POCO X8 Pro Yellow datang dengan bekal yang sulit diabaikan, yakni performa tinggi yang dipadukan dengan bodi lebih tangguh dan tampilan baru yang sangat menonjol. Varian ini mulai dipasarkan pada 25 Juni 2026 melalui kanal resmi POCO Indonesia.
Di balik warna kuning yang menjadi identitas khas POCO, perangkat ini membawa pendekatan desain yang lebih agresif. Panel belakangnya memakai konsep Racetrack Aesthetics, yaitu pola garis yang terinspirasi dari lintasan balap untuk menegaskan karakter perangkat yang identik dengan kecepatan.
Pada modul kamera, POCO menambahkan Dynamic RGB Light yang bisa dikustomisasi sesuai selera pengguna. Sentuhan visual ini membuat tampilan ponsel terasa lebih hidup tanpa mengubah arah utamanya sebagai perangkat performa tinggi.
Konstruksi dibuat lebih siap menghadapi pemakaian berat
POCO juga memperkuat sisi fisik perangkat dengan rangka berbahan logam. Layar ponsel dilindungi Corning Gorilla Glass 7i untuk membantu menahan benturan dan goresan dalam penggunaan harian.
Ketahanan perangkat semakin lengkap lewat sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Kombinasi ini menunjukkan kemampuan ponsel menghadapi debu, cipratan air, hingga paparan air bertekanan tinggi sesuai standar pengujian yang berlaku.
Chipset 4 nanometer dan pendingin besar jadi andalan
POCO X8 Pro Yellow mengandalkan MediaTek Dimensity 8500-Ultra yang dibuat dengan proses 4 nanometer. POCO menyebut chipset ini mampu meraih skor AnTuTu hingga sekitar 2,2 juta poin berdasarkan pengujian internal.
Untuk mendukung grafis, GPU pada platform ini diklaim meningkat hingga 25 persen dibanding generasi sebelumnya. Peningkatan itu diarahkan untuk mendukung gim modern dan pemrosesan visual yang lebih kompleks.
Agar performa tetap stabil saat beban kerja tinggi, perangkat ini memakai WildBoost Optimization bersama sistem pendingin 3D Dual-layer IceLoop berukuran 5.300 mm². Sistem ini dirancang membantu pembuangan panas dari komponen utama saat ponsel dipakai dalam sesi panjang.
Kinerja tersebut dilengkapi RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi ini membantu perpindahan aplikasi, waktu muat gim, dan instalasi aplikasi besar agar terasa lebih cepat.
Layar terang dan baterai besar untuk kebutuhan harian
Di bagian depan, POCO menyematkan layar AMOLED beresolusi 1.5K dengan tingkat kecerahan puncak 3.500 nits. Angka ini membuat layar tetap mudah dibaca saat digunakan di luar ruangan, termasuk di bawah sinar matahari langsung.
Perangkat ini juga membawa baterai 6.500 mAh dengan teknologi Silicon-Carbon. Teknologi tersebut memungkinkan kapasitas besar tanpa membuat dimensi perangkat meningkat secara signifikan.
Untuk pengisian daya, POCO menyiapkan 100W HyperCharge. Berdasarkan pengujian internal perusahaan, baterainya diklaim dapat terisi dari 1 persen hingga penuh dalam waktu sekitar 48 menit.
Kamera utama 50 MP dan fitur tambahan yang fungsional
Di sektor fotografi, POCO X8 Pro Yellow dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX882 dan OIS. Stabilisasi optik ini membantu mengurangi guncangan saat memotret maupun merekam video, terutama saat kondisi cahaya rendah atau saat pengguna bergerak.
POCO juga menyediakan wired reverse charging 27W. Fitur ini memungkinkan baterai ponsel digunakan untuk mengisi perangkat lain melalui kabel saat dibutuhkan dalam situasi darurat.
HyperOS 3 dan komunikasi tanpa jaringan
Dari sisi perangkat lunak, ponsel ini menjalankan Xiaomi HyperOS 3 yang terintegrasi dengan HyperAI dan Google Gemini. Salah satu fitur yang ikut diperkenalkan adalah Xiaomi Offline Communication, yang memungkinkan komunikasi suara dalam radius hingga satu kilometer tanpa bergantung pada jaringan seluler maupun internet.
Menurut POCO Indonesia, warna kuning sudah lama menjadi identitas merek tersebut, dan kehadiran POCO X8 Pro Yellow memperluas pilihan bagi pengguna yang menginginkan perangkat berorientasi performa dengan tampilan yang lebih mencolok. Varian ini akan tersedia di Mi.com dan POCO Official Store di berbagai platform e-commerce, termasuk Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Lazada, serta Akulaku.
