Rogbid mencoba mengubah cara orang memandang kipas portabel lewat Winggo. Perangkat ini tidak hanya menghembuskan udara, tetapi juga membawa bantalan pendingin semikonduktor yang bisa memberi sensasi dingin langsung ke kulit.
Kombinasi itu membuat Winggo menonjol di tengah banyak kipas genggam lain yang umumnya hanya menawarkan aliran udara. Rogbid memasarkan perangkat ini dengan harga $39.99 dan sudah menjualnya melalui toko resmi perusahaan.
Pendinginan yang terasa langsung
Pembeda utama Winggo ada pada sistem termalnya. Saat diaktifkan, bantalan pendingin semikonduktor terintegrasi disebut dapat turun suhu dalam hitungan detik.
Fitur ini memberi pilihan pendinginan yang lebih cepat dibanding kipas biasa yang hanya mengandalkan udara sekitar. Saat cuaca sangat panas, permukaan logam dingin tersebut bisa ditempelkan ke leher atau pergelangan tangan.
Untuk hembusan udara, Winggo memakai motor 13.000 RPM. Rogbid menyebut aliran udaranya dapat mencapai hingga 11 meter per detik.
Bisa dipakai dalam beberapa posisi
Winggo dibekali engsel yang dapat disetel hingga 180 derajat. Desain ini membuat perangkat bisa dipakai tanpa banyak aksesori tambahan dan lebih lentur untuk kebutuhan harian.
Dalam posisi standar, Winggo berfungsi sebagai kipas genggam. Saat dimiringkan, perangkat ini dapat berdiri sendiri sebagai kipas meja, sedangkan dengan tali bawaan, Winggo juga bisa dikenakan di leher.
Fleksibilitas tersebut memudahkan pengguna saat berjalan, bekerja di meja, atau membutuhkan pendinginan tanpa harus terus memegang perangkat. Rogbid memang tampak menargetkan penggunaan yang lebih luas daripada kipas portabel biasa.
Material lebih kokoh dan fitur keamanan
Bagian pegangan Winggo memakai paduan aluminium. Material ini memberi kesan lebih kokoh dibanding kipas portabel berbahan polikarbonat standar dan disebut lebih tahan jatuh.
Rogbid juga menambahkan penutup asupan udara berupa jaring sarang lebah berlapis ganda. Komponen ini dirancang untuk membantu mencegah rambut tersangkut ke bilah kipas saat perangkat digunakan di leher.
Langkah ini penting karena mode pakai di leher sering menjadi perhatian pada kipas portabel. Dengan pelindung intake, Winggo mencoba memberi rasa aman lebih tinggi saat dipakai dari jarak dekat.
Kontrol lebih rinci daripada kipas pada umumnya
Alih-alih memakai tiga tingkat kecepatan yang umum ditemukan pada kipas portabel, Winggo menawarkan penyesuaian tanpa tahapan tetap. Pengguna bisa memilih di antara 100 level kecepatan berbeda.
Di bagian depan, Rogbid menyematkan layar digital LED kecil. Layar ini menampilkan pengaturan kecepatan yang sedang aktif sekaligus persentase baterai yang tersisa.
Kombinasi kontrol yang lebih detail dan tampilan daya ini membuat pemakaian terasa lebih terukur. Pengguna dapat menyesuaikan aliran udara dengan presisi sekaligus memantau sisa baterai tanpa menebak-nebak.
Baterai 3.000mAh dan lampu tambahan
Winggo ditenagai baterai 3.000mAh dan mengisi daya lewat USB-C. Rogbid mengklaim perangkat ini dapat bertahan hingga 10 jam dalam sekali pengisian, meski durasi itu kemungkinan berlaku pada tingkat kecepatan paling rendah.
Selain fungsi utama sebagai kipas, bagian dasar perangkat juga dilengkapi lampu LED. Rogbid menyediakan tiga tingkat kecerahan serta mode SOS berkedip untuk kebutuhan seperti berkemah atau kondisi darurat.
Fitur lampu ini menambah nilai praktis saat perangkat dibawa bepergian atau digunakan di luar ruangan pada malam hari. Dalam paketnya, Winggo juga hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu Space Gray, Champagne Gold, dan Sakura Pink.
Dengan gabungan pendingin semikonduktor, desain multi-posisi, material aluminium, dan kontrol kecepatan yang lebih rinci, Winggo diposisikan sebagai kipas portabel dengan fungsi yang jauh lebih luas dari model konvensional. Perangkat ini kini sudah tersedia di kanal penjualan resmi Rogbid.
Source: www.gizmochina.com






