ROBOX Buka Arah Baru iCAR, V25 Dan V29 Tetap Pertahankan SUV Boxy

Author: Redaksi Android62

Konsep ROBOX menjadi sinyal paling jelas bahwa iCAR tidak lagi bergerak hanya sebagai merek SUV listrik bergaya boxy. Model ini diposisikan sebagai platform teknologi yang memadukan AI dan sistem otonom level L4, sehingga arah pengembangannya melampaui sekadar desain kendaraan.

Kehadiran ROBOX juga menegaskan bahwa iCAR mulai menyiapkan fondasi mobilitas yang lebih cerdas dan terhubung. Di saat yang sama, merek di bawah Chery itu tetap menjaga identitas utamanya lewat lini SUV boxy yang selama ini menjadi pembeda di pasar.

Dua jalur pengembangan berjalan bersamaan

Wang Yu selaku Vice President iCAR International menegaskan bahwa SUV listrik bergaya boxy masih menjadi tulang punggung merek. Setelah V23 dan V27, iCAR menyiapkan V25 sebagai model lanjutan dengan posisi yang disebut lebih matang.

Di atas V25, iCAR juga menempatkan V29 sebagai flagship. Model ini diproyeksikan membawa teknologi paling lengkap sekaligus memperkuat citra iCAR di kelas SUV listrik premium yang berkarakter tangguh.

Langkah itu menunjukkan iCAR belum beranjak dari formula yang sudah dikenal konsumen. Gaya boxy tetap dipertahankan karena dianggap kuat secara karakter dan masih relevan untuk berbagai pasar.

Dari desain ke kecerdasan kendaraan

Perubahan penting justru datang dari arah pengembangan produk. CTO iCAR, Ma Yongdong, menyebut perusahaan juga mulai mengembangkan X-series yang difokuskan pada mobilitas cerdas berbasis teknologi.

Artinya, iCAR kini menjalankan dua jalur sekaligus. Jalur pertama mempertahankan SUV listrik boxy, sedangkan jalur kedua membuka ruang untuk kendaraan yang memiliki kecerdasan dan kemampuan otonom lebih tinggi.

ROBOX menjadi contoh paling nyata dari pergeseran itu. Kendaraan ini tidak hanya dibaca sebagai mobil listrik, tetapi sebagai platform yang menggabungkan AI dengan kemampuan berkendara otomatis pada level L4 dalam kondisi tertentu.

ROBOX dan basis generasi berikutnya

ROBOX dibangun di atas platform i-SWIFT 3.0. Platform ini disebut akan menjadi dasar generasi produk iCAR selanjutnya dan memberi ruang pengembangan fitur yang lebih luas.

Kemampuan software menjadi bagian penting dari arah baru tersebut. i-SWIFT 3.0 memungkinkan pembaruan software dan integrasi ekosistem yang lebih luas, sehingga kendaraan tidak lagi hanya bergantung pada perangkat keras.

Pendekatan ini selaras dengan tren kendaraan modern yang makin menuntut konektivitas. Di sisi iCAR, hal itu berarti produk masa depan akan bertumpu pada kemampuan terhubung, diperbarui, dan berkembang lewat sistem digital.

Ekosistem layanan ikut diperkuat

Pengembangan iCAR tidak berhenti pada model dan platform. Perusahaan juga menyiapkan perluasan jaringan layanan global serta opsi kustomisasi untuk memperkuat pengalaman pengguna.

Arah tersebut memperlihatkan bahwa iCAR sedang membangun ekosistem yang lebih lengkap. Fokusnya bukan hanya menjual mobil, tetapi juga memastikan dukungan saat produk semakin kompleks dan berbasis software.

Bagi konsumen, dukungan layanan menjadi penting ketika kendaraan membawa teknologi yang lebih maju. Pembaruan, penyesuaian, dan ketersediaan layanan akan menjadi bagian dari pengalaman menggunakan produk iCAR ke depan.

ROBOX sendiri sudah tampil sebagai mobil konsep di Beijing Auto Show 2026. Kehadirannya membuat arah baru iCAR terlihat lebih tegas, yakni memadukan lini SUV listrik boxy dengan ambisi menuju kendaraan otonom berbasis AI.

Source: otomotif.kompas.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru