Ruben Onsu Pasang Batas Tegas, Momen Bersama Thania Tak Boleh Lagi Diganggu

Author: Redaksi Android62

Ruben Onsu menegaskan bahwa momen pribadinya bersama putrinya, Thania, tidak boleh lagi diganggu oleh pihak mana pun. Ia bahkan menyampaikan peringatan keras setelah merasa kehadiran Giorgio Antonio membuat kebersamaannya dengan sang anak menjadi tidak nyaman.

Dalam unggahannya di Instagram, Ruben menilai ada tindakan yang sudah melampaui batas karena menyentuh ruang pribadi antara ayah dan anak. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah ayah kandung Thania, sehingga tidak semestinya ada pihak lain yang mengambil peran di luar kewenangannya.

Ruben menolak ruang keluarganya diawasi

Ruben mengatakan bahwa dirinya mengetahui keberadaan Giorgio dari timnya sebelum menoleh ke arah sosok yang disebut sebagai kekasih mantan istrinya, Sarwendah. Dari situ, ia menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima perlakuan seolah-olah harus diawasi saat bersama anaknya.

Ia juga menyoroti bahwa urusan pribadi Sarwendah dan Giorgio bukan bagian yang ingin ia campuri. Namun, menurut Ruben, urusan pengasuhan anak tetap menjadi tanggung jawabnya sebagai orang tua kandung, termasuk terhadap Thalia, Thania, dan putra angkatnya, Betrand Peto Putra Onsu.

Peringatan agar tidak melewati batas

Ruben mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang. Ia bahkan membuka kemungkinan menempuh langkah hukum jika situasi seperti itu terus berlanjut dan dinilai semakin melewati batas.

Dalam pernyataannya, Ruben menolak anggapan yang membuat dirinya seolah bukan orang tua yang sah dalam kehidupan anak-anaknya. Nada tegas itu ia sampaikan karena merasa momen kebersamaan dengan Thania telah berubah menjadi situasi yang mengganggu.

Singgung nafkah dan urusan perceraian

Ruben juga menyinggung bahwa dirinya masih memberikan nafkah untuk anaknya. Karena itu, ia meminta agar hubungan pribadi mantan istrinya dengan Giorgio tidak dibawa masuk ke dalam urusan pengasuhan anak-anaknya.

Di bagian lain, Ruben mempertanyakan mengapa perceraian dirinya dan Sarwendah masih terus dibahas di ruang publik. Menurutnya, perpisahan itu sudah selesai sehingga masing-masing pihak seharusnya melanjutkan hidup tanpa terus mengungkit alasan lama.

Ia turut menyinggung adanya obrolan di siaran langsung yang menurutnya kembali mengarah kepada dirinya dan membahas alasan perceraian. Ruben menilai pembahasan tersebut tidak relevan karena inti persoalan saat ini adalah relasi orang tua dengan anak, bukan latar belakang perpisahan.

Pesan soal saling menghormati

Ruben menutup pernyataannya dengan pesan agar semua pihak menjaga ucapan dan saling menghormati. Ia menilai tidak ada alasan bagi siapa pun untuk merasa paling benar hanya karena mengetahui masa lalu orang lain.

Ia juga menyebut bahwa pengalaman hidupnya, termasuk masa sulit dalam rumah tangga, sudah menjadi pelajaran. Hingga kabar ini ditulis, belum ada tanggapan dari Giorgio Antonio maupun Sarwendah atas pernyataan Ruben tersebut.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru