Bagi pencari HP RAM 12 GB, deretan model di kelas Rp3 jutaan sampai Rp5 jutaan ini menawarkan paket yang terasa makin sulit diabaikan. Pilihannya tidak hanya besar di kapasitas memori, tetapi juga membawa layar cepat, baterai jumbo, sertifikasi tahan air dan debu, hingga pengisian daya ngebut.
Yang menarik, tiap model punya fokus yang berbeda. Ada yang dikejar karena performa gaming, ada yang menonjol lewat bodi tangguh, dan ada pula yang dipilih karena daya tahan baterai atau fitur kamera yang lebih lengkap.
Performa kencang dari kelas paling terjangkau
Di kelompok harga paling awal, Realme P3 5G tampil sebagai opsi termurah dengan harga mulai Rp3,9 jutaan untuk varian RAM 12 GB. Ponsel ini mengandalkan Snapdragon 6 Gen 4, storage UFS 3.1, dan skor Antutu 750 ribu.
Selain tenaga mesin, perangkat ini juga dibekali proteksi IP69, layar AMOLED 2.000 nits, serta baterai 6.000 mAh dengan pengisian 45W. Realme juga menyebut perangkat ini mampu menjalankan MLBB di 120 FPS dan Genshin Impact pada pengaturan medium-high.
Banyak fitur tahan banting di rentang Rp4 jutaan
Motorola Edge 60 Fusion 5G masuk ke kelas Rp4,6 jutaan untuk RAM 12 GB. HP ini membawa sertifikasi IP68 dan IP69, layar P-OLED 6,7 inci 1,5K dengan kecerahan 4.500 nits, dan chipset Dimensity 7.400.
Di sektor kamera, Motorola menyematkan sensor utama 50 MP OIS dan kamera 13 MP ultrawide. Ada juga fitur Smart Connect untuk integrasi ke PC atau tablet, serta Turbo Power 68W yang diklaim mampu mengisi penuh daya dalam 45 menit.
Masih di kelas ini, Infinix GT 30 Pro menyasar pengguna yang mengejar performa gaming. Harganya mulai Rp4,8 jutaan dan dibekali Dimensity 8350 Ultimate, storage UFS 4.0, serta skor Antutu yang menembus 1,4 juta poin.
Layar AMOLED 1,5K dengan refresh rate 144Hz dan touch sampling rate 2.160Hz menjadi nilai jual utamanya. Kombinasi tersebut membuat respons sentuh terasa lebih cepat untuk pemain game kompetitif.
Pilihan baterai besar dan layar premium
Vivo V60 Lite 5G hadir dengan harga mulai Rp5,4 jutaan. HP ini memakai Dimensity 7.360 Turbo berbasis 4nm, storage UFS 3.1, dan skor Antutu 730 ribu.
Daya tarik utamanya ada pada layar AMOLED 6,77 inci 120Hz HDR10+ dan baterai 6.500 mAh. Pengisian 90W juga membuat perangkat ini cocok untuk pengguna yang butuh isi daya cepat dalam penggunaan harian yang panjang.
Di sisi lain, Realme 16 5G tampil menonjol lewat baterai 7.000 mAh dengan charging 60W. Varian RAM 12 GB-nya dijual mulai Rp5,5 jutaan dan dipadukan dengan Dimensity 6400 Turbo yang mencatat Antutu 612 ribu.
Layar AMOLED 6,57 inci FHD+ 120Hz miliknya punya tingkat kecerahan hingga 4.500 nits. Fitur lain yang ikut menguatkan posisinya adalah IP69, pendingin Vapor Chamber, dan sensor ultrasonic fingerprint.
Model kelas atas dengan spek paling lengkap
Redmi Note 15 Pro 5G dipasarkan mulai Rp5,7 jutaan untuk RAM 12 GB. Ponsel ini membawa bodi berstruktur Titan Durability dengan sertifikasi SGS untuk ketahanan benturan ekstrem.
Spesifikasinya mencakup layar AMOLED 6,83 inci 1,5K dengan kecerahan puncak 3.200 nits, chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultra, storage hingga 512 GB, dan kamera utama 200 MP OIS. Baterainya berkapasitas 6.580 mAh dengan fast charging 45W.
Infinix Note 60 Pro juga masuk ke kelompok Rp5,7 jutaan dan tampil beda lewat Active Matrix Display di bagian belakang. Lampu dot matrix interaktif ini bisa menampilkan notifikasi, teks, hingga animasi hewan peliharaan virtual.
Di bagian mesin, perangkat ini memakai Snapdragon 7s Gen 4 dan layar AMOLED 1,5K 144Hz. Baterai 6.500 mAh, wireless charging 30W, dan wired charging 90W membuatnya terasa agresif di kelasnya.
Dengan pilihan yang tersebar dari Rp3 jutaan hingga Rp5 jutaan, konsumen bisa menyesuaikan kebutuhan tanpa harus naik ke kelas flagship. Realme P3 5G jadi pintu masuk paling murah, sementara Realme 16 5G dan Redmi Note 15 Pro 5G menawarkan daya tahan dan kelengkapan fitur yang lebih tinggi.
