PSS Sleman Dan Persipura Sama-Sama Memimpin, Perebutan Tiket Promosi Kian Menegang Di Laga Terakhir

Persaingan tiket promosi di Grup 2 Championship Liga 2 2025/2026 kini benar-benar berada di ujung tanduk. PSS Sleman dan Persipura Jayapura sama-sama berada di jalur kemenangan pada laga pamungkas, sehingga nasib promosi langsung ke Super League harus ditentukan sampai detik akhir.

Di papan atas, kedua tim sama-sama mengoleksi 53 poin. PSS berada dalam posisi paling menguntungkan karena unggul agregat gol atas Persipura, jadi hasil akhir mereka akan sangat menentukan tanpa harus terlalu bergantung pada laga tim lain.

PSS memegang kendali di Maguwoharjo

PSS Sleman tampil efektif saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo. Mereka memimpin 1-0 lewat gol Gustavo Henrique dan menjaga tekanan sepanjang laga.

Kendali permainan juga terlihat dari statistik yang mereka catat. PSS memegang penguasaan bola hingga 62 persen dan melepaskan tiga tembakan tepat sasaran, sebuah modal penting saat persaingan promosi sedang begitu ketat.

Persipura menjaga asa di Jayapura

Di laga lain, Persipura Jayapura juga tidak mau kehilangan momentum ketika meladeni Persiku Kudus di Stadion Lukas Enembe. Tim tuan rumah unggul 2-0 melalui gol William Lugo dan penalti Jeam Kelly Sroyer.

Hasil itu membuat persaingan di puncak klasemen tetap hidup sampai laga selesai. Dengan poin yang sama, Persipura harus terus menunggu apakah hasil akhir mereka cukup untuk menyalip atau setidaknya menjaga peluang finis di atas PSS.

Barito Putera masih memburu playoff

Di belakang dua tim teratas, Barito Putera bertahan di posisi ketiga dengan 50 poin. Mereka masih harus menghadapi Persipal Palu di Stadion 17 Mei Banjarmasin untuk mengamankan tiket playoff.

Pelatih Stefano “Teco” Cugurra meminta timnya tetap fokus dan tidak lengah. Ia menegaskan persiapan skuad berjalan baik dan target utama Barito adalah meraih kemenangan di kandang.

Sorotan juga tertuju pada wasit

Tiga laga penentu itu ikut menarik perhatian karena PSSI tetap memakai wasit lokal. Yudi Nurcahya ditunjuk memimpin laga Barito Putera kontra Persipal, sedangkan M Erlan Effendi dan Axel Febrian Sinaga bertugas di Sleman dan Jayapura.

Penunjukan itu sebelumnya sempat disorot oleh Barito Putera. Manajemen klub meminta laga dipimpin wasit asing karena menilai ketatnya persaingan di Grup Timur membuat fase krusial ini perlu pengadil dari luar negeri demi menjaga integritas kompetisi.

Mereka juga menekankan harapan agar standar profesionalisme meningkat dan Laws of the Game diterapkan secara konsisten. Dengan kondisi klasemen yang masih rapat, setiap keputusan di lapangan bisa ikut memengaruhi nasib promosi dan playoff.

Persaingan pun belum selesai. PSS Sleman dan Persipura Jayapura masih sama-sama memegang peluang besar untuk promosi langsung, sementara Barito Putera terus mengejar tempat di playoff di tengah hasil-hasil yang masih bisa mengubah papan klasemen secara drastis.

Berita Terkait