Tanpa Suara dan Tombol, Robot China Menjalankan Niat Manusia dalam 0,2 Detik

Author: Redaksi Android62

Sebuah lengan robot yang dipamerkan di Shanghai mampu mengambil gelas dan memungut apel hanya dari niat penggunanya. Proses membaca niat hingga robot mulai bergerak disebut berlangsung kurang dari 200 milidetik, atau sekitar 0,2 detik.

Demonstrasi ini menunjukkan kendali mesin yang tidak membutuhkan tombol, joystick, perintah suara, maupun gerakan tubuh. Pengguna cukup mengenakan headset untuk menangkap aktivitas listrik otak sebelum sistem meneruskannya menjadi instruksi bagi robot.

Dari sinyal otak menjadi gerakan robot

Teknologi tersebut menggunakan brain-computer interface atau antarmuka otak-komputer, yang lazim disingkat BCI. Headset electroencephalography atau EEG berfungsi membaca sinyal listrik dari otak pengguna.

Data sinyal kemudian dianalisis algoritma AI untuk mengenali niat yang berkaitan dengan sebuah tindakan. Saat sistem membaca maksud pengguna untuk mengambil benda, perintah itu diterjemahkan menjadi gerakan yang dapat dijalankan lengan robot.

BrainCo memperlihatkan sistem ini pada World Artificial Intelligence Conference atau WAIC 2026 di Shanghai. Perusahaan teknologi China tersebut menyebut platformnya sebagai Neuro-Embodied AI, yang memadukan BCI, AI, dan robotika dalam satu ekosistem.

Komponen Fungsi dalam sistem
Headset EEG Menangkap sinyal listrik dari otak pengguna.
Algoritma AI Menganalisis sinyal untuk mengenali niat pengguna.
Robot Mengeksekusi instruksi dalam bentuk tindakan fisik.

Fokus pada pemahaman niat operator

Kecepatan bukan satu-satunya poin yang disorot dalam demonstrasi tersebut. Sistem ini dirancang agar robot dapat memahami maksud manusia sebelum menjalankan tindakan, bukan sekadar mengulang gerakan yang telah diprogram.

Pendekatan itu menempatkan AI sebagai penghubung antara sinyal biologis dan aksi di dunia fisik. Robot menerima instruksi yang dikaitkan dengan niat operator, lalu menjalankan langkah yang sesuai dengan tugasnya.

Menurut BrainCo, platform Neuro-Embodied AI dapat diintegrasikan dengan beberapa bentuk robot komersial. Cakupannya meliputi lengan robot industri, robot humanoid, dan robot anjing berkaki empat.

Jenis robot Keterangan integrasi
Lengan robot industri Dapat menerima perintah hasil penerjemahan sinyal otak.
Robot humanoid Termasuk robot komersial yang disebut kompatibel dengan platform.
Robot anjing berkaki empat Masuk dalam cakupan robot yang dapat diintegrasikan.

Data pelatihan tidak hanya merekam gerakan

Selain kendali robot berbasis pikiran, BrainCo membawa Embodied AI Data Collection Solution untuk mengumpulkan data pelatihan AI. Platform ini memanfaatkan robot berlengan ganda dan sarung tangan khusus saat operator melakukan beragam tugas.

Sarung tangan merekam gerakan operator, sedangkan sistem juga mencatat sinyal EEG pada saat yang sama. Dengan cara ini, data pelatihan dapat memuat tindakan tangan sekaligus informasi mengenai niat di balik tindakan tersebut.

BrainCo menilai kumpulan data yang lebih kaya dapat membantu pengembangan robot dengan kemampuan yang semakin menyerupai manusia. Konteks niat memberi AI informasi tambahan yang tidak diperoleh jika sistem hanya merekam hasil akhir suatu gerakan.

Pengembangan perangkat berbasis sinyal biologis

Rangkaian teknologi yang dibawa perusahaan ini juga mencakup Revo 3 Dexterous Hand dan tangan prostetik pintar Intelligent Bionic Hand. BrainCo turut memperlihatkan Intelligent Bionic Leg yang disebut dapat menyesuaikan gerakan pengguna berdasarkan data sensor secara waktu nyata.

Demonstrasi di Shanghai memperlihatkan arah pengembangan BrainCo pada robotika, prostetik, dan pembacaan sinyal biologis manusia. Dalam sistem robot kendali pikiran, penerjemahan niat menjadi aksi dengan jeda kurang dari 0,2 detik menjadi kemampuan yang paling menonjol.

Berita Terbaru