Redmi Note 17 Pro 5G versi global berpotensi membawa baterai 8.340mAh, lebih kecil dibandingkan kapasitas 9.000mAh pada model China. Perbedaan ini menjadi sorotan karena perangkat global tersebut diduga telah mulai bergerak ke sejumlah negara.
Informasi kapasitas 8.340mAh berasal dari pembocor Kacper Skrzypek melalui akun @kacskrz. Xiaomi belum mengonfirmasi kapasitas baterai maupun nama pemasaran perangkat untuk pasar internasional.
Jika bocoran itu tepat, Xiaomi akan menerapkan konfigurasi yang berbeda untuk pasar tertentu. Varian India disebut dapat tetap memakai baterai 9.000mAh seperti model yang lebih dahulu diperkenalkan di China.
Jejak Model Global di Database
Perangkat yang diyakini sebagai Redmi Note 17 Pro 5G global muncul dalam database impor-ekspor NBD dengan nomor model 2607DRA18G. Kode itu sangat berdekatan dengan Redmi Note 17 Pro 5G China yang memakai nomor model 2607DRA18C.
Gadgets360 melaporkan bahwa basis data tersebut tidak mencantumkan nama dagang perangkat. Dugaan identitas Redmi Note 17 Pro 5G global muncul dari pola kode model yang serupa dengan versi China.
| Perangkat | Nomor Model | Informasi Tercatat |
|---|---|---|
| Redmi Note 17 Pro 5G China | 2607DRA18C | Baterai 9.000mAh |
| Diduga Redmi Note 17 Pro 5G global | 2607DRA18G | Pengiriman ke Pakistan dan Vietnam |
| Perangkat Xiaomi yang diduga Poco | 2607DPC18G | Pernah tercatat di EEC dan TKDN Indonesia |
NBD mencatat empat pengiriman perangkat berkode 2607DRA18G pada 16 Mei dan 25 Mei. Tujuan pengiriman yang tercantum adalah Pakistan serta Vietnam.
Catatan pengiriman menunjukkan unit perangkat kemungkinan telah dikirim ke pasar di luar China untuk kebutuhan tertentu. Namun, kemunculan di database logistik belum dapat diperlakukan sebagai kepastian peluncuran ritel dalam waktu dekat.
Pilihan Memori yang Lebih Rendah
Database yang sama juga mencantumkan dua konfigurasi memori untuk model 2607DRA18G. Pilihannya adalah RAM 4GB dengan penyimpanan 64GB serta RAM 6GB dengan penyimpanan 128GB.
Konfigurasi tersebut memberi sinyal bahwa Xiaomi dapat menempatkan model global pada segmen yang berbeda dari varian China. Belum ada informasi mengenai kemungkinan pilihan RAM dan penyimpanan lain di tiap negara.
Model China Menjadi Acuan Awal
Redmi Note 17 Pro yang diperkenalkan di China pada awal bulan ini menggunakan chipset Snapdragon 6s Gen 4. Ponsel tersebut menjalankan Xiaomi HyperOS 3 berbasis Android 16.
Model China juga dibekali layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan pengisian daya kabel 67W. Belum dapat dipastikan apakah seluruh spesifikasi tersebut akan dipertahankan pada versi global.
Perbedaan baterai, apabila akhirnya dikonfirmasi, menunjukkan bahwa kode model global tidak selalu menandakan perangkat yang identik dengan versi China. Xiaomi masih dapat menyesuaikan konfigurasi akhir sebelum memperkenalkan ponsel itu secara resmi di pasar internasional.
Kandidat Poco Muncul dengan Kode Berbeda
Database NBD turut memuat perangkat Xiaomi lain bernomor model 2607DPC18G. Perangkat ini sebelumnya sudah muncul dalam sertifikasi EEC dan platform TKDN Indonesia.
Nama dagangnya belum diketahui, tetapi kemiripan pola model memunculkan dugaan bahwa ponsel itu akan dipasarkan dengan merek Poco. Perangkat yang berkaitan dengan Redmi Note 17 5G sebelumnya pernah diperkirakan bernama Poco M8 Plus, sebelum kode HyperOS mengidentifikasinya sebagai Poco M8 Power.
Identitas akhir perangkat berkode 2607DPC18G masih menunggu konfirmasi Xiaomi. Kepastian mengenai nama, negara tujuan, dan spesifikasi lengkap kedua perangkat akan bergantung pada pengumuman resmi perusahaan.
