Moto Guzzi Stelvio 2026 langsung menonjol lewat paket bantuan berkendara berbasis 4D Imaging Radar. Sistem ini mendukung Following Cruise Control dan Forward Collision Warning, dua fitur yang dirancang untuk membantu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan saat touring jarak jauh.
Di saat yang sama, motor ini tetap membawa identitas khas Moto Guzzi lewat mesin V-Twin melintang dan karakter penjelajah yang kuat. Stelvio memang diposisikan sebagai motor premium untuk pengendara yang ingin stabil di jalan panjang, percaya diri di tikungan, dan tetap nyaman saat menghadapi kondisi jalan yang tidak selalu ramah.
Radar dan bantuan berkendara untuk perjalanan panjang
Keberadaan radar pada Stelvio 2026 menjadi salah satu pembeda paling penting di kelasnya. Moto Guzzi membekali motor ini dengan PFF Rider Assistance Solution, lalu menggabungkannya dengan fitur bantuan yang fokus pada keselamatan dan kemudahan saat berkendara di rute touring.
Following Cruise Control membantu menjaga ritme perjalanan agar lebih konsisten, sedangkan Forward Collision Warning memberi peringatan saat ada potensi risiko dari kendaraan di depan. Untuk motor penjelajah, kombinasi seperti ini sangat relevan karena perjalanan jauh sering menuntut fokus tinggi dalam waktu lama.
Aerodinamika aktif yang bekerja sesuai kecepatan
Salah satu sorotan lain ada pada adaptive aerodynamics. Teknologi ini memakai sayap kecil di sisi tangki yang terbuka otomatis mengikuti kecepatan, dengan tujuan mengurangi tekanan angin pada pengendara hingga 22 persen.
Pendekatan tersebut membuat perlindungan angin tidak hanya bergantung pada bentuk bodi motor. Saat melaju di jalan terbuka, karakter ini membantu menjaga tubuh pengendara tetap nyaman sekaligus memberi rasa stabil yang lebih baik dalam perjalanan panjang.
Lampu LED DRL juga mendapat sentuhan khusus lewat siluet elang Mandello. Selain memperkuat identitas visual, desain itu mendukung visibilitas saat motor melintas di kondisi kabut atau di bawah cahaya matahari yang kuat.
Mesin V-Twin yang cocok untuk karakter touring
Stelvio 2026 dibekali mesin 1.042cc transversal 90° V-Twin berpendingin cairan. Outputnya mencapai 115 HP dan torsi 105 Nm, angka yang menegaskan orientasi motor ini pada performa touring bertenaga tetapi tetap halus.
Moto Guzzi menggambarkan mesin tersebut memiliki karakter lembut namun tetap berisi di setiap putaran. Sifat ini cocok untuk motor penjelajah karena respons yang tidak terlalu agresif sering terasa lebih nyaman ketika menghadapi jalan panjang yang naik turun.
Penggerak gardan atau shaft drive juga ikut memperkuat sisi praktisnya. Sistem ini dikenal minim perawatan dibanding rantai, sehingga mendukung kebutuhan touring yang menuntut keandalan jangka panjang.
Siap menghadapi aspal, tikungan, dan jalur campuran
Untuk mendukung kemampuan touring dan jalan campuran, motor ini menggunakan velg tubeless jari-jari 19 inci di depan dan 17 inci di belakang. Kombinasi tersebut membantu menjaga kestabilan di aspal mulus sekaligus memberi keluwesan saat motor masuk ke jalur off-road ringan.
Di sektor pengereman, Moto Guzzi memasang kaliper Brembo empat piston di depan dan ABS Cornering. Fitur ini penting karena membantu kontrol saat pengereman dilakukan ketika motor sedang miring, terutama di jalur pegunungan yang banyak tikungan.
Suspensi dengan travel 170 mm memberi ruang gerak lebih besar saat melewati permukaan jalan yang tidak rata. Dengan konfigurasi ini, Stelvio 2026 tidak hanya mengejar kenyamanan, tetapi juga tetap menjaga kelincahan ketika pengendara harus segera mengubah arah.
Mode berkendara dan panel modern untuk touring
Moto Guzzi menyediakan lima riding modes pada Stelvio 2026, yaitu Touring, Rain, Road, Sport, dan Off-Road. Masing-masing mode mengatur traksi, pengereman mesin, dan sensitivitas gas agar karakter tenaga bisa menyesuaikan kondisi jalan dengan lebih presisi.
Untuk mendukung aspek modern, motor ini memakai panel instrumen TFT 5 inci full color. Melalui konektivitas Bluetooth lewat Moto Guzzi MIA, panel tersebut memungkinkan integrasi navigasi dan musik langsung ke helm sehingga kebutuhan touring bisa diatur tanpa banyak distraksi.
Posisi premium di pasar
Dalam informasi yang tersedia, Moto Guzzi Stelvio ditempatkan sebagai motor premium dengan estimasi harga OTR Jakarta pada April 2026 di kisaran Rp580.000.000 hingga Rp620.000.000. Nilai itu bergantung pada paket aksesori seperti pannier dan lampu kabut.
Dengan aerodinamika aktif, radar bantuan berkendara, mesin 1.042cc, dan penggerak gardan, Stelvio 2026 memperlihatkan kombinasi tradisi Moto Guzzi dan teknologi modern dalam satu paket. Motor ini jelas ditujukan bagi pengendara yang ingin menaklukkan jalan panjang dan kelokan pegunungan dengan rasa nyaman, kontrol, dan identitas yang kuat.







