Prabowo Tak Toleransi Pejabat Tak Loyal, Jabatannya Diminta Diserahkan

Author: Redaksi Android62

Prabowo Subianto menegaskan bahwa jabatan penting di pemerintahan tidak layak diisi oleh orang yang tidak punya keberpihakan pada bangsa. Ia menyampaikan bahwa siapa pun yang tidak mau membela kepentingan rakyat sebaiknya mundur dari posisi yang dipegang.

Pernyataan itu disampaikan dalam acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah. Pesan tersebut disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Kabinet Republik Indonesia dan dikutip dari Antara.

Loyalitas pada negara jadi ukuran utama

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa kecerdasan dan pendidikan tinggi tidak boleh dipakai untuk tujuan yang merugikan Indonesia. Menurut dia, kemampuan intelektual justru harus diarahkan untuk memperkuat bangsa, bukan membantu pihak lain yang menguras kekayaan nasional.

Prabowo juga menyampaikan peringatan yang sangat tegas kepada pejabat dan kalangan intelektual. “Pilih, bela rakyatmu atau mengabdi ke pihak lain. Saya tidak akan menoleransi mereka yang tidak patriotik,” kata Prabowo dalam kesempatan itu.

Ia menambahkan bahwa tidak ada tempat di lingkar pemerintah bagi orang yang pintar tetapi tidak membela bangsa sendiri. Sikap itu, menurut Prabowo, terutama berlaku bagi mereka yang menduduki posisi penting dalam pemerintahan maupun ruang strategis lain.

Bukan anti negara lain, tetapi berpihak pada kepentingan nasional

Prabowo juga menjelaskan bahwa sikap tegas itu tidak berarti pemerintah memusuhi negara lain. Namun, ia menilai Indonesia tidak boleh terus membiarkan kekayaan nasional mengalir keluar sementara rakyat masih menghadapi berbagai kesulitan.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa pemerintahannya ingin menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas. Bagi Prabowo, keberpihakan kepada negara sendiri bukan sekadar slogan, melainkan ukuran dasar bagi pejabat dan intelektual yang ingin terlibat dalam agenda pemerintahan.

Nada serupa terlihat ketika Prabowo menyinggung soal kesetiaan dalam bekerja. Ia memberi sinyal bahwa siapa pun yang tidak sejalan dengan arah itu tidak perlu memaksakan diri tetap berada di dalam sistem.

Dorongan untuk lahirnya profesor yang berpihak pada rakyat

Di sisi lain, Prabowo mendorong munculnya kalangan intelektual yang berdiri bersama bangsa. Ia menyebut gagasan “Profesor Merah Putih” sebagai simbol akademisi dan ilmuwan yang bekerja bersama rakyat, bukan menjauh dari kebutuhan publik.

Prabowo menilai ilmu pengetahuan tidak boleh dipakai untuk menutup korupsi atau penyalahgunaan kekuasaan. Menurut dia, kalangan terdidik justru memiliki tanggung jawab penting untuk membantu negara agar semakin kuat.

Pandangan itu memperlihatkan bahwa Prabowo ingin mendorong etika baru di ruang intelektual. Dalam kerangka tersebut, kemampuan teknis saja tidak cukup jika tidak disertai keberpihakan moral kepada bangsa.

Tanggapan untuk mereka yang pesimistis

Prabowo juga menyinggung kelompok yang pesimistis terhadap masa depan Indonesia dan memilih meninggalkan Tanah Air. Ia menyatakan sikap seperti itu tidak perlu dibesar-besarkan karena pemerintah tetap fokus bekerja untuk masyarakat.

“Ada yang mau kabur, silakan. Mau ke mana? Lihatlah, Indonesia saat ini termasuk negara paling aman di dunia,” ujar Prabowo. Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah tidak akan mengubah arah kerja hanya karena ada pihak yang tidak sejalan.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo memperjelas bahwa siapa pun yang tidak cocok dengan visi pemerintah tidak wajib bergabung. Fokus pemerintahannya, menurut dia, sudah jelas yakni bekerja untuk rakyat dan menjaga kepentingan nasional tetap menjadi prioritas utama.

Dengan penekanan itu, isu patriotisme kembali muncul sebagai sorotan dalam hubungan antara negara, pejabat, dan kalangan intelektual. Jabatan dan pengetahuan, menurut Prabowo, baru bermakna jika digunakan untuk membela rakyat dan menjaga agar kekayaan Indonesia tidak terus berpindah keluar tanpa memberi manfaat yang adil bagi masyarakat.

Source: www.beritasatu.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru