Regenerasi Jadi Prioritas Herdman, Nama Senior 28 Tahun Ke Atas Tergeser Dari Radar Timnas Indonesia

John Herdman mulai menegaskan arah baru dalam proyeknya bersama Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu lebih tertarik membangun skuad dari talenta muda ketimbang menjadikan pemain senior berusia 28 tahun ke atas sebagai fokus utama.

Sikap tersebut terlihat dari komposisi pemanggilan pemain yang ia lakukan belakangan ini. Sejumlah nama yang tampil menonjol di level klub, termasuk Ezra Walian dan Teja Paku Alam, justru tidak masuk dalam daftar panggilan terbarunya.

Regenerasi jadi prioritas

Dalam wawancara dengan Antara, Herdman menjelaskan bahwa empat bulan berada di Indonesia ia manfaatkan untuk memantau langsung pemain-pemain muda. Menurut dia, waktu yang dimiliki saat ini memang lebih banyak diarahkan untuk melihat siapa saja yang berpotensi berkembang dalam proyek jangka panjang tim.

“Sekarang mempunyai banyak waktu untuk melihat langsung para pemain muda, dan realitanya memang demikian, saya melihat beberapa dari mereka,” kata Herdman.

Ia juga menyampaikan bahwa kelompok usia 28 sampai 36 tahun bukan sasaran utama pengamatannya. Bagi Herdman, talenta muda lebih relevan untuk kebutuhan tim di masa depan dan layak mendapat porsi perhatian yang lebih besar.

“ Saya tidak memantau pemain berusia 28 hingga 36 tahun meski mereka menawarkan sesuatu yang menarik. Saya begitu tertarik dengan talenta muda ini,” ujarnya.

Nama-nama muda mulai masuk

Pilihan itu tidak berhenti pada pernyataan. Dalam daftar 23 pemain untuk pemusatan latihan jelang Piala AFF 2026, Herdman memasukkan beberapa nama muda seperti Dony Tri Pamungkas dan Alfharezzi Buffon.

Selain itu, ada juga debutan Eksel Runtukahu yang mendapat kesempatan masuk skuad. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa proses regenerasi sudah mulai berjalan dalam bentuk nyata, bukan hanya wacana.

Langkah tersebut memberi sinyal bahwa pemain muda ingin lebih cepat merasakan suasana tim nasional. Herdman tampaknya melihat pengalaman dini sebagai bagian penting untuk memperkuat kedalaman skuad ke depan.

Arah jangka panjang mulai disusun

Fokus pada pemain muda juga berkaitan dengan rencana yang lebih besar. Herdman menempatkan mereka sebagai investasi penting untuk Timnas Indonesia dalam periode yang panjang.

Arah kerja itu terhubung dengan target yang sudah disiapkan, mulai dari Piala Asia 2027 hingga Piala Dunia 2030. Karena itu, regenerasi dilakukan sejak sekarang agar tim punya cukup waktu untuk membangun kekompakan dan kualitas permainan.

Pendekatan tersebut juga memperlihatkan bahwa seleksi pemain tidak hanya bergantung pada performa saat ini. Herdman tampak lebih menimbang potensi kontribusi pemain dalam beberapa turnamen ke depan.

Di sisi lain, keputusan ini memberi dampak bagi pemain yang usianya sudah lebih matang. Meski tampil bagus di klub, nama-nama senior belum otomatis masuk dalam rencana utama karena fokus pelatih kini bergeser ke pembangunan fondasi baru.

Source: www.suara.com

Berita Terkait