Raymond/Joaquin Bangkit di Gim Penentuan, Taiwan Tersingkir dari China Open 2026

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memastikan kemenangan tiga gim atas Lee Fang-chih/Lee Fang-jen pada babak 32 besar China Open 2026. Pasangan ganda putra Indonesia itu menang 21-13, 19-21, 21-16 setelah kembali menguasai laga pada gim penentuan.

Momentum penentu terjadi setelah interval gim ketiga ketika Raymond/Joaquin memperlebar keunggulan dari 11-8 menjadi 16-9. Jarak tersebut membuat pasangan Taiwan kesulitan membangun tekanan hingga pertandingan berakhir.

Laga berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Beijing, pada Selasa (21/7). Kemenangan ini menunjukkan kemampuan Raymond/Joaquin menjaga ketenangan setelah gim kedua lepas dengan selisih dua poin.

GimSkorCatatan Penting
Pertama21-13Unggul 11-9 saat interval
Kedua19-21Sempat mendekat pada skor 18-19
Ketiga21-16Menjauh dari 11-8 menjadi 16-9

Keunggulan Besar pada Gim Ketiga

Gim penentuan sempat berlangsung ketat pada awal laga dengan Raymond/Joaquin memimpin tipis 5-4. Mereka kemudian mampu mengumpulkan poin lebih konsisten untuk menutup paruh pertama gim dengan kedudukan 11-8.

Lee Fang-chih/Lee Fang-jen berusaha memangkas ketertinggalan selepas interval. Namun, Raymond/Joaquin justru menemukan ritme permainan yang membuat selisih poin melebar hingga tujuh angka pada kedudukan 16-9.

Pasangan Indonesia mempertahankan kendali sampai angka terakhir dan menutup gim ketiga 21-16. Hasil itu mengakhiri perlawanan wakil Taiwan dalam pertandingan yang berlangsung tiga gim.

Gim Kedua Menjadi Ujian

Raymond/Joaquin tidak selalu berada dalam posisi nyaman sepanjang pertandingan. Pada gim kedua, mereka tertinggal 2-5 dan masih berada di belakang 8-11 ketika interval.

Selepas jeda, pasangan Indonesia memperbaiki perolehan angka dan berhasil mendekat hingga 18-19. Akan tetapi, Lee Fang-chih/Lee Fang-jen merebut dua poin berikutnya untuk menyamakan kedudukan gim melalui kemenangan 21-19.

Kehilangan gim kedua membuat pertandingan harus ditentukan melalui rubber game. Situasi itu menjadi ujian bagi Raymond/Joaquin untuk segera memulihkan fokus setelah peluang menutup laga dalam dua gim tidak tercapai.

Modal dari Gim Pembuka

Pada gim pertama, kedua pasangan sempat saling bergantian memimpin angka. Skor sempat imbang 7-7 sebelum Raymond/Joaquin menciptakan jarak menjadi 10-7.

Mereka menjaga keunggulan hingga interval dengan skor 11-9. Setelah jeda, pasangan ganda putra Indonesia itu tidak memberi banyak kesempatan kepada lawan untuk mengubah arah permainan.

Gim pembuka akhirnya ditutup dengan skor 21-13 untuk Raymond/Joaquin. Keberhasilan mengamankan gim pertama menjadi pijakan penting sebelum pertandingan berkembang lebih ketat pada gim berikutnya.

Menurut detikSport, Raymond/Joaquin mampu menjaga keunggulan pada momen penting di gim pertama dan gim ketiga. Ketegasan tersebut menjadi pembeda setelah pasangan Taiwan sempat memberi tekanan besar pada gim kedua.

Source: sport.detik.com
Berita Terkait