Redmi Note 17 Pro Muncul di 3C, Sinyal 67W dan Baterai Besar Makin Kuat

Redmi Note 17 Pro semakin dekat ke peluncuran setelah muncul di basis data 3C di China. Sorotan utamanya ada pada dukungan pengisian cepat 67W yang kini mulai terungkap ke publik.

Dokumen sertifikasi itu mencatat perangkat dengan nomor model 2607DRA18C, yang sebelumnya telah dikaitkan dengan Redmi Note 17 Pro. Bersama perangkat tersebut, Xiaomi juga disebut akan menyertakan charger cepat dengan nomor model MDY-15-EQ.

Meski kapasitas baterai belum tercantum dalam daftar 3C, rumor yang beredar sebelumnya menyebut Redmi Note 17 Pro bisa hadir dengan baterai 9.000mAh. Informasi itu belum terkonfirmasi lewat dokumen sertifikasi, tetapi ikut memperkuat ekspektasi terhadap perangkat ini.

Lonjakan dari Redmi Note 15 Pro

Dukungan 67W menjadi peningkatan yang jelas dibanding Redmi Note 15 Pro, yang hanya mendukung pengisian cepat 45W. Pada generasi lama itu, Xiaomi juga menambahkan reverse charging 22,5W.

Redmi Note 15 Pro sendiri membawa baterai 6.580mAh, sehingga kehadiran sertifikasi 67W pada Redmi Note 17 Pro memberi sinyal bahwa Xiaomi tengah menyiapkan kombinasi baterai besar dan pengisian yang lebih gesit di kelas menengah.

Perubahan pada sektor daya ini penting karena lini Redmi Note selama ini dikenal sebagai seri yang menyeimbangkan spesifikasi dan harga. Dalam persaingan di kelas menengah, peningkatan pada pengisian daya sering menjadi salah satu nilai jual yang paling mudah terasa oleh pengguna.

Jadwal rilis mulai mengerucut

Bocoran yang beredar menyebut Redmi Note 17 Pro berpotensi meluncur di China pada Juli. Setelah itu, model lain dalam keluarga Redmi Note 17 disebut menyusul ke pasar pada Agustus.

Jajaran yang sedang disiapkan diperkirakan mencakup Redmi Note 17 versi reguler, Redmi Note 17 Pro, dan Redmi Note 17 Pro Max. Munculnya model Pro lebih dulu di 3C kerap dibaca sebagai tanda bahwa tahap persiapan perangkat sudah masuk fase lanjutan.

Meski sertifikasi tidak selalu berarti peluncuran tinggal menghitung hari, dokumen seperti ini biasanya menjadi petunjuk awal yang paling diperhatikan menjelang debut resmi. Karena itu, data 3C sering dijadikan acuan untuk membaca arah spesifikasi sekaligus kesiapan produk.

Spesifikasi lain yang mulai terbuka

Selain pengisian cepat, Redmi Note 17 Pro juga dikabarkan akan memakai layar OLED beresolusi 1.5K. Panel tersebut umumnya dipakai untuk menghadirkan tampilan yang lebih tajam di segmen menengah.

Di bagian dapur pacu, perangkat ini disebut akan menggunakan chipset Snapdragon 6 Gen 5. Jika benar, Redmi Note 17 Pro akan berpindah dari MediaTek yang dipakai pendahulunya ke platform Snapdragon.

Selain itu, bocoran yang beredar juga menyebut kamera belakang 50 megapiksel. Namun, belum ada rincian mengenai jumlah kamera, sensor pendamping, maupun kemampuan perekaman video.

Perbandingan dengan pendahulunya

Sebagai pembanding, Redmi Note 15 Pro meluncur di China pada Agustus tahun lalu. Ponsel itu kemudian masuk ke pasar India pada Januari tahun ini dengan harga awal Rs. 29,999.

Di sisi tampilan, Redmi Note 15 Pro hadir dengan layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1.5K dan refresh rate 120Hz. Untuk performa, perangkat itu ditenagai MediaTek Dimensity 7400-Ultra SoC.

Sektor kamera juga cukup menonjol pada model lama tersebut karena memakai kamera belakang ganda dengan kamera utama 200 megapiksel. Di bagian depan, tersedia kamera selfie 20 megapiksel.

Dengan latar itu, arah pembaruan Redmi Note 17 Pro tampak bergerak ke prioritas yang berbeda. Walau resolusi kamera utama yang beredar justru lebih rendah, peningkatan pada pengisian 67W, chipset baru, dan kemungkinan baterai yang jauh lebih besar bisa menjadi fokus utama generasi ini.

Sampai saat ini, detail yang paling kuat tetap berasal dari sertifikasi 3C yang menegaskan dukungan charger 67W pada perangkat bernomor model 2607DRA18C. Adapun kapasitas baterai final, konfigurasi memori, dan harga masih menunggu pengumuman resmi dari Xiaomi.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait