Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua pusat kekuatan berbeda di lapangan tengah dan lini depan. Spanyol mengandalkan Rodri serta Lamine Yamal, sedangkan Argentina tetap menempatkan Lionel Messi sebagai pusat permainan.
Duel Spanyol kontra Argentina dijadwalkan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7) waktu setempat. Pertandingan itu akan dimainkan pada Senin (20/7) dini hari WIB.
Pertarungan lini tengah berpotensi menjadi penentu arah permainan sejak awal laga. Rodri dan Fabian Ruiz akan menghadapi Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, serta Alexis Mac Allister.
Rodri Mengatur Fondasi Permainan Spanyol
Pelatih Luis de la Fuente diproyeksikan memakai formasi 4-2-3-1 untuk menata Spanyol. Rodri akan mengisi peran penting bersama Fabian Ruiz sebagai fondasi sebelum bola dialirkan ke sektor serang.
Yamal diperkirakan mengisi salah satu posisi di belakang penyerang tunggal Mikel Oyarzabal. Dani Olmo dan Alex Baena juga diproyeksikan mendukung Oyarzabal untuk memberi variasi serangan.
Unai Simon berpeluang tetap dipercaya di bawah mistar gawang Spanyol. Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella diproyeksikan membentuk empat pemain belakang.
| Tim | Formasi | Susunan Pemain |
|---|---|---|
| Spanyol | 4-2-3-1 | Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabian Ruiz; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal |
| Argentina | 4-1-3-2 | Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Leandro Paredes; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Julian Alvarez, Lionel Messi |
Argentina Memiliki Lebih Banyak Pilihan Segar
Argentina memasuki final setelah meraih kemenangan dramatis atas Inggris pada semifinal. CNN Indonesia melaporkan tidak ada masalah cedera baru yang dialami tim tersebut setelah pertandingan itu.
Kondisi itu memberi Lionel Scaloni lebih banyak pilihan untuk menentukan susunan sebelas pemain pertama. Emiliano Martinez diperkirakan tetap menjaga gawang dalam formasi 4-1-3-2.
Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Nicolas Tagliafico menjadi proyeksi lini belakang Argentina. Romero dan Lisandro tetap berpeluang tampil sebagai duet bek tengah meski sebelumnya mendapat kritik dari Gary Neville.
Paredes diproyeksikan menjadi gelandang jangkar untuk menjaga keseimbangan permainan Argentina. De Paul, Fernandez, dan Mac Allister dapat membantu menghubungkan lini tengah dengan dua penyerang.
Messi hampir pasti menjadi pilihan utama di lini depan setelah tampil menonjol saat kemenangan atas Inggris. Julian Alvarez diproyeksikan mendampingi sang kapten untuk menekan pertahanan Spanyol.
Modal Berbeda Menuju Partai Puncak
Spanyol tiba di final setelah mengalahkan Prancis dengan penampilan yang menonjol pada semifinal. Perjalanan mereka sempat diawali kekalahan mengejutkan dari Cape Verde di laga pembuka Grup H, tetapi setelah itu mereka tampil tanpa cela.
Argentina membawa modal kemenangan dramatis dan pilihan pemain yang lebih segar. Spanyol, di sisi lain, mengandalkan kedalaman skuad serta koordinasi Rodri, Fabian Ruiz, Yamal, dan Oyarzabal untuk menghadapi pengalaman Messi di partai puncak.
Source: www.cnnindonesia.com






