Razr Ultra 2025 Jauh Lebih Menggoda, Diskon Besar Membuat Model 2026 Sulit Dibenarkan

Author: Redaksi Android62

Razr Ultra (2025) justru sedang berada di posisi paling menarik karena harganya jatuh tajam, sementara penerusnya belum tiba. Di Amazon, ponsel lipat itu turun 46% menjadi $699.99, dan selisihnya mencapai $800 dibanding Razr Ultra (2026).

Perbedaan harga sebesar itu membuat pembeli menilai ulang apa arti “model terbaru” di kelas ponsel lipat premium. Saat kenaikan harga justru datang bersama pembaruan yang terlihat kecil, model lama mendadak terasa lebih masuk akal untuk banyak orang.

Nilai model 2025 naik drastis

Razr Ultra (2025) sejak awal memang diposisikan sebagai perangkat kelas atas, bukan ponsel lipat yang hanya mengandalkan label premium. Karena itu, diskon besar seperti sekarang langsung mengubah posisinya dari sekadar opsi menarik menjadi pilihan yang sangat sulit diabaikan.

Harga promo $699.99 membuat perangkat ini terasa jauh lebih kompetitif daripada harga awalnya. Dalam situasi seperti ini, pembeli tidak lagi hanya membandingkan usia perangkat, tetapi juga seberapa besar kualitas yang masih ditawarkan dibanding uang yang harus dikeluarkan.

Spesifikasi yang masih terasa flagship

Dari sisi dapur pacu, Razr Ultra (2025) masih membawa Snapdragon 8 Elite dan RAM 16GB. Kombinasi ini menempatkannya tetap di level flagship, bukan perangkat yang tertinggal jauh dari pasar terbaru.

Penyimpanan internal 512GB juga memberi ruang besar untuk penggunaan harian yang berat. Di bagian layar, Motorola membekalinya dengan dua panel pOLED yang menjadi salah satu daya tarik utama lini Razr.

Engsel lipatnya memakai material reinforced-titanium. Detail ini penting karena daya tahan engsel masih menjadi salah satu perhatian terbesar pada ponsel lipat premium.

Apa yang ditawarkan model baru

Razr Ultra (2026) memang hadir sebagai penerus resmi dan dijadwalkan tersedia mulai 21 Mei. Namun, pembaruan yang dibawa lebih banyak berupa penyempurnaan ketimbang lompatan besar.

Model 2026 disebut membawa baterai yang lebih besar dan peningkatan pada teknologi kamera. Bagi sebagian pembeli, dua hal itu tentu menarik, tetapi belum tentu cukup untuk membenarkan selisih harga yang sangat lebar.

Kenaikan harga retail $200 pada model baru sudah cukup membuat banyak calon pembeli berhitung ulang. Ketika model 2025 sedang dijual jauh di bawah harga awalnya, keputusan untuk mengejar generasi baru menjadi semakin berat.

Siapa yang paling cocok memilih masing-masing model

Razr Ultra (2025) paling cocok untuk pembeli yang ingin ponsel lipat premium bertenaga tanpa harus membayar harga penuh model paling baru. Unit unlocked juga memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang ingin memilih jalur pembelian yang sesuai.

Dengan baterai yang disebut mampu bertahan seharian dan dukungan pengisian cepat, perangkat ini masih relevan untuk penggunaan harian yang padat. Paket spesifikasinya juga masih sangat lengkap untuk ukuran ponsel lipat kelas atas.

Sebaliknya, Razr Ultra (2026) lebih pas untuk pengguna yang memang ingin perangkat paling baru dan tidak masalah membayar lebih mahal. Sebagian orang juga bisa menemukan penawaran yang lebih menarik lewat operator seluler, sehingga pilihan akhir tetap bergantung pada cara membeli.

Dalam kondisi pasar seperti ini, model yang lebih lama justru terlihat lebih rasional. Saat sebuah ponsel lipat yang sudah matang dijual $800 lebih murah dari penerusnya, status “terbaru” tidak otomatis menjadi alasan terkuat untuk membeli.

Source: www.androidcentral.com
Berita Terbaru