Poco X8 Pro Max Bawa Baterai 8.500 mAh, 7 HP Flagship Murah Ini Sulit Diabaikan

Poco X8 Pro Max mencuri perhatian paling besar di antara deretan HP spek flagship termurah yang ramai dibahas pada pertengahan Juni 2026. Alasannya sederhana, perangkat ini membawa baterai 8.500 mAh, didukung pengisian 100 Watt Hypercharge dan reverse charging 27 Watt.

Kombinasi itu membuat perangkat tersebut terasa menonjol di tengah persaingan yang tidak lagi hanya mengandalkan tenaga chipset. Pada kelas yang sama, sejumlah model lain juga menawarkan layar AMOLED cepat, RAM besar, dan kamera yang dibuat semakin lengkap untuk kebutuhan harian maupun gaming.

Baterai jumbo dan pengisian cepat jadi pembeda utama

Di kelompok baterai besar, Poco X8 Pro dan Infinix Note 60 Pro sama-sama hadir dengan kapasitas 6.6500 mAh. Poco X8 Pro mengusung pengisian 100 Watt, sedangkan Infinix Note 60 Pro menawarkan 90 Watt plus bypass charging.

Infinix GT50 Pro 5G juga membawa baterai 6.500 mAh dengan fast charging 45 Watt. Tecno Camon 50 Pro berada di bawahnya dengan baterai 6.000 mAh dan pengisian 45 Watt, sementara iQOO Z11 5G memakai baterai 5.920 mAh dalam bodi tipis.

Performa tinggi tetap jadi syarat utama

Di sektor dapur pacu, Infinix GT50 Pro 5G mengandalkan MediaTek Dimensity 8400 dan mencatat AnTuTu v11 hingga 1,9 juta poin. Ponsel ini diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan tenaga tinggi tanpa harus masuk ke kelas harga paling mahal.

iQOO Z11 5G memakai Snapdragon 7S Gen 4 dengan RAM hingga 12 GB dan ROM 256 GB. Poco X8 Pro hadir dengan MediaTek Dimensity 8500 Ultra, sedangkan Poco X8 Pro Max naik kelas lewat Dimensity 9500S dan klaim AnTuTu 3 juta poin.

Samsung Galaxy A57 memilih Exynos 1680 fabrikasi 4 nm dengan fokus pada efisiensi. Pendekatan ini membuat daftar perangkat tersebut berisi opsi yang tidak hanya kencang, tetapi juga menyesuaikan kebutuhan pemakaian yang berbeda.

Layar AMOLED dan refresh rate tinggi makin merata

Mayoritas model dalam daftar ini sudah memakai panel AMOLED. Infinix GT50 Pro 5G, Infinix Note 60 Pro, dan Tecno Camon 50 Pro sama-sama membawa layar 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz, sedangkan iQOO Z11 5G hadir dengan AMOLED 6,73 inci dan refresh rate 144 Hz.

Poco X8 Pro tampil lebih ringkas dengan layar AMOLED 6,59 inci, Full HD+, refresh rate 120 Hz, dan perlindungan Corning Gorilla Glass 7i. Poco X8 Pro Max membawa layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K dengan tingkat kecerahan 3.500 nits.

Samsung Galaxy A57 mengusung Super AMOLED 6,7 inci, Full HD+, dan refresh rate 120 Hz. Sementara itu, Infinix Note 60 Pro menawarkan layar AMOLED 6,78 inci resolusi 1,5K dengan kecerahan puncak 4.500 nits.

Kamera besar ikut memperkuat nilai jual

Samsung Galaxy A57 datang dengan kamera utama 50 MP OIS, 12 MP ultrawide, 8 MP makro, dan kamera depan 32 MP. Tecno Camon 50 Pro tampil paling berani di sektor selfie lewat kamera depan 80 MP, dipadukan kamera utama 50 MP OIS, ultrawide 8 MP, dan telefoto 50 MP.

Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max sama-sama membawa kamera utama 50 MP OIS, ultrawide 8 MP, dan selfie 20 MP. Infinix GT50 Pro 5G juga menawarkan kamera utama 50 MP OIS, ultrawide 8 MP, dan kamera depan 13 MP.

iQOO Z11 5G melengkapi daftar ini dengan kamera utama 50 MP dan selfie 32 MP yang mendukung video 4K 30 fps. Susunan tersebut menunjukkan bahwa kelas flagship murah kini tidak lagi mengorbankan sektor fotografi.

7 nama yang paling menonjol

Tujuh model yang paling menonjol dalam periode ini adalah Infinix GT50 Pro 5G, iQOO Z11 5G, Samsung Galaxy A57, Poco X8 Pro, Infinix Note 60 Pro, Poco X8 Pro Max, dan Tecno Camon 50 Pro. Masing-masing membawa kombinasi yang berbeda, mulai dari fokus gaming, efisiensi daya, desain premium, sampai kemampuan kamera.

Di antara semuanya, Poco X8 Pro Max tetap menjadi sorotan karena baterai 8.500 mAh dan performa kelas ekstrem. Namun bagi pengguna yang mencari paket lebih seimbang, Infinix GT50 Pro 5G, Poco X8 Pro, dan Samsung Galaxy A57 masih menawarkan spesifikasi yang terasa sangat kompetitif di kelasnya.

Berita Terkait