Razr+ Dan Edge 50 Ultra Masuk Beta Android 17, Motorola Perluas Akses Ke Lebih Banyak Ponsel

Author: Redaksi Android62

Motorola memperluas program beta Android 17 ke lebih banyak perangkat, dan kini giliran seri Razr serta beberapa model unggulan Edge ikut masuk daftar. Bagi pengguna yang memenuhi syarat, kesempatan mencoba versi awal sistem operasi ini kini terbuka lebih luas, meski aksesnya tetap tidak otomatis untuk semua unit.

Di Amerika Serikat, pemilik Moto Razr+ generasi 2024 dan 2025 bisa mulai mendaftar untuk mengikuti program tersebut. Motorola juga menambahkan Edge 50 Ultra ke daftar perangkat yang didukung, sementara di India, Brasil, dan kawasan LATAM, perangkat yang sama hadir dengan nama Razr 50 Ultra.

Pendaftaran tetap dibatasi

Meski daftar perangkat yang didukung bertambah, Motorola belum membuka akses beta secara penuh kepada semua pengguna yang memenuhi syarat. Setiap pemilik ponsel tetap harus mengisi formulir pendaftaran sesuai model dan wilayah, lalu menunggu persetujuan dari Motorola.

Perusahaan juga menegaskan bahwa kuota partisipasi tidak tersedia tanpa batas. Artinya, pengajuan pendaftaran tidak otomatis membuat pengguna langsung diterima, karena keputusan akhir tetap berada di tangan Motorola.

Peserta yang lolos seleksi akan menerima pemberitahuan melalui email. Setelah itu, firmware beta dapat diunduh lewat menu pembaruan perangkat lunak di ponsel Moto masing-masing.

Daftar perangkat dan wilayah harus sesuai

Motorola menempatkan tautan pendaftaran untuk tiap perangkat dan negara di forum resminya. Karena itu, pengguna perlu memastikan formulir yang dipilih benar-benar cocok dengan unit dan wilayah yang digunakan.

Langkah ini membuat proses pengujian berlangsung lebih terarah. Dengan sistem pendaftaran yang berbeda untuk tiap model dan lokasi, Motorola bisa mengatur distribusi beta agar sesuai dengan perangkat yang memang masuk program.

Langkah yang lebih terbuka untuk pengujian awal

Perluasan beta Android 17 ini menunjukkan Motorola mulai memberi ruang lebih besar bagi pengujian awal di jajaran perangkat utamanya. Selama ini, Motorola kerap dinilai lebih lambat dalam menghadirkan pembaruan Android dibanding sejumlah merek lain.

Pendekatan beta seperti ini juga membantu perusahaan mengumpulkan masukan sebelum versi publik dirilis. Hal itu penting karena pembaruan final yang sudah hadir pun masih bisa membawa bug atau masalah lain, sehingga tahap pengujian lebih awal menjadi bagian dari penyempurnaan sistem.

Dalam praktik industri, cara ini sudah lebih dulu umum dipakai oleh merek seperti Samsung dan OnePlus. Keduanya dikenal lebih sering menjalankan beta dalam skala besar untuk perangkat unggulan mereka, sedangkan Motorola kini menjadi satu-satunya OEM Android besar yang menjalankan beta Android 17 untuk ponsel flagship.

Belum ada rincian fitur baru

Sampai saat ini, Motorola belum menjelaskan fitur apa saja yang hadir di build Android 17 miliknya. Informasi yang tersedia baru mencakup daftar perangkat yang bisa ikut program beta dan mekanisme pendaftaran bagi pengguna yang tertarik mencoba.

Bagi pemilik Razr dan Edge yang masuk daftar, program ini menjadi jalur tercepat untuk melihat arah pengembangan Android 17 di ekosistem Motorola. Sementara itu, pengguna lain masih harus menunggu rilis final untuk mengetahui perubahan yang nantinya dibawa ke perangkat mereka.

Masuknya Razr+ dan Edge 50 Ultra ke program beta menandai perluasan akses pengujian yang cukup berarti di lini perangkat utama Motorola. Dengan seri lipat dan flagship ikut terlibat, perhatian kini tertuju pada perangkat lain yang mungkin menyusul mendapatkan akses beta berikutnya.

Berita Terbaru