PKH Tahap 2 Kian Ngebut Lewat BRI Dan BNI, 2,7 Juta KPM Masih Menanti Giliran

Sebagian KPM PKH tahap 2 sudah mulai menerima pencairan lewat bank penyalur, tetapi antrean sistem perbankan masih membuat jutaan keluarga belum bisa menarik dana. Hingga 11 Mei 2026, progres penyaluran nasional sudah mencapai 73,8 persen, sementara sekitar 2,7 juta KPM masih menunggu giliran.

Situasi ini juga menyentuh penyaluran BPNT melalui Kartu Keluarga Sejahtera atau KKS untuk periode April hingga Juni. Artinya, dana memang sudah bergerak di sistem, tetapi pencairannya belum serentak di semua wilayah karena tetap mengikuti termin masing-masing bank penyalur.

BRI mempercepat penyaluran di banyak daerah

BRI tercatat mendorong pencairan secara agresif di ratusan kabupaten dan kota dari Sumatra sampai Papua. Sejumlah wilayah yang sudah terkonfirmasi antara lain Medan, Palembang, Tangerang, Cianjur, Demak, Denpasar, hingga Maluku.

Langkah itu membuat ribuan KPM di daerah yang dananya sudah masuk rekening mulai bisa melakukan penarikan tunai. Percepatan ini juga diarahkan untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga penerima manfaat.

BNI menjadi jalur penting bagi penerima lansia

Di sisi lain, Kementerian Sosial memusatkan penyaluran bagi kelompok lanjut usia melalui BNI pada 11 Mei 2026. Laporan Harian Basis mencatat adanya perbedaan nominal bantuan sesuai komponen penerima di wilayah pantauan.

Di Bogor Selatan, total bantuan tercatat Rp1.050.000 untuk gabungan komponen lansia dan pendidikan. Jakarta Utara menerima Rp600.000 untuk lansia tunggal, sedangkan Jakarta Selatan tercatat Rp875.000 melalui BNI dan BRI untuk komponen lansia dan anak sekolah.

Dana masuk bertahap, tidak sekaligus

Laman IUWASH Tangguh menjelaskan bahwa pemindahan dana dari pemerintah ke rekening bank penyalur berlangsung bertahap. Dalam penjelasan itu disebutkan, PKH tahap 2 tahun 2026 sudah masuk rekening bank penyalur secara bertahap, terutama bagi pemegang kartu KKS BNI.

Pola bertahap ini membuat pencairan tidak terjadi bersamaan di semua daerah. Sebagian KPM sudah dapat mencairkan dana, sementara sebagian lain masih harus menunggu antrean sistem perbankan.

Cek status tetap bisa dilakukan mandiri

Masyarakat masih dapat memeriksa status bantuan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Prosesnya dilakukan dengan memasukkan data wilayah dan nama sesuai KTP untuk melihat status penerimaan.

Untuk kategori lansia bedridden, penerimaan bantuan memerlukan verifikasi fisik dari petugas pendamping sosial. Mekanisme ini digunakan agar penyaluran tetap bisa berjalan melalui layanan khusus atau pengantaran langsung sesuai kondisi penerima.

Hingga Senin sore, ribuan KPM di DKI Jakarta dan Jawa Barat dilaporkan sudah berhasil menarik tunai bantuan mereka. Sementara itu, distribusi untuk nasabah Bank Mandiri masih dipantau dan diharapkan segera menyusul langkah BRI, BNI, serta BSI dalam waktu dekat.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer