Mads Borchers sempat membawa HJK berharap penuh pada tiga poin setelah mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir. Namun harapan itu buyar karena laga kontra Ilves tetap berakhir 2-2, dan tuan rumah kembali kehilangan dua angka di Töölö.
Hasil ini menambah daftar masalah HJK pada awal musim. Dari lima laga liga terakhir, mereka hanya sekali meraih kemenangan, sementara laju poin mereka belum bergerak ke arah yang biasanya identik dengan kandidat juara.
Masih jauh dari ritme juara
Jika melihat tren 10 musim terakhir, HJK umumnya sudah mengumpulkan 17 hingga 22 poin pada fase seperti sekarang saat akhirnya menjadi juara. Kali ini mereka baru mengantongi 12 poin, jumlah yang sama seperti pada fase serupa musim 2024 dan hanya satu poin lebih baik dibanding musim 2019.
Angka itu memperlihatkan betapa tertinggalnya start HJK dibanding musim-musim ketika mereka tampil paling kuat. Bukan hanya soal hasil, tetapi juga soal konsistensi yang belum kunjung muncul di beberapa pekan awal kompetisi.
Di atas lapangan, HJK sebenarnya masih sering memegang kendali permainan. Mereka kerap menguasai bola dan menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhir belum cukup tajam untuk mengubah dominasi itu menjadi kemenangan.
Dominasi belum sebanding dengan hasil
Sebelum menghadapi Ilves, HJK bahkan tercatat memiliki jumlah tembakan tepat sasaran per laga yang termasuk salah satu yang terendah di liga, tepatnya kelima paling sedikit. Serangan mereka juga dinilai berjalan terlalu lambat, sehingga lawan tidak dipaksa bertahan dalam tekanan tinggi terlalu lama.
Di sisi lain, lini belakang justru masih menjadi bagian yang paling stabil. HJK kebobolan dengan laju yang kurang lebih masih sejalan dengan musim-musim juara mereka dalam satu dekade terakhir.
Meski begitu, stabilnya pertahanan belum cukup menutupi masalah di depan. Saat peluang datang, HJK masih kesulitan menuntaskannya dengan efisien.
Ilves memanfaatkan celah dengan lebih cepat
Ilves datang dengan awal yang lebih berani dan langsung memberi ancaman kepada tuan rumah. Maksim Stjopin membuka skor lewat gol pertamanya setelah bola sapuan Alfie Cicale jatuh tepat ke arahnya dari situasi bola mati.
Mantan pemain HJK itu kemudian menyelesaikan peluang dengan tembakan voli ke sudut bawah. Gol tersebut menjadi gol keduanya musim ini dan membuat HJK sempat berada dalam tekanan sejak awal.
Setelah tertinggal, HJK perlahan mengambil alih lebih banyak permainan. Upaya mereka akhirnya membuahkan gol penyeimbang jelang turun minum saat Brooklyn Lyons-Foster menyambar bola pada menit ke-43 setelah Ilves gagal membersihkan situasi di kotak penalti.
Peluang emas terbuang, Stjopin kembali menghukum
Babak kedua sempat membuka jalan terbaik bagi HJK untuk berbalik unggul. Liam Möller mengirim Teemu Pukki dalam lari terobosan, tetapi Otso Virtanen bergerak cepat dan merebut bola dari kaki penyerang itu.
Momen tersebut terasa penting karena peluang itu tampak sebagai kesempatan paling jelas bagi HJK untuk membalikkan keadaan. Namun setelah peluang itu hilang, Ilves justru kembali menemukan celah saat serangan balik mereka berjalan efektif.
Teemu Hytönen membawa bola jauh ke depan dan menunggu pergerakan Stjopin sebelum mengirim umpan yang membuka ruang tembak. Stjopin lalu melepas sepakan melewati dua pemain HJK dan mengarahkannya ke tiang jauh untuk membuat Ilves unggul 2-1.
Gol kedua itu menjadikan Stjopin sosok paling menonjol dalam pertandingan. Bagi HJK, gol tersebut kembali menambah tekanan karena mereka harus mengejar skor untuk kedua kalinya dalam laga ini.
Gol akhir Borchers tak cukup menyelamatkan HJK
HJK tetap terus mencari jalan untuk kembali ke pertandingan sampai menit akhir. Tujuh menit sebelum laga usai, Teemu Pukki bergerak ke arah gawang dan Mads Borchers menuntaskan peluang itu menjadi gol penyama kedudukan.
Skor 2-2 sempat memberi harapan bahwa HJK masih bisa menyelamatkan tiga poin. Tetapi situasi berubah saat Mihailo Bogićević menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan.
Kartu merah itu praktis menutup ruang bagi HJK untuk mengejar gol kemenangan. Ilves pun pulang dengan satu poin, sementara HJK kembali harus merasakan frustrasi karena dua angka melayang lagi dalam laga yang sempat mereka kuasai.
