Di antara dua ponsel kelas menengah ini, OnePlus Nord 6 justru tampil sebagai perangkat yang lebih lengkap meski harganya lebih tinggi. Dari performa, baterai, layar, hingga kamera depan, Nord 6 membawa paket yang lebih meyakinkan untuk pengguna yang ingin satu perangkat serba bisa.
Poco X8 Pro tetap punya daya tarik kuat karena dijual lebih murah dan menawarkan bodi yang terasa lebih premium. Namun, selisih harga itu juga diimbangi dengan sejumlah kompromi yang membuat posisinya lebih cocok untuk pembeli yang sangat memperhatikan nilai beli.
Performa dan konektivitas lebih condong ke Nord 6
OnePlus Nord 6 ditenagai Snapdragon 8s Gen 4 dengan GPU Adreno 825, sedangkan Poco X8 Pro memakai Dimensity 8500 Ultra dengan GPU Mali-G720 MC8. Secara teori, kombinasi milik OnePlus memberi keunggulan performa yang lebih jelas, terutama untuk gaming.
Keduanya sama-sama tersedia hingga 12GB RAM dan penyimpanan 512GB UFS 4.1, sehingga perbedaan utama memang datang dari chipset dan grafis. Untuk penggunaan jangka panjang, Nord 6 juga membawa Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0, sementara Poco X8 Pro masih bertahan di Wi-Fi 6 meski sudah mendukung Bluetooth 6.0.
Layar besar dan cepat menjadi senjata utama OnePlus
Nord 6 hadir dengan AMOLED 6,78 inci, refresh rate 165Hz, HDR10+, dan kecerahan puncak 3600 nits. Poco X8 Pro memakai AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120Hz, Dolby Vision, serta kecerahan puncak 3500 nits.
Bagi pengguna yang mengejar animasi lebih mulus dan respons layar yang lebih tinggi, Nord 6 lebih menarik. Di sisi lain, Poco X8 Pro masih menawarkan panel yang kuat dan dukungan Dolby Vision, meski kecepatan panelnya berada di bawah OnePlus.
Perlindungan layar juga menjadi pembeda yang cukup penting. Nord 6 memakai Crystal Guard dengan tingkat ketahanan gores Mohs Level 8, sedangkan Poco X8 Pro menggunakan Gorilla Glass 7i dengan Mohs Level 5.
Baterai besar melawan pengisian lebih cepat
OnePlus Nord 6 membawa baterai 7.500mAh pada model global, sementara versi India bahkan mencapai 9.000mAh. Poco X8 Pro memiliki baterai 6.500mAh, yang masih tergolong besar untuk kelasnya, tetapi tetap berada di bawah Nord 6.
Untuk pengisian daya, Poco X8 Pro justru lebih agresif dengan fast charging 100W. Nord 6 mengandalkan pengisian kabel 80W, sehingga urusan isi ulang cepat lebih menguntungkan Poco.
Keduanya juga mendukung reverse charging. Nord 6 disebut bisa mencapai 27W pada model India, dan Poco X8 Pro juga menawarkan reverse charging 27W.
Kamera depan menjadi poin pembeda paling jelas
Pada kamera belakang, kedua ponsel sama-sama membawa konfigurasi 50MP dengan OIS dan 8MP ultrawide. Artinya, persaingan di sisi fotografi utama terlihat relatif seimbang di atas kertas.
Perbedaan paling terasa justru muncul pada kamera depan. Nord 6 memakai kamera selfie 32MP dengan autofocus dan perekaman video 4K, sedangkan Poco X8 Pro hanya menawarkan kamera depan 20MP dengan video 1080p.
Kondisi itu membuat Nord 6 lebih unggul untuk video call, pembuatan konten, atau vlog yang mengandalkan kamera depan. Dukungan video 4K dari kamera depan juga menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki Poco X8 Pro.
Material, audio, dan software memberi karakter yang berbeda
Poco X8 Pro tampil lebih meyakinkan pada sisi material karena memakai frame aluminium dan Gorilla Glass 7i. Sementara itu, Nord 6 menggunakan frame plastik dan back panel plastik.
Keduanya sama-sama memiliki sertifikasi IP68/IP69K. Nord 6 menambahkan MIL-STD-810H, yang memberi kesan durabilitas ekstra untuk pengguna yang membutuhkan ketahanan lebih.
Di sektor audio, Poco X8 Pro kembali unggul berkat stereo speaker, Dolby Atmos, dan Hi-Res Audio. Nord 6 juga membawa stereo speaker, tetapi tanpa fitur tambahan yang setara, sehingga paket hiburannya terasa sedikit lebih sederhana.
Untuk perangkat lunak, keduanya menjalankan Android 16. Nord 6 dipasangkan dengan OxygenOS 16, sedangkan Poco X8 Pro menggunakan HyperOS 3.
Nord 6 dinilai menawarkan pengalaman yang lebih bersih, yang bisa lebih disukai pengguna yang tidak ingin antarmuka terasa terlalu ramai. Sebaliknya, Poco X8 Pro mengandalkan pendekatan yang lebih kaya fitur dari sisi ekosistem perangkat lunak.
Harga menentukan arah pilihan
Poco X8 Pro dipasarkan di kisaran $375 atau ₹35,000, sedangkan OnePlus Nord 6 berada di sekitar $460 atau ₹39,000. Selisih ini cukup besar untuk menempatkan Poco sebagai opsi value yang lebih ramah kantong.
Meski begitu, Nord 6 membayar harga lebih tinggi itu dengan performa yang lebih kencang, baterai lebih besar, layar lebih cepat, kamera depan lebih baik, serta konektivitas dan durabilitas yang lebih lengkap. Sementara itu, Poco X8 Pro tetap menarik bagi pengguna yang menginginkan bodi lebih premium, pengisian lebih cepat, dan paket audio yang lebih kaya.
Pada akhirnya, pilihan kembali ke prioritas masing-masing pembeli. Nord 6 cocok untuk mereka yang mengutamakan paket mid-range paling komplet, sedangkan Poco X8 Pro lebih pas bagi pengguna yang ingin menekan biaya tanpa kehilangan banyak daya tarik utama.
Source: www.gizmochina.com






