Rupiah Melemah, Harga Suku Cadang Honda Naik dan Konsumen Tetap Berburu Keaslian

Kenaikan harga suku cadang resmi Honda kini menjadi dampak nyata dari pelemahan rupiah terhadap dolar AS. PT Wahana Makmur Sejati mencatat penyesuaian harga mencapai 10 sampai 15 persen, sementara sebagian komponen perawatan ikut terdorong naik di tengah fluktuasi dolar yang berada pada kisaran Rp 17 ribu hingga Rp 18 ribu.

Meski begitu, permintaan di jaringan bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station atau AHASS masih terpantau stabil. Penjualan spare part dari main dealer ke AHASS maupun dari AHASS ke konsumen belum menunjukkan pelemahan berarti.

Biaya pengadaan ikut tertekan kurs

Head of Part Main Dealer PT Wahana Makmur Sejati, Henry Tulus, menjelaskan bahwa penyesuaian harga tidak bisa dihindari. Sebagian material dasar komponen masih didatangkan dari luar negeri melalui skema impor.

Ketika nilai tukar melemah, biaya pengadaan ikut tertekan dan akhirnya memengaruhi harga jual ke konsumen. Dampaknya tidak hanya terasa pada spare part, tetapi juga pada oli sebagai bagian dari kebutuhan perawatan berkala sepeda motor.

Konsumen tetap mencari jaminan asli

Di tengah kenaikan itu, konsumen dinilai tetap membutuhkan suku cadang karena komponen motor harus diganti secara berkala agar performa mesin tetap terjaga. Kebutuhan tersebut membuat pasar suku cadang belum kehilangan daya tarik, meski harga mengalami penyesuaian.

Henry menilai pelanggan kini justru lebih selektif dan cenderung memilih pembelian di AHASS karena mengutamakan keaslian serta kualitas produk melalui Honda Genuine Parts (HGP). Pertimbangan itu juga berkaitan dengan upaya menekan biaya jangka panjang.

Penggunaan komponen yang tidak asli berisiko memicu kerusakan lebih besar pada kendaraan. Jika itu terjadi, biaya perbaikan dapat membengkak dan beban pemilik motor justru menjadi lebih tinggi.

Karena itu, keaslian dan kualitas tetap menjadi faktor utama bagi banyak pemilik motor Honda di tengah tekanan ekonomi dan pelemahan rupiah. Bagi mereka, harga yang lebih mahal masih dianggap sepadan selama suku cadang yang dibeli benar-benar terjamin.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer