Portugal meraih kemenangan paling meyakinkan pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Uzbekistan 5-0 di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat. Cristiano Ronaldo menjadi pusat perhatian lewat dua gol yang menegaskan ketajamannya di turnamen ini.
Hasil tersebut memberi jawaban atas sorotan besar yang sempat mengarah kepada penyerang veteran Portugal itu. Di saat Lionel Messi baru saja mencatat rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, Ronaldo membalas dengan penampilan yang sama-sama mencuri perhatian di lapangan.
Portugal langsung mengambil kendali
Sejak menit awal, Portugal tampil jauh lebih dominan dan membuat Uzbekistan kesulitan keluar dari tekanan. Ronaldo membuka keunggulan pada menit ke-6, lalu timnya terus menekan dengan penguasaan bola yang pada fase awal disebut mencapai 90 persen.
Keunggulan cepat itu membuat permainan Portugal mengalir lebih lepas. Uzbekistan praktis tidak mendapat ruang untuk membangun serangan yang stabil dan lebih sering bertahan menghadapi gelombang tekanan lawan.
Gol-gol penting sebelum jeda
Portugal menambah skor lewat Nuno Mendes pada menit ke-17. Bek sayap itu melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti dan membawa Portugal unggul 2-0.
Uzbekistan sempat berharap pada gol Aziz Ganiev pada menit ke-29. Namun, setelah peninjauan VAR, gol tersebut dianulir sehingga upaya mereka mengejar ketertinggalan tidak berbuah hasil.
Ronaldo kemudian kembali mencetak gol pada menit ke-39 setelah menerima umpan Bruno Fernandes. Portugal pun menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 dan pertandingan praktis berjalan satu arah.
Babak kedua, kontrol tetap di tangan Portugal
Memasuki paruh kedua, Portugal menurunkan tempo permainan setelah unggul jauh. Beberapa pergantian pemain dilakukan, termasuk Joao Cancelo dan Neto, tetapi kendali atas jalannya laga tetap berada di tangan mereka.
Gol keempat datang pada menit ke-60 melalui bunuh diri Abduvohid Nematov. Situasi itu berawal dari tekanan Portugal yang membuat kiper Uzbekistan gagal mengantisipasi bola dan justru menambah berat keadaan tim debutan tersebut.
Pesta gol Portugal ditutup oleh Rafael Leao pada menit ke-87. Pemain yang baru masuk pada menit ke-83 itu langsung mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah kedudukan menjadi 5-0.
Modal besar untuk persaingan Grup K
Kemenangan telak ini menjadi sangat penting bagi Portugal setelah pada laga pertama mereka hanya bermain imbang 1-1 melawan DR Kongo. Tambahan tiga poin menjaga peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar tetap terbuka.
Jelang turnamen, Portugal sebenarnya datang dengan modal positif. Mereka sempat mengalahkan Nigeria dan Chile dalam laga uji coba, lalu juga menaklukkan Amerika Serikat serta bermain imbang melawan Meksiko.
Bagi Uzbekistan, kekalahan ini memperberat langkah mereka di Grup K. Sebelumnya, tim debutan Piala Dunia itu juga tumbang 1-3 dari Kolombia pada pertandingan pertama.
Catatan prapertandingan mereka belum cukup meyakinkan karena sempat kalah dari Belanda dan Kanada. Meski demikian, Uzbekistan masih pernah meraih hasil positif saat menaklukkan Gabon dan menang lewat adu penalti atas Venezuela dalam laga persahabatan.
Pertemuan ini menjadi duel pertama sepanjang sejarah antara Portugal dan Uzbekistan. Dengan hasil tersebut, Portugal kini berada dalam posisi lebih aman untuk bersaing menuju fase gugur, sedangkan Uzbekistan harus segera mencari poin agar tidak tersingkir lebih awal.
Susunan pemain
Portugal turun dengan formasi 4-2-3-1 dan menempatkan Diogo Costa di bawah mistar. Lini belakang diisi Ruben Dias, Renato Veiga, Joao Cancelo, dan Nuno Mendes, sementara Cristiano Ronaldo memimpin lini depan bersama Bruno Fernandes, Joao Neves, Vitinha, Pedro Neto, dan Joao Felix.
Uzbekistan memakai formasi 3-4-3 dengan Abduvohid Nematov sebagai penjaga gawang. Lini serang mereka diisi Eldor Shomurodov sebagai kapten, dibantu Azizjon Ganiev, Abbosbek Fayzullaev, dan pemain lain yang berupaya meredam dominasi Portugal.
