Pete Hines mengungkap alasan emosional di balik keputusannya meninggalkan Bethesda setelah hampir seperempat abad bekerja di studio itu. Ia menegaskan tidak ingin terus bertahan hanya untuk menyaksikan tempat yang ikut ia bangun mengalami kemunduran, diperlakukan buruk, dan kehilangan arah tanpa bisa berbuat banyak.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam wawancara bersama Firezide Chat Gaming. Dalam penjelasannya, Hines menggambarkan bahwa kepergiannya terjadi ketika ia merasa sudah tidak lagi memiliki kekuatan untuk menjalankan peran yang menurutnya penting bagi Bethesda.
Merasa kehilangan daya untuk melindungi studio
Hines menjelaskan bahwa salah satu alasan terbesarnya adalah kenyataan bahwa posisinya sudah tidak cukup kuat untuk menjaga studio tetap berada di jalur yang ia anggap benar. Ia menilai dirinya tidak lagi sanggup melindungi Bethesda, para pekerjanya, serta budaya kerja yang telah terbentuk selama bertahun-tahun.
Keputusan itu, menurut Hines, bukan langkah spontan. Ia sempat bertahan lebih lama karena merasa Bethesda masih memerlukan kehadirannya, namun pada akhirnya ia menyadari bahwa keadaan di internal studio sudah berubah dan perannya tidak lagi efektif untuk menghalangi perubahan tersebut.
Dalam wawancara itu, Hines menyebut momen tersebut sebagai titik ketika ia tidak lagi mampu mencegah Bethesda “rusak, pecah menjadi bagian-bagian, dan, terus terang, diperlakukan buruk”.
Jejak panjang yang sulit dipisahkan dari Bethesda
Nama Pete Hines sudah lama melekat dengan Bethesda Softworks. Selama bertahun-tahun, ia menjadi wajah perusahaan di hadapan media dan para pemain, sekaligus berperan besar dalam membentuk citra Bethesda ketika studio itu mulai menggelar presentasi mandiri di ajang E3.
Kontribusinya juga tidak berhenti di level komunikasi. Berdasarkan catatan Mobygames, kredit awal Hines di studio mencakup penulisan manual untuk sejumlah gim, termasuk Sea Dogs, PBA Tour Bowling 2001, IHRA Drag Racing 2, dan Morrowind.
Beberapa peran penting Hines di Bethesda dapat dirangkum sebagai berikut:
- Menjadi penghubung utama antara Bethesda, media, dan publik.
- Menangani komunikasi serta pemasaran perusahaan.
- Ikut membentuk identitas Bethesda saat mulai tampil dengan showcase mandiri.
- Terlibat sejak masa awal lewat pekerjaan di balik materi gim.
Jejak panjang itu membuat kepergiannya terasa berarti, karena Hines bukan sosok yang singgah sebentar. Ia termasuk figur yang menyaksikan langsung pertumbuhan Bethesda dari dalam dan ikut membentuk arah awal studio tersebut.
Perubahan setelah akuisisi Microsoft ikut memberi konteks
Keputusan Hines juga tidak bisa dilepaskan dari perubahan besar setelah Microsoft mengakuisisi Bethesda pada 2020. Saat akuisisi diumumkan, Hines sempat menyebut kerja sama itu sebagai “perfect fit”, tetapi situasi di tubuh perusahaan tampak bergerak ke arah yang berbeda setelahnya.
Tak lama setelah Hines pensiun, Microsoft juga mengubah struktur studio Xbox sehingga Bethesda dan sejumlah anak perusahaan ZeniMax berada lebih langsung di bawah kendali perusahaan induk. Urutan peristiwa ini membuat pernyataan Hines soal hilangnya kendali terasa semakin relevan.
Ia sendiri sempat menyebut Starfield sebagai penutup kariernya di Bethesda. Namun, peluncuran gim itu yang mundur membuat masa pengunduran dirinya ikut tertunda lebih lama dari perkiraan awal.
Todd Howard tetap mendapat penghormatan
Meski berbicara terbuka soal kondisi internal Bethesda, Hines tidak menempatkan Todd Howard sebagai sosok yang berseberangan dengannya. Ia justru memuji Howard sebagai orang yang membantunya melewati masa-masa sulit, dan menyebut Howard sebagai satu-satunya orang di Bethesda yang mengetahui rencana kepergiannya sejak awal.
Hines juga menilai Howard dan tim Bethesda layak dihormati karena tetap berani menggarap gim dengan kompleksitas tinggi. Menurutnya, banyak studio lain cenderung menghindari proyek seperti itu, sementara Bethesda tetap mengambil tantangan tersebut meski gim-gim mereka kerap dicap buggy.
Bagi Hines, keberanian itu tetap menjadi bagian penting dari identitas Bethesda, dan itulah sebabnya keputusan meninggalkan studio tersebut terasa sebagai langkah besar setelah bertahun-tahun berada di dalamnya.







