Tinggalkan Parlemen, Peter Szijjarto Masuk BYD Saat Hongaria Jadi Basis EV China

Author: Redaksi Android62

Peter Szijjarto mengakhiri perjalanan politiknya di parlemen Hongaria untuk bergabung dengan BYD, produsen kendaraan energi baru asal China. Ia akan menangani hubungan eksternal grup serta perluasan lini bisnis baru ketika perusahaan itu mempercepat ekspansi internasional.

Perpindahan tersebut terjadi saat Hongaria semakin menonjol sebagai salah satu pusat investasi industri kendaraan listrik China di Eropa. BYD sendiri sedang menyiapkan fasilitas produksi, kantor regional, dan pusat riset di negara itu.

Szijjarto mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Facebook pribadi pada 15 Juli 2026. Dalam unggahannya, ia menyatakan akan menjalankan tugas internasional di BYD setelah lebih dari dua dekade berkiprah di politik.

Ia telah menjadi anggota Majelis Nasional Hongaria sejak 2002. Politikus berusia 47 tahun itu juga pernah menjabat Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria dari 2014 hingga Mei 2026.

Peran Strategis di Tengah Ekspansi Eropa

Jabatan baru Szijjarto menempatkannya pada fungsi penting dalam hubungan BYD dengan berbagai pihak di pasar global. Tanggung jawab atas urusan eksternal dan bisnis baru menjadi relevan saat perusahaan memperluas kehadirannya di Eropa.

Dalam pernyataannya, Szijjarto menyebut BYD sebagai salah satu perusahaan otomotif paling sukses dalam 20 tahun terakhir. Ia juga menilai perusahaan asal Shenzhen tersebut merupakan pemimpin global dalam manufaktur kendaraan energi baru.

Ekspansi BYD di Hongaria sudah berjalan melalui pembangunan pabrik mobil listrik di Szeged, wilayah selatan negara itu. Menurut oto.detik.com yang mengutip Carnewschina, proyek pabrik pertama BYD di Eropa tersebut mulai dibangun pada 2024.

Fasilitas di Szeged dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 300.000 kendaraan setiap tahun. Kapasitas ini memperkuat peran Hongaria dalam rantai industri kendaraan listrik di kawasan Eropa.

Perusahaan Kegiatan di Hongaria
BYD Membangun pabrik mobil listrik di Szeged serta menyiapkan kantor pusat Eropa di Budapest
CATL Membangun pabrik baterai
EVE Energy Membangun pabrik baterai
Sunwoda Membangun pabrik baterai
Nio Mendirikan fasilitas produksi dan pusat riset stasiun penukaran baterai untuk Eropa

Budapest Disiapkan untuk Kantor Eropa

Pemerintah Hongaria dan BYD telah menyepakati kerja sama strategis untuk membangun kantor pusat BYD kawasan Eropa di Budapest. Kesepakatan itu turut mencakup pembangunan pusat penelitian dan pengembangan baru.

Viktor Orbán, yang saat itu menjabat Perdana Menteri Hongaria, menyatakan industri otomotif sedang memasuki transformasi besar. Ia memandang dominasi China dalam teknologi kendaraan listrik sebagai peluang bagi penguatan ekonomi Hongaria melalui kemitraan dengan BYD.

Pada April 2026, pemerintah Hongaria kembali menyampaikan dukungan terhadap investasi produsen kendaraan listrik China. Pemerintah berharap perusahaan lokal dapat terlibat sebagai mitra bagi BYD, CATL, dan investor besar lain.

“Kami berharap dapat menjadikan perusahaan lokal Hungaria sebagai mitra BYD, CATL, dan investor besar lainnya. Saya yakin kita pasti akan mampu mencapai kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Perdana Menteri Hongaria dalam pernyataan yang dikutip oto.detik.com.

Masuknya Szijjarto ke BYD berlangsung di tengah penguatan hubungan ekonomi Hongaria dan China pada sektor kendaraan listrik. Langkah mantan anggota parlemen itu mencerminkan pentingnya Hongaria bagi strategi BYD menuju pasar Eropa.

Berita Terbaru