Harga Rp11,9 juta langsung menempatkan Infinix Note 60 Ultra Pininfarina di kelas yang tidak biasa bagi merek ini. Alih-alih dibaca sebagai ponsel yang mengejar pasar luas, perangkat ini justru terasa seperti produk yang ditujukan untuk orang yang mencari desain, identitas, dan kesan eksklusif.
Kolaborasi dengan Pininfarina membuat posisinya makin jelas. Studio desain asal Italia itu membawa reputasi besar dari dunia otomotif, sehingga ponsel ini sejak awal sudah dipasarkan dengan aura premium, bukan sekadar lewat spesifikasi.
Desain jadi pusat perhatian
Infinix tampak sengaja membangun pengalaman mahal sejak unit belum dipakai. Kotak penjualannya dibuat besar, memakai finishing yang menyerupai kulit, dan dilengkapi sistem pengunci magnetik untuk menambah nuansa mewah.
Paket penjualannya juga tidak biasa untuk sebuah smartphone. Salah satu aksesori yang paling menonjol adalah wireless charger berbentuk mobil sport, lengkap dengan lampu LED dan dukungan pengisian magnetik.
Di bagian bodi, Infinix memakai desain Unicasis Camera agar modul kamera terlihat menyatu dengan rangka. Pendekatan ini membuat tampilan belakang terasa lebih rapi dan berbeda dari banyak ponsel lain di pasaran.
Material yang dipilih ikut menjaga kesan premium tersebut. Corning Gorilla Glass Victus digunakan pada bodi untuk menambah ketahanan sekaligus memberi pantulan cahaya yang lebih elegan.
Detail kecil juga ikut mempertegas identitasnya. Garis antena metal dan logo Pininfarina di bodi membuat perangkat ini terlihat sebagai produk kolaborasi yang benar-benar sengaja dibangun, bukan sekadar varian warna khusus.
Spesifikasi tetap tidak main-main
Meski fokus visualnya kuat, Infinix tidak mengabaikan sisi performa. Ponsel ini ditenagai Dimensity 8400 yang dipadukan dengan RAM 12GB dan penyimpanan internal 512GB UFS 4.0.
Layar AMOLED 1.5K dengan refresh rate 144Hz menjadi salah satu daya tarik utamanya. Kombinasi ini ditujukan untuk memberi tampilan tajam dan gerakan yang mulus saat bermain gim maupun menikmati konten.
Sektor daya juga dibuat besar. Baterai 7.000 mAh hadir bersama pengisian cepat 100W yang sudah disertakan dalam paket penjualan.
Kombinasi itu membuat perangkat ini terasa siap untuk penggunaan intensif. Hal tersebut sejalan dengan targetnya yang bukan cuma pengguna biasa, tetapi juga mereka yang menginginkan ponsel tahan lama dengan tampilan berbeda.
Kamera utama kuat, tetapi tidak tanpa catatan
Di sisi fotografi, sensor utama 200MP menjadi andalan paling menonjol. Kamera ini disebut mampu menghasilkan foto dengan detail tajam dan warna yang cerah.
Infinix juga menambahkan dukungan zoom hingga 100x. Namun, pembesaran optik aslinya hanya 2x, sehingga kemampuan zoom ekstrem lebih banyak bergantung pada pemrosesan digital.
Ada juga kompromi pada kamera lain. Kamera ultrawide 8MP dinilai masih menjadi titik lemah karena detail dan konsistensi warnanya belum setara dengan kamera utama.
Kondisi itu membuat pengalaman fotografi terasa tidak sepenuhnya merata. Pengguna masih bisa mengandalkan kamera utama untuk hasil yang kuat, tetapi perlu menerima batasan saat beralih ke lensa ultrawide.
Menjual rasa eksklusif, bukan sekadar angka
Sertifikasi IP64 menjadi salah satu detail yang ikut dibicarakan. Perlindungan ini hanya memberi ketahanan dasar terhadap debu dan percikan air, sehingga tidak banyak mengubah persepsi bahwa fokus utama perangkat tetap ada pada desain dan pengalaman premium.
Antarmuka sistem operasinya juga disebut belum sepenuhnya mengangkat aura eksklusif yang dibangun dari sisi fisik. Akibatnya, kesan mahal pada Note 60 Ultra Pininfarina lebih kuat terasa pada bentuk luar daripada pada perangkat lunaknya.
Itulah yang membuat ponsel ini terasa berbeda di pasar. Infinix tampak menyasar pengguna yang menghargai desain unik, kemasan istimewa, dan kedekatan dengan dunia otomotif premium.
Di tengah pasar yang biasanya menilai ponsel dari rasio harga dan performa, Note 60 Ultra Pininfarina menawarkan pendekatan lain. Produk ini menempatkan desain dan identitas kolaborasi sebagai daya tarik utama, dan dari situ ia menemukan ruangnya sendiri.
