Protes Meledak Saat Katy Perry Dipilih Tampil Di Pembukaan Piala Dunia 2026

Author: Redaksi Android62

Penunjukan Katy Perry sebagai penampil utama upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 langsung memicu perdebatan luas di media sosial. Banyak penggemar sepak bola menilai pilihan itu kurang mewakili suasana turnamen terbesar di dunia.

Reaksi publik terbelah tajam setelah pengumuman tersebut dibagikan akun Pop Crave di platform X pada Jumat (8/5/2026). Di satu sisi, ada yang meragukan relevansi Perry untuk membuka panggung sepak bola global, tetapi di sisi lain ada pula yang membela keputusan FIFA.

Kritik paling keras datang dari kalangan penggemar sepak bola yang merasa nama Perry tidak cukup dekat dengan atmosfer turnamen. Sejumlah komentar menyebut panitia seharusnya memilih artis lain yang dianggap lebih pas untuk acara pembukaan.

Ada juga warganet yang menyoroti jarak antara Perry dan komunitas sepak bola. “Atas nama komunitas sepak bola, kami tidak mengenal Katy Perry,” tulis salah satu pengguna, menggambarkan kekecewaan atas pilihan tersebut.

Selain soal sosoknya, pertanyaan lain muncul mengenai lagu yang akan dibawakan Perry di acara pembukaan. Beberapa pengguna mempertanyakan apakah Perry masih memiliki lagu yang cukup relevan untuk momen sebesar Piala Dunia.

“Dia tidak punya lagu hit terbaru. Jadi apa yang akan dia nyanyikan? Roar? Firework? The One That Got Away?” tulis salah satu komentar yang ikut memperkeruh diskusi di jagat maya. Komentar seperti ini membuat perdebatan tidak hanya soal nama penampil, tetapi juga soal materi pertunjukan yang dinilai akan dibawakan.

Meski protes bermunculan, keputusan FIFA juga mendapat dukungan dari sebagian penggemar. Mereka menilai Perry punya pengalaman besar di panggung hiburan internasional dan sudah terbiasa tampil dalam acara berskala global.

Salah satu alasan yang kerap disebut pendukung adalah keterlibatan Perry sebagai bintang utama pertunjukan paruh waktu Super Bowl 2015. Bagi mereka, pengalaman itu menjadi bukti bahwa Perry mampu membawa energi besar ke panggung yang disorot penonton dunia.

“Dia membawa energi luar biasa ke panggung. Ini membuat saya semakin tidak sabar menunggu Piala Dunia,” tulis seorang penggemar. Ada pula yang melihat kehadiran Perry sebagai peluang menghadirkan momen ikonik pada pembukaan turnamen mendatang.

Popularitas Perry sendiri memang sudah terbangun sejak lama di industri musik. Namanya mulai dikenal luas lewat lagu I Kissed a Girl pada 2008, lalu semakin melejit setelah album Teenage Dream dirilis pada 2010.

Album itu melahirkan sejumlah lagu hit seperti California Gurls, Firework, dan ET. Sementara itu, album terbarunya, Smile, dirilis pada 2020.

Di luar urusan musik, Perry juga pernah menjadi sorotan karena tuduhan pelecehan seksual yang dilontarkan aktris Ruby Rose terkait insiden di sebuah klub malam di Melbourne sekitar 20 tahun lalu. Kasus itu disebut tengah diselidiki Kepolisian Victoria di Australia.

Pihak Katy Perry membantah tuduhan tersebut dan menyebut klaim Ruby Rose sebagai tuduhan palsu serta tidak berdasar. Di tengah protes dan dukungan yang terus bergulir, penunjukan Perry untuk pembukaan Piala Dunia 2026 tetap menjadi topik yang ramai dibahas di media sosial.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru