Uzbekistan Tembus Piala Dunia 2026, Debut Bersejarah Setelah Jalan Panjang

Uzbekistan akhirnya memastikan tempat di Piala Dunia 2026 dan menorehkan debut bersejarah sebagai negara merdeka. Kepastian itu menempatkan White Wolves ke dalam daftar debutan pada turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Kelolosan ini terasa besar bukan hanya karena status debut, tetapi juga karena datang setelah rangkaian kegagalan panjang di fase penentuan sebelumnya. Uzbekistan berkali-kali mendekati tiket putaran final, namun baru kali ini berhasil melewati garis akhir.

Langkah stabil sejak putaran kedua

Perjalanan Uzbekistan menuju Piala Dunia 2026 dimulai dari putaran kedua kualifikasi AFC dengan performa yang konsisten. Mereka mencatat empat kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk dua kali menahan Iran yang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia.

Modal itu membawa Uzbekistan melaju mulus ke fase berikutnya tanpa banyak hambatan. Pada putaran ketiga, mereka masih mampu menjaga daya saing meski sempat kalah 2-3 saat bertandang ke Qatar.

Tekanan lama yang akhirnya terbayar

Dalam dua dekade terakhir, Uzbekistan beberapa kali berada sangat dekat dengan Piala Dunia, tetapi selalu gagal pada momen krusial. Mereka pernah tersingkir oleh Bahrain pada kualifikasi Piala Dunia 2006 dan kembali gagal setelah kalah adu penalti dari Yordania pada jalur menuju Piala Dunia 2014.

Sejumlah pemain seperti Server Djeparov, Odil Ahmedov, dan Ignatiy Nesterov pernah menjadi bagian dari generasi yang membawa Uzbekistan bersaing sampai tahap akhir. Namun, tiket ke putaran final baru benar-benar hadir melalui skuad saat ini.

Peran pemain kunci di lini tengah dan depan

Salah satu nama yang paling menonjol sepanjang kualifikasi adalah Abbosbek Fayzullaev. Gelandang berusia 22 tahun itu mencetak gol-gol penting, termasuk saat melawan Korea Utara dan Iran, yang ikut menentukan posisi Uzbekistan di klasemen.

Di lini depan, Eldor Shomurodov juga menjadi figur penting. Pengalaman bermain di Eropa membuat penyerang yang kini membela Istanbul Basaksehir dengan status pinjaman dari Roma itu dipandang sebagai salah satu sosok paling berpengaruh di tim.

Tim pelatih berganti setelah tiket diamankan

Timnas Uzbekistan sempat dipimpin Timur Kapadze sepanjang sebagian besar kampanye kualifikasi. Ia juga pernah merasakan kegagalan pahit ketika Uzbekistan kalah adu penalti dari Yordania pada jalur menuju Piala Dunia 2014.

Setelah tiket ke turnamen utama dipastikan, Asosiasi Sepak Bola Uzbekistan menunjuk Fabio Cannavaro sebagai pelatih kepala pada Oktober 2025 untuk mempersiapkan tim. Mantan kapten Italia itu datang dengan reputasi besar setelah membawa negaranya juara Piala Dunia 2006 dan meraih Ballon d’Or pada tahun yang sama.

Skuad yang memadukan pengalaman dan energi muda

Cannavaro kini memimpin komposisi tim yang masih mempertahankan banyak pemain dari skuad kualifikasi. Di sektor belakang, perhatian tertuju pada Abdukodir Khusanov yang bermain untuk Manchester City dan diproyeksikan sebagai salah satu pilar pertahanan.

Uzbekistan juga membawa nama-nama seperti Otabek Shukurov, Jaloliddin Masharipov, Oston Urunov, Igor Sergeev, hingga Utkir Yusupov di posisi kiper. Komposisi itu memberi keseimbangan antara pengalaman internasional dan tenaga pemain muda yang terus berkembang.

Daftar pemain Uzbekistan untuk Piala Dunia 2026

PosisiNama Pemain
KiperUtkir Yusupov, Abduvohid Nematov, Botirali Ergashev
BekRustam Ashurmatov, Farrukh Sayfiev, Khojiakbar Alijonov, Sherzod Nasrullaev, Umar Eshmurodov, Abdukodir Khusanov, Abdulla Abdullaev, Bekhruz Karimov, Jakhongir Urozov, Avazbek Ulmasaliev
GelandangOtabek Shukurov, Jaloliddin Masharipov, Odiljon Hamrobekov, Oston Urunov, Jamshid Iskanderov, Dostonbek Khamdamov, Abbosbek Fayzullaev, Akmal Mozgovoy, Azizjon Ganiev, Sherzod Esanov
PenyerangEldor Shomurodov, Igor Sergeev, Azizbek Amonov

Tantangan berat menunggu di fase grup

Uzbekistan tergabung di Grup K bersama Portugal, RD Kongo, dan Kolombia. Mereka akan memulai laga melawan Kolombia di Mexico City Stadium pada 18 Juni, lalu menghadapi Portugal di Houston Stadium pada 24 Juni, sebelum menutup fase grup melawan RD Kongo di Atlanta Stadium pada 28 Juni.

Bagi Uzbekistan, debut ini menjadi penegasan bahwa jalan panjang menuju Piala Dunia akhirnya berbuah hasil. Dengan Cannavaro di pinggir lapangan, para pemain senior yang berpengalaman, dan generasi muda yang sedang naik, White Wolves kini bersiap menghadapi ujian terbesar mereka di panggung dunia.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait