ProArt P16 Dan P14 Bisa Jalankan AI Lokal, ASUS Bawa PC AI Baru Ke Computex 2026

Author: Redaksi Android62

ASUS membawa pendekatan yang lebih serius terhadap AI PC di COMPUTEX 2026 dengan memperluas dukungan AI lokal ke berbagai lini perangkat. Yang paling menonjol adalah ProArt P16 dan ProArt P14, dua laptop kreator yang menjadi perangkat ASUS pertama dengan teknologi NVIDIA RTX Spark.

Langkah ini menunjukkan bahwa ASUS tidak lagi menempatkan AI sebagai fitur pelengkap. Perusahaan justru menjadikannya pusat pengalaman komputasi, mulai dari kebutuhan kreator profesional, pengguna mobilitas tinggi, hingga keluarga yang mencari perangkat harian yang lebih cerdas.

ProArt jadi pusat perhatian

ProArt P16 dan ProArt P14 dibekali NVIDIA RTX Spark, platform yang disiapkan untuk era AI Agent dan komputasi AI generasi berikutnya. Di dalamnya ada GPU NVIDIA Blackwell RTX dengan 6.144 CUDA Core dan Tensor Core generasi kelima dengan dukungan presisi FP4.

ASUS juga memasangkan CPU NVIDIA Grace 20-core lewat NVIDIA NVLink-C2C untuk mempercepat pemrosesan AI lokal. Kombinasi ini diklaim membuat performa AI mencapai 1 petaflop, dengan dukungan unified memory hingga 128GB agar pengguna bisa menjalankan AI Agent tanpa sepenuhnya bergantung pada cloud.

Untuk mendukung kebutuhan kreator, ASUS menambahkan ProArt Creator Hub, MuseTree, dan StoryCube. Laptop ini juga memakai layar ASUS Lumina Pro OLED dengan HDR hingga 1.600 nits, refresh rate 120Hz, dan Variable Refresh Rate.

Lini premium dan harian ikut diperbarui

Di kelas premium, ASUS menghadirkan Zenbook 14 dengan pilihan prosesor Intel, AMD, dan Snapdragon generasi terbaru. Bobotnya hanya 1,1 kilogram dan bodinya memakai material Ceraluminum yang diklaim ringan sekaligus tangguh.

Zenbook 14 juga hadir dalam warna Arctic Blue dan Komodo Coral. ASUS menyebut baterainya mampu bertahan lebih dari 21 jam dalam sekali isi daya, sementara NPU hingga 50 TOPS membuatnya siap menjalankan fitur AI Copilot+ PC secara optimal.

Perangkat ini masih dilengkapi layar ASUS OLED, keyboard ergonomis dengan key travel 1,7 mm, smart gesture touchpad, audio dual-speaker, serta fitur keamanan seperti Windows Hello, Microsoft Pluton, dan passkey. Di sisi lain, ASUS menyasar pengguna yang lebih aktif bergerak lewat Vivobook S14 dan Vivobook S16 berbasis Snapdragon X.

Keduanya masuk keluarga Copilot+ PC dan membawa NPU hingga 45 TOPS untuk multitasking yang lebih responsif sekaligus hemat daya. ASUS juga membekali seri ini dengan layar OLED hingga 16 inci berasio 16:10, cakupan warna 100% DCI-P3, dan daya tahan baterai lebih dari 25 jam.

Pilihan yang lebih fleksibel untuk mobilitas

Bagi pengguna yang membutuhkan perangkat serbaguna, ASUS menyiapkan Vivobook S14 Flip dan Vivobook S16 Flip. Kedua model ini memakai engsel 360 derajat, layar sentuh 2K OLED, serta dukungan ASUS Pen 3.0 untuk mencatat atau menggambar secara digital.

Pendekatan itu memperluas pilihan bagi pengguna yang ingin perangkat untuk kerja, belajar, dan kegiatan kreatif ringan dalam satu perangkat. ASUS tampak ingin memastikan AI PC mereka tidak hanya kuat di atas kertas, tetapi juga fleksibel untuk kebiasaan pakai yang berbeda.

Desktop, AiO, dan tablet ikut masuk ekosistem AI

Tidak hanya laptop, ASUS juga membawa AI ke perangkat rumahan lewat V700 Mini Tower, V200 AiO, dan V400 AiO. V700 Mini Tower tampil dengan desain modern bermotif kayu dan ditenagai Intel Core Ultra 9, dengan opsi GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series.

Untuk penggunaan keluarga atau produktivitas harian, V200 AiO hadir dengan desain ultra-ramping dan prosesor AMD Ryzen 5. Sementara itu, V400 AiO membawa layar 27 inci dan platform Snapdragon yang mendukung kemampuan AI modern.

ASUS juga menandai kembalinya mereka ke pasar tablet lewat ASUS Pad (T3201). Perangkat ini memakai layar 12,2 inci 2.8K Dual-Layer OLED dengan refresh rate 144Hz, empat speaker Dolby Atmos, ketebalan 6,5 mm, dan bobot sekitar 523 gram.

Tablet tersebut ditenagai MediaTek Dimensity 8300 dan baterai 9.000mAh. ASUS juga menyebut pengisian cepatnya bisa mencapai 50 persen dalam 30 menit.

Asisten AI dan software ikut diperkuat

Untuk sisi pengalaman pengguna, ASUS memperkenalkan Zenni Claw sebagai asisten AI baru. Fungsinya membantu pengguna memanfaatkan AI Agent dalam aktivitas harian, mulai dari mengelola pekerjaan, menyusun jadwal, mengatur proyek kreatif, hingga mempersiapkan perjalanan.

Zenni Claw memakai pendekatan komputasi hibrida yang menggabungkan pemrosesan lokal dan cloud. ASUS menargetkan pengalaman yang tetap cepat, aman, dan efisien lewat antarmuka yang sederhana.

Di ranah software, ASUS memperluas MuseTree dengan teknologi FLUX.2 yang dipercepat GPU NVIDIA RTX. ASUS juga mengklaim integrasi NVFP4 dari Black Forest Labs memungkinkan pembuatan gambar dan video berlangsung nyaris instan pada perangkat berbasis RTX.

Selain itu, ASUS bekerja sama dengan Goodnotes untuk memberi akses gratis Goodnotes Essential selama tiga bulan, lengkap dengan fitur premium berbasis AI bagi pengguna perangkat ASUS yang memenuhi syarat. Melalui rangkaian perangkat dan software ini, ASUS menempatkan AI sebagai fitur yang langsung bekerja di perangkat, bukan sekadar label pemasaran.

Berita Terbaru