Rekor Baru Jorge Martin Di Mugello, 368,6 Km/Jam Diprediksi Sulit Terkejar Lagi

Rekor kecepatan tertinggi MotoGP kini resmi berganti nama menjadi milik Jorge Martin. Pebalap Aprilia itu melesat sampai 368,6 km/jam di Mugello dan langsung menghapus catatan lama yang sebelumnya bertahan di angka 366,1 km/jam.

Yang membuat capaian ini semakin menonjol adalah waktunya. Mugello dinilai sebagai salah satu kesempatan terakhir untuk melihat kecepatan ekstrem dari motor MotoGP bermesin 1.000 cc, karena era tersebut akan berakhir saat regulasi berganti ke mesin 850 cc.

Mugello memang selalu jadi tempat untuk mengejar angka tertinggi

Lintasan lurus di Mugello dikenal sangat mendukung top speed, sehingga sirkuit ini kerap menjadi panggung bagi rekor kecepatan. Di trek seperti ini, tenaga mesin, aerodinamika, dan efisiensi motor prototipe benar-benar diuji sampai batas maksimal.

Catatan 368,6 km/jam itu juga menunjukkan bahwa paket motor modern masih mampu memanfaatkan karakter Mugello dengan sangat baik. Karena itu, rekor yang dicetak Martin bukan hanya angka di papan statistik, tetapi juga cerminan dari level teknis MotoGP saat ini.

Cara Martin mencapai angka tersebut

Martin menjelaskan bahwa momen penting terjadi saat ia keluar tikungan dengan sangat baik dan menjaga momentum tetap utuh. Ia melaju di belakang Luca Marini dan Enea Bastianini ketika masuk ke lintasan lurus.

Pebalap asal Spanyol itu juga menyebut ada gundukan yang dilewati dengan sempurna, sehingga motornya tidak mengalami wheelie. Kondisi itu membuat akselerasinya tetap bersih sampai titik pengereman terakhir.

Ia mengaku sudah merasa melaju sangat cepat, tetapi tetap kaget ketika melihat angka yang tercatat di motor setelah kembali ke pit. Bagi Martin, rekor tersebut lahir dari kombinasi momen yang pas, bukan sekadar keberuntungan.

Rekor lama akhirnya terlewati

Sebelum Martin mencatat 368,6 km/jam, rekor resmi kecepatan tertinggi di MotoGP berada di 366,1 km/jam. Angka itu pertama kali dibuat Brad Binder di Mugello pada 2023, lalu disamai Pol Espargaro pada musim berikutnya.

Selisihnya memang tidak besar, tetapi cukup untuk menegaskan betapa ketat dan ekstremnya persaingan kecepatan di kelas ini. Martin juga mengingatkan bahwa dirinya pernah mencatat rekor kecepatan pada 2022, sehingga capaian terbaru ini terasa seperti kelanjutan dari kemampuan yang sudah pernah ia tunjukkan.

Aprilia ikut mendapat sorotan

Pencapaian Martin turut menyorot performa Aprilia. Direktur teknik Aprilia, Fabiano Sterlacchini, mengatakan bahwa rekor itu memang menjadi salah satu target mereka di Mugello.

Sterlacchini menilai rekor tersebut lahir dari sinergi mesin dan aerodinamika, sementara elektronik juga ikut berperan saat motor keluar dari tikungan terakhir. Ia bahkan menyebut kecepatan itu masih bisa bertambah sekitar 2 km/jam jika ada slipstream dalam balapan.

Artinya, angka 368,6 km/jam belum tentu menjadi batas paling tinggi yang bisa dicapai di Mugello. Namun, situasi balapan dan kondisi lintasan harus benar-benar mendukung agar angka serupa bisa terulang atau bahkan dilewati.

Mengapa rekor ini berpeluang bertahan lama

Peluanг rekor itu segera runtuh tampak tidak besar. Setelah musim ini, motor MotoGP tidak lagi memakai mesin 1.000 cc dan akan beralih ke 850 cc, sehingga banyak pihak menilai catatan Martin berpotensi bertahan lama.

Perubahan regulasi itu membuat pencapaian di Mugello semakin istimewa karena terjadi di akhir era 1.000 cc. Martin sendiri berharap rekor tersebut bisa bertahan selama enam atau tujuh tahun.

Dengan karakter Mugello yang sangat cepat dan perubahan mesin yang sudah di depan mata, nama Jorge Martin kini tercatat sebagai pemegang rekor resmi baru. Angka 368,6 km/jam membuatnya menjadi tolok ukur terbaru dalam sejarah kecepatan MotoGP.

Source: oto.detik.com
Berita Terkait