Ribuan pengguna Maxi Yamaha langsung memadati Lapangan Merdeka Bone saat Maxi Yamaha Day 2026 resmi dibuka di Bone, Sulawesi Selatan. Gelaran ini kembali menunjukkan daya tarik kuatnya, dengan lebih dari seribu riders dan lebih dari tiga ribu masyarakat umum ikut meramaikan pembukaan.
Tahun ini, Maxi Yamaha Day memasuki penyelenggaraan ke-9 dengan tema “More Than Ride”. Tema tersebut menonjolkan gaya hidup aktif, ekspresif, dan semangat eksplorasi yang melekat pada para pengguna Maxi Yamaha.
Bone jadi titik awal rangkaian nasional
Pemilihan Bone sebagai lokasi pembuka membuat acara tahun ini terasa istimewa. Dari kota ini, rangkaian Maxi Yamaha Day 2026 akan berjalan ke berbagai wilayah Indonesia selama Mei hingga Agustus 2026.
Jadwal perjalanan itu mencakup Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jabodetabek, Jawa Barat, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan, Sumatera Selatan, Palu, hingga Jawa Timur. Dengan sebaran wilayah yang luas, Yamaha menempatkan event ini sebagai ruang pertemuan besar bagi pengguna Maxi Yamaha lintas daerah.
Empat pilar pengalaman baru
Konsep “More Than Ride” tidak hanya hadir lewat touring, tetapi juga lewat empat pilar utama yang disiapkan untuk memperkaya pengalaman peserta. Setiap pilar dirancang agar acara tidak berhenti di aktivitas berkendara semata.
Pilar More Than Pride & Performance menghadirkan jalur touring yang dibagi sesuai karakter tiap lini Maxi Yamaha. Dengan begitu, peserta mendapat pengalaman berkendara yang lebih relevan dengan motor yang digunakan.
Pilar More Than Event hadir lewat penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna setia. Sementara itu, More Than Journey mendorong peserta mengabadikan touring dan kebersamaan mereka dalam konten digital di media sosial.
Pilar terakhir, More Than Community, menegaskan bahwa acara ini terbuka untuk seluruh pengguna Maxi Yamaha. Komunitas dan pengguna umum dipertemukan dalam satu agenda besar dengan semangat brotherhood yang sama.
Perjalanan panjang menuju Bone
Pembukaan di Bone diawali dengan perjalanan dari dua titik keberangkatan, yaitu Sentral Yamaha Makassar dan Dealer SJAM Sidrap. Setelah itu, peserta berkumpul di Terminal Petta Ponggawae dan Masjid Lappariaja sebelum bergerak ke Lapangan Merdeka Bone.
Di Terminal Petta Ponggawae, rombongan mendapat sambutan dari Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Ketua DPRD Kabupaten Bone Andi Tenri Walinonong. Keduanya juga ikut city touring menggunakan Yamaha Nmax Turbo dan Lexi LX 155 menuju lokasi acara.
Antusiasme peserta terlihat jelas karena riders datang dari berbagai daerah di Sulawesi. Peserta terjauh bahkan datang dari Kota Mamuju dan menempuh perjalanan ratusan kilometer dengan Yamaha Nmax.
Suasana festival di lokasi pembukaan
Setibanya di area utama, acara dibuka secara resmi oleh Bupati Bone dan Ketua DPRD Kabupaten Bone di hadapan ribuan pengunjung. Setelah itu, suasana berubah menjadi festival yang dipenuhi berbagai aktivitas sepanjang hari.
Pengunjung bisa menikmati games komunitas, kontes modifikasi, hingga hiburan musik. Kemeriahan acara juga dijaga oleh penampilan Ridwan Sau dan band lokal Niksara sampai malam hari.
Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, menyebut Maxi Yamaha Day terus dihadirkan sebagai event tahunan yang menjadi tempat berkumpul bagi seluruh konsumen Maxi Yamaha di Indonesia. Ia juga menilai penyelenggaraan ke-9 ini membawa pengalaman baru yang lebih unik dan semangat persaudaraan yang semakin kuat.
Rifki menambahkan, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa lini Maxi Yamaha masih menjadi dream bike masyarakat Indonesia. Menurut dia, motor ini bukan hanya dipakai untuk mobilitas harian, tetapi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup dan simbol kebanggaan penggunanya.
Setelah Sulawesi Selatan, rangkaian Maxi Yamaha Day 2026 akan berlanjut ke Tawangmangu, Jawa Tengah, pada Juni mendatang. Yamaha memastikan aktivitas touring dan community gathering dengan nuansa khas daerah tetap hadir untuk menyapa pengguna Maxi Yamaha di wilayah berikutnya.
Source: www.oto.com






