Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani membuka China Open 2026 dengan kemenangan dua gim langsung atas pasangan Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai. Hasil 21-17, 21-19 itu menjadi kabar penting karena Reza tampil setelah kondisi punggungnya membaik hingga 80 persen.
Pemulihan tersebut memberi ruang bagi pasangan Indonesia untuk kembali menjalankan permainan dengan lebih leluasa. Reza sebelumnya mengalami gangguan punggung yang membuat penampilannya belum maksimal pada Japan Open pekan lalu.
Modal Positif Setelah Masa Pemulihan
Reza menyatakan kondisinya jauh lebih baik setelah menjalani beberapa kali perawatan. Meski masih ada sedikit rasa tidak nyaman, ia menilai perkembangan tersebut menjadi modal untuk melanjutkan pertandingan di China Open.
“Hari ini saya merasa mendingan dibandingkan saat main di Japan Open. Kondisi punggung masih ada terasa sedikit tapi sudah 80% membaik setelah ada beberapa kali treatment kemarin,” ujar Reza melalui keterangan PBSI.
Pada Japan Open, Sabar/Reza terhenti di babak kedua setelah kalah dari Ben Lane/Sean Vendy. Saat itu, Reza bermain ketika cedera punggungnya kembali kambuh dan pasangan Indonesia kalah dalam dua gim.
| Turnamen | Lawan | Hasil | Tahap |
|---|---|---|---|
| China Open 2026 | Aaron Chia/Aaron Tai | Menang 21-17, 21-19 | Babak pertama |
| Japan Open | Ben Lane/Sean Vendy | Kalah 11-21, 17-21 | Babak kedua |
Adaptasi di Arena Berangin
Kemenangan atas wakil Malaysia itu juga lahir dari kemampuan Sabar/Reza menyesuaikan diri dengan kondisi arena. Sabar mengatakan angin di lapangan dan komposisi baru duet Aaron Chia/Aaron Tai menuntut kewaspadaan sejak awal laga.
Pasangan Indonesia berupaya menjaga tekanan sepanjang pertandingan untuk mengendalikan reli. Mereka juga berusaha lebih dahulu menguasai area depan agar peluang meraih poin terbuka.
“Pastinya bersyukur bisa menang di babak pertama ini. Dengan kondisi lapangan yang berangin plus pasangan duo Aaron yang baru dipasangkan ini kami memang harus waspada dari awal,” kata Sabar.
Ujian Ulang Melawan Pasangan Inggris
Langkah berikutnya membawa Sabar/Reza menghadapi Ben Lane/Sean Vendy pada babak kedua China Open 2026. Pertemuan itu menjadi kesempatan langsung untuk merespons kekalahan mereka pada babak kedua Japan Open.
Dalam duel di Japan Open, pasangan Inggris itu menang 21-11, 21-17. Hasil tersebut membuat pertandingan berikutnya bukan hanya soal kelanjutan langkah, tetapi juga pengujian atas pemulihan fisik Reza.
Reza berharap kondisi punggungnya terus membaik pada pertandingan selanjutnya. Stabilitas fisik dinilai penting agar pola permainan pasangan Indonesia dapat berjalan lebih maksimal.
Menurut laporan sport.detik.com, kemenangan pada babak pertama memastikan Sabar/Reza tetap melanjutkan perjalanan di China Open 2026. Fokus mereka kini tertuju pada kesiapan menghadapi pasangan Inggris sambil menjaga kondisi Reza.
