Pintu Merah Hingga Biru Di Masjid Nabawi, Kode Warna Yang Memudahkan Jemaah Menemukan Arah

Author: Redaksi Android62

Bagi jemaah yang baru pertama kali berada di Masjid Nabawi, pintu berwarna bisa menjadi penunjuk arah yang jauh lebih berguna daripada sekadar nomor. Sistem ini membantu jemaah bergerak lebih cepat, menemukan jalur pulang, dan mengurangi risiko tersesat di area yang ramai.

Di tengah padatnya arus orang, pengetahuan soal warna pintu juga memudahkan jemaah ketika perlu menuju hotel, pusat layanan kesehatan, lokasi ziarah, atau titik distribusi air zamzam. Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah RI menganjurkan jemaah memahami penandaan pintu sejak awal berada di Madinah.

Masjid Nabawi memiliki banyak akses masuk dan keluar dengan nomor serta warna yang berbeda. Setiap penanda mengarah ke area tertentu, sehingga jemaah tidak harus berputar jauh untuk mencapai tujuan yang dibutuhkan.

Arah pintu yang paling sering dicari jemaah

Pintu merah bernomor 328-343 berada di sisi utara. Jalur ini disebut paling sering dipakai jemaah Indonesia karena langsung mengarah ke kawasan hotel dan pusat perbelanjaan.

Bagi jemaah yang kerap bolak-balik antara masjid dan penginapan, pintu merah menjadi acuan yang paling mudah diingat. Arah ini juga membantu saat kembali bergabung dengan rombongan setelah ibadah.

Di sisi barat, pintu oranye bernomor 314-327 menghubungkan jemaah ke Pasar Bilal dan Taman Saqifah. Jalur ini sejajar dengan wilayah Sektor 3 dan 4, sehingga berguna bagi jemaah yang menginap di area tersebut.

Jalur menuju ziarah, zamzam, dan layanan kesehatan

Pintu hijau bernomor 301-308 dan 365-370 berada di sisi selatan. Akses ini menjadi jalur utama bagi jemaah yang ingin berziarah ke makam Rasulullah SAW dan area Raudhah.

Pintu hijau juga sejajar dengan Sektor 5. Karena itu, jemaah yang berada di sektor tersebut dapat menjadikannya patokan arah saat masuk atau keluar dari masjid.

Di sisi barat daya, pintu ungu bernomor 309-313 berada dekat Masjid Al Ghamama dan Masjid Abu Bakar. Salah satu titik penting di jalur ini adalah Pintu 310, yang disebut sebagai akses utama menuju titik distribusi air zamzam dalam jumlah besar.

Sementara itu, pintu biru bernomor 344-364 berada di sisi timur. Jalur ini mengarah ke pemakaman Baqi atau Maqbarah Baqi, yang menjadi tujuan ziarah banyak jemaah.

Pintu biru juga terhubung dengan layanan kesehatan Bab Jibreel Health Care di UCC Level 2. Informasi ini penting bagi jemaah yang membutuhkan akses cepat ke bantuan medis.

Cara sederhana mengingat warna dan arah

Urutan warna pintu bisa membantu jemaah memahami arah dengan lebih cepat. Pintu merah mengarah ke hotel dan pusat belanja di utara, pintu oranye menuju Pasar Bilal di barat, dan pintu ungu mengarah ke distribusi zamzam di barat daya.

Setelah itu, pintu hijau menjadi penanda menuju area ziarah dan Raudhah di selatan. Pintu biru berada di timur, dengan tujuan Maqbarah Baqi dan akses layanan kesehatan.

Pola seperti ini membuat orientasi di Masjid Nabawi terasa lebih jelas, terutama saat situasi ramai. Dengan mengenali warna pintu sejak awal, jemaah dapat bergerak lebih tenang saat beribadah dan lebih mudah menemukan titik tujuan yang dibutuhkan.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru