Dengan harga Rp16.999.000, Huawei Mate 80 Pro langsung masuk ke radar pengguna yang mencari flagship dengan karakter berbeda. Perangkat ini tidak hanya menonjolkan kelas premium, tetapi juga membawa fokus yang kuat pada kamera natural, fitur AI yang praktis, dan bodi yang dirancang lebih siap menghadapi benturan.
Huawei mulai membuka penjualan perdana Mate 80 Pro di Indonesia pada 24 April 2026. Selama periode 24 April hingga 24 Mei 2026, ponsel ini dipasarkan sebagai pilihan untuk pengguna profesional yang membutuhkan perangkat tangguh sekaligus cerdas dalam pemakaian harian.
Kamera dengan pendekatan warna lebih natural
Salah satu daya tarik utama Mate 80 Pro ada pada sistem True-to-Colour Camera 2.0. Huawei merancangnya agar hasil foto terlihat lebih mendekati kondisi asli, bukan sekadar dibuat lebih kontras atau lebih jenuh.
Di sektor kamera utama, perangkat ini membawa 50MP Ultra Lighting Camera dengan bukaan variabel F1.4 hingga F4.0. Konfigurasi ini memberi ruang yang lebih fleksibel saat memotret di cahaya terang maupun di kondisi yang lebih redup.
Huawei juga menyematkan 48MP Macro Telephoto Camera. Kamera ini menambah opsi pemotretan, baik untuk mengambil subjek dari jarak lebih jauh maupun menangkap detail close-up dengan lebih kaya.
AI yang dipakai untuk memudahkan aktivitas harian
Fitur kecerdasan buatan di Mate 80 Pro tidak sekadar hadir sebagai pelengkap. Huawei menaruhnya untuk membantu pengguna bergerak lebih cepat ketika memotret atau menjalankan fungsi sederhana di ponsel.
AI Composition membantu menyusun komposisi foto agar tampak lebih seimbang. Lalu AI Best Expression dirancang untuk mengurangi risiko hasil foto dengan ekspresi yang kurang pas.
Ada pula AI Gesture yang memungkinkan kontrol tanpa menyentuh layar. Fitur ini terasa relevan saat tangan sedang sibuk, atau ketika pengguna ingin memberi perintah sederhana lewat gerakan tangan.
Bodi premium yang dibuat lebih tahan banting
Selain kamera dan AI, sektor ketahanan juga menjadi poin penting. Huawei membekali Mate 80 Pro dengan Super Durable Architecture dan 2nd Gen Kunlun Glass.
Perusahaan menyebut kaca generasi kedua itu 20 kali lebih kuat dibandingkan kaca standar. Kombinasi ini membuat perangkat lebih siap menghadapi risiko benturan dalam pemakaian sehari-hari.
Ketahanannya juga didukung sertifikasi IP68 dan IP69. IP69 membuat perangkat tahan terhadap semprotan air bertekanan tinggi dan suhu tinggi, sehingga cocok untuk pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Meski menonjolkan sisi durabilitas, Huawei tetap menjaga tampilannya agar terlihat premium. Mate 80 Pro hadir dengan Iconic Dual Space Ring Design dan pilihan warna Gold, Green, serta Black.
Baterai besar dan pengisian cepat
Untuk menunjang aktivitas panjang, Huawei membekali Mate 80 Pro dengan baterai 5.750mAh. Kapasitas ini memberi ruang lebih lega bagi pengguna yang aktif sepanjang hari.
Pengisian dayanya juga dibuat cepat. Ponsel ini mendukung 100W Wired SuperCharge dan 80W Wireless SuperCharge.
Harga, bonus, dan layanan tambahan
Di masa penjualan perdana, Mate 80 Pro dijual dengan harga Rp16.999.000. Huawei juga menawarkan total benefit hingga Rp7,5 juta melalui bank cashback hingga Rp3 juta, trade-in cashback hingga Rp2 juta, serta kemudahan pembayaran seperti DP 0% dan cicilan 0%.
Paket purna jualnya ikut dibuat menarik. Pembeli mendapat gratis penggantian baterai 1 kali selama 5 tahun, 1 kali Accidental Warranty selama 1 tahun, dan gratis penggantian screen protector hingga 4 kali selama 2 tahun.
Dengan kombinasi kamera yang mengejar akurasi warna, AI yang berguna untuk pemakaian nyata, bodi yang lebih tangguh, dan dukungan layanan yang panjang, Mate 80 Pro tampil sebagai salah satu opsi flagship Huawei yang paling menonjol di kisaran Rp16 jutaan. Untuk pengguna yang mengutamakan fotografi natural dan durabilitas, perangkat ini jelas layak diperhitungkan.
Source: telset.id






