QC Tetap Berjalan Saat Tangki Kosong Lama, Shell Redam Kekhawatiran Kondensasi BBM

Author: Redaksi Android62

Di sejumlah SPBU Shell di wilayah Tangerang Raya, konsumen saat ini baru menemukan Shell V-Power Diesel. Meski pilihan produk belum kembali lengkap, pihak SPBU menegaskan stok diesel itu masih aman dan diperkirakan bisa bertahan hingga 2 sampai 3 bulan ke depan.

Kondisi tersebut membuat perhatian publik tidak hanya tertuju pada ketersediaan BBM, tetapi juga pada mutu bahan bakar setelah tangki sempat lama tidak terisi. Isu yang paling disorot adalah kemungkinan kondensasi di dalam tangki penyimpanan, karena kondisi itu kerap dikaitkan dengan kerak atau karat.

Pengawasan mutu tetap berjalan

Di Shell 4, BSD Raya Utama, Pagedangan, Tangerang, Banten, petugas SPBU menyampaikan bahwa proses pengawasan mutu tidak berhenti meski tangki sempat berada dalam kondisi vakum. Pemeriksaan dilakukan sebelum tangki diisi, saat pengisian berlangsung, dan setelah BBM masuk ke tangki penyimpanan.

Petugas tersebut juga menyebut quality control atau QC dijalankan seperti biasa selama fase-fase penting itu. Menurut keterangan yang diberikan di lokasi, pengecekan rutin tetap dilakukan agar kondisi tangki terus dipantau sampai BBM kembali dijual kepada konsumen.

Sorotan publik tertuju pada tangki yang lama kosong

Tangki yang lama tidak terisi memang menimbulkan kekhawatiran tersendiri dalam operasional BBM. Saat ruang penyimpanan kosong terlalu lama, uap air dapat menumpuk dan memicu kondensasi yang dikhawatirkan berdampak pada bagian dalam sistem penyimpanan.

Bagi konsumen, hal ini menjadi penting karena BBM yang disalurkan dari tangki harus tetap aman dan layak pakai. Kekhawatiran itu tidak hanya menyangkut stok yang kembali tersedia, tetapi juga kualitas bahan bakar saat sudah sampai ke kendaraan.

Pasokan belum kembali normal sepenuhnya

Meski layanan mulai berjalan lagi, distribusi BBM di sejumlah lokasi belum pulih sepenuhnya. Di beberapa SPBU Shell wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan, produk yang tampak tersedia saat ini baru Shell V-Power Diesel.

Artinya, pemulihan layanan berlangsung bertahap dan belum semua lini produk kembali dijual. Namun, keberadaan produk diesel tersebut menunjukkan bahwa pasokan sudah mulai mengalir lagi ke jaringan SPBU yang sempat mengalami kekosongan.

QC dijadikan penegasan untuk menenangkan kekhawatiran

Pihak SPBU menekankan bahwa pemeriksaan kualitas tetap dilakukan selama masa tangki tidak terisi. Mekanisme itu diterapkan agar kondisi penyimpanan tetap dalam pengawasan sebelum BBM kembali masuk dan disalurkan ke konsumen.

Keterangan petugas di lokasi juga menjawab kekhawatiran soal kemungkinan kondensasi dalam tangki. Ia menyebut kondisi yang dikhawatirkan masyarakat pengguna BBM Shell tidak terjadi karena pengawasan kualitas terus berjalan dari fase vakum hingga pengisian.

Fokus utama masih pada keamanan BBM yang disalurkan

Di lapangan, pembicaraan mengenai ketersediaan BBM kini berjalan beriringan dengan pembahasan soal mutu. Konsumen memang melihat pasokan sudah kembali hadir, tetapi kepastian bahwa produk yang keluar dari tangki tetap sesuai kualitas menjadi faktor yang sama pentingnya.

Karena itu, proses pemeriksaan sebelum dan sesudah pengisian menjadi tahap krusial bagi operator SPBU. Dengan pengawasan seperti itu, Shell menegaskan bahwa kondisi tangki yang lama kosong tetap berada dalam pantauan QC sampai BBM siap dijual kembali.

Source: kabaroto.com
Berita Terbaru