PSS Sleman memastikan tempat di Super League 2026-2027 setelah menaklukkan PSIS Semarang 3-0 di Stadion Maguwoharjo. Hasil itu bukan hanya memberi tiga poin, tetapi juga mengunci posisi puncak klasemen akhir Grup 2 Championship.
Kemenangan tersebut membuat Laskar Super Elang Jawa pulang dengan kepastian promosi dari laga terakhir fase grup. Di pertandingan penentuan itu, tim asuhan Ansyari Lubis tampil efisien dan mampu menjaga kendali sampai laga berakhir.
Gol datang di momen yang tepat
PSS membuka keunggulan lewat Gustavo Tocantins pada menit ke-38. Gol itu membuat tuan rumah menutup babak pertama dalam posisi unggul dan memberi landasan penting untuk mengatur ritme permainan selepas jeda.
Setelah turun minum, PSS tetap menjaga tekanan ke pertahanan PSIS. Haqi Junior kemudian menambah skor pada menit ke-58, sebelum Arda Alfareza menutup kemenangan lewat tendangan bebas pada menit ke-87.
Tiga gol itu lahir pada waktu yang berbeda, tetapi semuanya memberi dampak besar bagi laga penentuan tersebut. PSS tidak membiarkan keunggulan mereka lepas hingga peluit akhir berbunyi.
Persaingan papan atas sampai akhir
Tambahan tiga poin membawa PSS Sleman mengoleksi 56 poin dari 27 pertandingan. Raihan itu sekaligus memastikan tiket promosi dan mengantar mereka ke partai final Championship melawan Garudayaksa FC menurut Kompas.com.
Perebutan posisi teratas di Grup 2 berlangsung sangat ketat hingga laga terakhir. Persipura Jayapura juga menutup fase ini dengan 56 poin setelah menang 2-0 atas Persiku Kudus, tetapi mereka tetap harus puas berada di bawah PSS.
Penentuan akhirnya ditetapkan lewat head-to-head dan selisih gol. PSS unggul dengan surplus 34 gol, sedangkan Persipura mencatat surplus 27 gol.
Persipura harus lewat jalur playoff
Situasi itu membuat Persipura Jayapura harus mencari jalan lain untuk bisa promosi. Mereka akan menghadapi Adhyaksa FC Banten dalam playoff untuk memperebutkan satu slot tersisa di Super League.
Kondisi tersebut menunjukkan betapa rapatnya persaingan di papan atas Grup 2 Championship. Dua tim teratas sama-sama mengumpulkan 56 poin, tetapi detail klasemen membuat hasil akhirnya berbeda jauh.
Laga penutup grup juga menghasilkan skor besar
Selain duel PSS Sleman kontra PSIS Semarang, pertandingan lain di penutupan Grup 2 juga berlangsung produktif. Barito Putera menang 8-3 atas Persipal FC, sementara Tornado Pekanbaru mengalahkan Persela Lamongan 5-0.
Rangkaian hasil itu memperlihatkan tingginya produktivitas gol pada fase akhir grup. Di antara semua skor besar tersebut, kemenangan bersih PSS tetap menjadi sorotan utama karena langsung mengunci langkah mereka kembali ke kasta tertinggi.







