di kawasan pegunungan dan pesisir tetap memperhatikan kondisi setempat.

Source: www.pdiperjuanganbali.id

Berita Terkait