POCO X8 Pro Max Tampil Lebih Murah, iQOO 15R Balas dengan Layar 144Hz dan Gaming

Author: Redaksi Android62

POCO X8 Pro Max langsung mencuri perhatian karena membawa baterai 8.500 mAh dengan harga awal yang lebih rendah dibanding iQOO 15R. Dalam persaingan kelas menengah premium ini, selisih daya tahan dan banderol menjadi senjata utama POCO untuk menekan lawannya.

Di sisi lain, iQOO 15R tetap punya posisi yang kuat lewat Snapdragon 8 Gen 5, layar AMOLED 144Hz, dan bobot yang masih lebih ringan. Kombinasi itu membuat perangkat ini terasa lebih jelas diarahkan ke pengguna yang mengejar performa tinggi dan kenyamanan bermain gim.

Performa sama-sama kencang, tetapi fokusnya berbeda

iQOO 15R mengandalkan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 berbasis 3 nm dengan GPU Adreno 829. Perangkat ini juga dipadukan dengan RAM LPDDR5x Ultra 9600Mbps serta penyimpanan UFS 4.1 hingga 1 TB.

POCO X8 Pro Max memakai MediaTek Dimensity 9500s berbasis 3 nm dengan GPU Immortalis-G925 MC12. Varian yang disebut tersedia membawa RAM 12GB dan memori internal 256GB atau 512GB dengan teknologi UFS 4.1.

Hasil benchmark memperlihatkan selisih yang tipis. POCO X8 Pro Max mencatat skor AnTuTu total 2.855.421, sedangkan iQOO 15R membukukan 2.799.803 pada versi 11.1.0.

Rinciannya menunjukkan POCO unggul di CPU dan memori, sementara iQOO lebih tinggi di GPU dan UX. Dalam angka yang tersedia, POCO mencatat CPU 866.113, GPU 942.072, MEM 459.997, dan UX 587.239, sedangkan iQOO menorehkan CPU 829.648, GPU 971.754, MEM 362.223, dan UX 636.178.

Gadget360 menilai iQOO 15R sangat lancar untuk penggunaan harian. Media itu juga menyebut Snapdragon 8 Gen 5 membuat ponsel ini nyaman dipakai bermain gim, bahkan saat banyak aplikasi tetap berjalan di latar belakang.

David GadgetIn juga menyoroti posisi harga POCO X8 Pro Max yang dinilai cukup murah untuk kelas menengah premium. Ia menyebut spesifikasi teknis Dimensity 9500s setara dengan Dimensity 9400 Plus yang dipakai Xiaomi 15T Pro di kisaran harga 10 jutaan.

Layar dan pengalaman pakai ikut membelah pilihan

iQOO 15R membawa layar 6,59 inci 1.5K AMOLED dengan refresh rate 144Hz dan HDR10+. POCO X8 Pro Max hadir dengan panel OLED 6,83 inci 1.5K, refresh rate 120Hz–144Hz, dan tingkat kecerahan hingga sekitar 3200–3500 nits.

Youtuber Cupu menilai iQOO lebih unggul dalam refresh rate karena sudah 144Hz, sedangkan POCO masih berada di rentang 120Hz–144Hz. Ia juga menyoroti fitur always-on display iQOO yang punya opsi always, sementara di POCO belum sepenuhnya demikian.

Untuk pengguna yang mengutamakan layar lebih ringkas dan responsif saat bermain gim kompetitif, iQOO tampak lebih menarik. Namun, POCO menawarkan bidang pandang yang lebih besar untuk konsumsi konten dan pemakaian harian.

Baterai besar jadi kartu utama POCO

Keunggulan paling mencolok ada di sektor daya. iQOO 15R dibekali baterai 7.600 mAh dengan pengisian cepat 100W, sedangkan POCO X8 Pro Max membawa baterai 8.500–9.000 mAh dengan fast charging 100W.

GSMArena menilai baterai sebagai aspek paling mengesankan dari POCO X8 Pro Max. Dalam pengujiannya, kapasitas 8.500 mAh disebut mampu memberi daya tahan luar biasa dan menempatkannya di antara ponsel dengan baterai terlama yang pernah mereka ulas.

iQOO tetap unggul untuk pengguna yang memperhatikan bobot dan dimensi. Ponsel ini memiliki ketebalan 7,9 mm dengan berat sekitar 202 gram, sedangkan ringkasan perbandingan menempatkan bobot POCO di kisaran 218–220 gram.

Keduanya sama-sama mendukung Wi-Fi 7, NFC, USB Type-C, dan konektivitas 5G. Dari sisi ketahanan, iQOO disebut membawa sertifikasi IP68/IP69, sementara POCO hadir dengan IP68/IP69K.

Kamera sama di atas kertas, hasilnya tidak persis sama

Di sektor kamera, keduanya sama-sama memakai kamera utama 50 MP dengan OIS dan kamera ultrawide 8 MP. iQOO 15R membawa kamera depan 32 MP, sedangkan POCO X8 Pro Max menggunakan kamera depan 20 MP.

iQOO 15R disebut unggul dalam perekaman video karena mendukung 4K 60fps di kamera utama dan kamera depan. Fitur itu menjadi nilai penting bagi pengguna yang sering membuat vlog atau konten gim.

Hasil foto iQOO pada siang hari disebut bersih, dengan warna natural dan dynamic range yang rapi. Ponsel ini juga menawarkan focal length 23mm, 35mm, dan 50mm lewat digital crop.

POCO X8 Pro Max memakai sensor utama 50 MP dengan bukaan f/1.5 dan OIS. Hasil zoom 2x-nya dinilai cukup mumpuni di kelas harga tersebut, meski kualitas videonya masih disebut berada di level menengah.

Untuk portrait, POCO menghasilkan visual yang cenderung lebih natural dan stabilisasi video kamera depan yang lebih baik. iQOO lebih unggul pada resolusi rekaman kamera depan, konsistensi warna antar lensa, dan hasil portrait manusia yang terlihat lebih hidup.

Pada akhirnya, pilihan paling masuk akal bergantung pada prioritas pengguna. iQOO 15R lebih kuat untuk mereka yang mengejar gaming, layar 144Hz, dan video depan 4K, sedangkan POCO X8 Pro Max lebih menggoda bagi pembeli yang mencari baterai sangat besar, memori lega 512GB, dan harga awal yang lebih rendah.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru