Polisi Tangkap Vokalis Band Kendari Terkait Dugaan Cabul Anak Tiri, Terbongkar Dari Jejak Digital

Author: Redaksi Android62

Polisi menangkap seorang pria berinisial AYP, 42 tahun, yang disebut sebagai vokalis band lokal di Kendari setelah muncul laporan dugaan persetubuhan terhadap anak. Penangkapan itu dilakukan Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari pada Senin malam, 1 Juni 2026, di sebuah rumah indekos di Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Kasus ini menarik perhatian karena dugaan perbuatan itu disebut terjadi berulang dalam rentang waktu yang panjang. Penyidik kini masih memeriksa AYP untuk menelusuri seluruh rangkaian peristiwa yang dilaporkan dan menguatkan keterangan yang sudah masuk.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut proses pemeriksaan masih berlangsung untuk mendalami laporan dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan tidak hanya terjadi satu kali.

Yang membuat kasus ini terbongkar adalah temuan ibu kandung korban, IN. Ia menemukan jejak aktivitas dan percakapan digital yang dinilai janggal antara AYP dan anaknya, lalu temuan itu memunculkan kecurigaan serius.

Dari situlah IN mendorong anaknya untuk bercerita lebih jauh. Setelah didesak, korban akhirnya mengungkap apa yang dialaminya dan polisi menyebut anak tersebut mengalami trauma mendalam.

Keterangan awal yang dihimpun penyidik juga mengarah pada dugaan bahwa peristiwa itu terjadi saat AYP masih menjadi suami sah dari ibu korban. Welliwanto mengatakan, IN dan AYP masih berstatus suami istri pada 2024, dan kini keduanya telah bercerai.

Polisi menduga perbuatan itu berlangsung sejak 2024 hingga 2026. Karena itu, penyidik masih menelusuri seluruh kronologi untuk memastikan rangkaian kejadian yang dilaporkan dan memperjelas bukti yang sudah dikumpulkan.

Di ruang publik, nama AYP cepat menjadi bahan pembicaraan meski polisi hanya mengungkap inisialnya. Di kolom komentar akun media sosial @Kendariinfo, sejumlah warganet menyebut AYP sebagai vokalis Rockafada, band lokal yang cukup dikenal di Kendari.

Reaksi warganet dipenuhi rasa kaget dan kecewa. Sebagian komentar juga menyinggung popularitas band tersebut yang belakangan meningkat dan sering tampil di acara-acara besar di Kendari.

Keterkaitan nama AYP dengan Rockafada membuat perkara ini berkembang bukan hanya sebagai proses hukum, tetapi juga sebagai sorotan terhadap sosok publik yang sebelumnya dikenal lewat panggung hiburan. Warganet bahkan mengaitkan band itu dengan penampilan mereka sebagai band pembuka pada perayaan HUT Kota Kendari.

Saat pemeriksaan terus berjalan, perhatian publik kini tertuju pada langkah penyidik berikutnya dan perlindungan bagi korban yang disebut masih mengalami trauma. Kasus ini juga menunjukkan bagaimana jejak digital dapat membuka dugaan kejahatan seksual yang terjadi di lingkungan keluarga.

Source: www.suara.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru