Rollback netcode di RMG-K langsung menjadi kabar paling penting bagi pemain Nintendo 64 yang selama ini kesulitan menikmati permainan online tanpa jeda. Teknologi ini dirancang untuk memangkas input lag dan menekan desync, dua masalah yang paling sering merusak sesi netplay di game klasik.
Dampaknya terasa paling jelas pada GoldenEye, salah satu judul multiplayer N64 yang paling dikenal. Duel satu lawan satu di game itu kini disebut jauh lebih nyaman dimainkan lewat emulator, setelah RMG-K mulai memakai pendekatan yang lebih responsif untuk sinkronisasi online.
Selama ini, netplay pada emulasi retro kerap membuat pemain menerima tambahan delay agar permainan tetap selaras. Akibatnya, banyak game yang sebenarnya seru saat dimainkan bersama justru terasa berat ketika dipindahkan ke sesi jarak jauh.
Pembaruan di RMG-K mencoba mengubah pengalaman itu tanpa mengorbankan sinkronisasi secara berlebihan. Rollback netcode bekerja dengan cara membuat respons kontrol terasa lebih cepat, sehingga permainan tidak terlalu bergantung pada jeda panjang yang selama ini umum di netplay emulasi.
Bagi komunitas N64, langkah ini penting karena banyak game di konsol tersebut memang paling menarik saat dimainkan bersama. Masalahnya, koneksi online yang lambat sering merusak ritme permainan, terutama untuk judul yang menuntut reaksi cepat.
GoldenEye menjadi contoh paling menonjol dari perbaikan tersebut. Game ini selama bertahun-tahun identik dengan pengalaman online yang penuh jeda, sehingga peningkatan pada RMG-K terasa seperti lompatan besar untuk para penggemarnya.
Meski begitu, dukungan rollback di emulator ini belum sepenuhnya tanpa batas. Fitur tersebut masih belum mendukung sesi dengan lebih dari dua orang, sehingga mode multiplayer besar khas GoldenEye belum bisa dipindahkan sepenuhnya ke permainan online.
Batasan itu membuat pembaruan ini belum bisa disebut sebagai solusi total untuk semua skenario N64. Namun, untuk pertarungan satu lawan satu, hasilnya sudah cukup menjanjikan dan jauh lebih layak dimainkan dibanding sebelumnya.
Respons awal dari komunitas pun terlihat positif. Akun graslu00 di Bluesky menyebut pembaruan netplay RMG-K menambahkan rollback ke setiap judul, membuat input delay turun drastis, dan desync menjadi jauh lebih jarang.
Ia juga menyebut sesi permainan antara Spanyol dan Australia bisa berjalan dengan delay empat frame. Sebelumnya, koneksi yang sama membutuhkan sembilan frame, selisih yang sangat terasa untuk game yang mengandalkan ketepatan reaksi.
Perkembangan ini tidak hanya menarik bagi pemain GoldenEye, tetapi juga bagi penggemar game klasik lain yang ingin bermain online dengan rasa yang lebih mendekati permainan lokal. PC Gamer menyoroti pembaruan ini sebagai langkah penting karena banyak judul N64 memang sangat bergantung pada interaksi cepat.
Kode rollback di RMG-K sendiri berbasis framework GekkoNet. Teknologi yang sama juga disebut mulai dipakai untuk membawa netplay yang lebih mulus ke game klasik lain di luar Nintendo 64, termasuk Street Fighter 3: 3rd Strike versi PS2 di PC.
Arah ini menunjukkan bahwa perbaikan permainan online pada game retro terus bergerak maju. Untuk saat ini, RMG-K masih paling menonjol di sesi dua pemain, tetapi hasil awalnya sudah cukup kuat untuk membuat GoldenEye terasa akhirnya benar-benar nyaman dimainkan online.
Source: www.xda-developers.com






