Uji ketahanan Nothing Phone 4a Pro menunjukkan hasil yang nyaris mengejutkan. Saat dibengkokkan secara ekstrem oleh Zack Nelson lewat kanal JerryRigEverything, ponsel kelas menengah seharga $499 itu tetap kukuh dan tidak memperlihatkan kelemahan berarti pada bodinya.
Kekuatan tersebut langsung memperlihatkan arah desain Nothing yang memang menonjolkan struktur fisik yang solid. Di tengah pasar ponsel kelas menengah yang sering mengandalkan tampilan kaca, pendekatan ini memberi rasa aman yang lebih besar untuk pemakaian harian.
Rangka aluminium jadi fondasi utama
Nothing membangun Phone 4a Pro dengan rangka unibody aluminium yang diproses melalui CNC milling. Material seperti ini membuat bodi terasa padat, stabil, dan lebih meyakinkan dibanding banyak ponsel modern yang terlalu bergantung pada kaca.
Dalam pengujian tekuk, rangka tersebut mampu bertahan sangat baik. Tidak terlihat tanda-tanda rapuh yang biasanya muncul saat perangkat dipaksa menerima tekanan besar, sehingga reputasi ketahanan fisiknya terlihat menonjol di kelasnya.
Pilihan material itu memang membawa konsekuensi tertentu. Salah satunya, perangkat ini tidak mendukung pengisian daya nirkabel, tetapi kompensasinya pengguna mendapat bodi yang lebih tangguh untuk penggunaan sehari-hari.
Titik lemah justru muncul di lubang mikrofon
Di balik bodi yang sangat kuat, bagian paling sensitif ternyata ada pada area lubang mikrofon. Hasil pembongkaran JerryRigEverything menunjukkan bahwa mesh tahan air berada tepat di belakang lubang tersebut, sehingga tusukan yang salah bisa langsung mengenai lapisan pelindung pertama.
Kondisi ini berbeda dari banyak ponsel lain, di mana kesalahan memasukkan SIM ejector ke lubang yang keliru tidak langsung mengancam perlindungan penting. Pada Nothing Phone 4a Pro, celah kecil di area mikrofon membuat pengguna perlu lebih berhati-hati saat membuka tray SIM.
Nothing memang masih menempatkan penghalang terhadap kelembapan di bagian yang lebih dalam. Namun, karena lapisan awalnya lebih rentan, area ini tetap menjadi bagian yang paling patut diawasi saat perangkat dioperasikan.
Layar terang, ketahanan masih mengikuti standar umum
Di bagian depan, ponsel ini memakai panel AMOLED 6,8 inci yang dilindungi Gorilla Glass 7i. Saat diuji gores, permukaan kaca mulai meninggalkan bekas pada level 6 skala Mohs dan menunjukkan goresan lebih dalam pada level 7.
Hasil tersebut tergolong wajar untuk ponsel masa kini. Artinya, layar ini tidak masuk kategori paling tangguh, tetapi juga bukan yang lemah, sehingga posisinya masih sejalan dengan standar modern di kelas menengah.
Daya tarik lain datang dari klaim kecerahan puncak 5.000 nit. Angka itu membuat layar Nothing Phone 4a Pro terlihat sangat kompetitif dan berpotensi memberi visibilitas yang baik di berbagai kondisi pemakaian.
Modul kamera ikut menyimpan kompromi
Sektor kamera juga memperlihatkan keputusan desain yang tidak sepenuhnya ideal. Lensa kamera utama menggunakan kaca, tetapi area bening di sekitar modulnya dibuat dari plastik.
Material plastik punya kelebihan karena lebih sulit pecah saat perangkat terjatuh. Meski begitu, permukaannya lebih mudah lecet dan tergores dibanding kaca atau bodi aluminium di bagian lain.
Akibatnya, area kamera memang lebih aman dari risiko retak, tetapi tetap berpotensi terlihat kusam jika tidak dirawat dengan hati-hati. Karena modul kamera sering menjadi bagian yang paling cepat menunjukkan tanda aus, detail ini cukup penting dalam penggunaan jangka panjang.
Dukungan internal tetap diperhatikan
Di sisi dalam, Nothing juga menyematkan vapor chamber berukuran besar. Komponen ini membantu pengelolaan suhu sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan ketahanan tidak hanya diselesaikan dari tampilan luar.
Artikel referensi juga menyebut adanya perbedaan kapasitas baterai berdasarkan wilayah. Model India membawa baterai 5.400mAh, sementara model AS memiliki kapasitas 5.080mAh.
Dengan semua karakter tersebut, Nothing Phone 4a Pro tampil sebagai ponsel budget yang sangat meyakinkan dari sisi rakitan. Bodinya kuat, hasil uji tekuknya impresif, tetapi lubang mikrofon dan area kamera berbahan plastik tetap menjadi dua bagian yang paling perlu dijaga agar perlindungan perangkat tetap optimal.
Source: www.androidcentral.com






